Poker Indonesia Terpercaya Agen Judi Poker Online Indonesia Poker Online Terpercaya Poker Online Indonesia Terpercaya

Pages

POKER INDONESIA TERPECAYA

SOBATPOKER Hadir dengan Hadiah JACKPOT TERBESAR dan PERTAMA di INDONESIA. Dipercaya Ribuan Pemain aktif Indonesia

IdrBola agen judi taruhan bola online terbesar terpecaya

IdrBola merupakan situs agen judi taruhan betting bola online terbesar dan terpercaya dengan sistem keamanan canggih dan kecepatan situs yang baik

Agen Judi Poker Online Indonesia

Hoyapoker merupakan agen judi poker online terbaik dan terpercaya di Indonesia dengan puluh ribuan member aktif setiap harinya

POKER ONLINE INDONESIA TERPECAYA

HoyaJackpot.com Hadir dengan Hadiah JACKPOT TERBESAR dan PERTAMA di INDONESIA. Dipercaya Ribuan Pemain aktif Indonesia

POKER ONLINE TERPECAYA|POKER ONLINE INDONESIA

Hadir untuk anda semua pecinta permainan kartu poker online yang khususnya berada di INDONESIA

Saturday, March 31, 2018

Cerita Dewasa - Kenangan Manis ML Di Kosan Bersama Pacar

Kenangan Manis ML Di Kosan Bersama Pacar

Cerita Dewasa - Perkenalkan pembaca namaku Ryan, umurku 22 tahun dan aku sekarang sedang menyelesaikan kuliah di sebuah PTS di Yogyakarta. Pengalaman nyata cerita sex ini terjadi tiga tahun yang lalu ketika aku masih kuliah di Bandung. Sudah lama memang, tapi aku selalu ingat akan kejadian itu dan tak akan pernah aku melupakan satu nama : Cindy. Walau hingga sekarang pun akan selalu kukenang saat-saat indah bersamanya.

CERITA SEKS HOYA

Aku akrab dengan Cindy karena ia adalah cucu dari ibu kostku. Cindy lebih tua 2 tahun dan dia anak Surabaya, sedang kuliah di Bandung hanya beda kampus denganku. Yang aku tahu, kedua orangtuanya sudah pisah ranjang selama dua tahun (tapi tidak bercerai) dan Cindy ikut tinggal bersama neneknya (ibu kostku) ketika ia masuk kuliah. Mungkin terlalu panjang kalo kuceritakan bagaimana prosesnya hingga kami berpacaran. Aku beruntung punya cewek seperti dia yang wajahnya sangat cantik (pernah dia ditawarin untuk menjadi model), segala yang diidamkan pria melekat pada dia. Kulitnya yang putih, hidung bangir, matanya yang indah dan bening, rambut ikal serta tubuhnya yang padat.. Aku juga nggak tahu kenapa ibu kost menerimaku untuk nge-kost dirumahnya padahal yang kost di rumahnya adalah cewek semua. Mungkin karena ngeliat tampangku seperti orang baik-baik kali ya (hehehe)…

Pada awal kami berpacaran , Cindy termasuk pelit untuk urusan mesra-mesraan. Jangankan untuk berciuman, minta pegang tangannya saja susahnya minta ampun! Padahal aku termasuk orang yang hypersex, dan aku sering kali melakukan onani untuk melampiaskan nafsu seksku, hingga sekarang. Aku bisa melakukan onani sampai tiga kali sehari. Setiap kali fantasi dan gairah seksku datang, pasti kulakukan kebiasaan jelekku itu. Entah dikamar mandi menggunakan sabun, sambil nonton VCD porno dan seringnya sambil tiduran telungkup di atas kasur sambil kugesek-gesekkan penisku. Aku merasakan nikmat setiap orgasme onani. Back to story, sejak aku dan Cindy resmi jadian, baru dua minggu kemudian dia mau kucium pipinya. Itu pun setelah melalui perdebatan yang panjang, akhirnya ia mau juga kucium pipinya yang mulus itu, dan aku selalu ingin merasakan dan mengecup lagi sejak saat itu...diklik foto bugilnya

Hingga pada suatu malam, ketika waktu menunjukkan pukul setengah sepuluh, aku, Cindy dan Desi (anak kost yang lain) masih asyik menonton TV di ruang tengah. Sementara ibu kostku serta 3 anak kost yang lain sudah pergi tidur. Kami bertiga duduk diatas permadani yang terhampar di ruang tengah. Desi duduk di depan sementara aku dan Cindy duduk agak jauh dibelakangnya. Lampu neon yang menyinari ruangan selalu kami matikan kalau sedang menonton TV. Biar tidak silau kena mata maksudnya.

Atau mungkin juga demi menghemat listrik. Yang jelas, cahaya dari TV agak begitu samar dan remang-remang. Desi masih asyik menonton dan Cindy yang disampingku saat itu hanya mengenakan kaos ketat dan rok mini matanya masih konsen menonton film tersebut. Sesekali saat pandangan Desi tertuju pada TV, tanganku iseng-iseng memeluk pinggang Cindy. Entah Cindy terlalu memperhatikan film hingga tangannya tidak menepis saat tanganku memeluk tubuhnya yang padat. Dia malah memegang rambutku, dan membiarkan kepalaku bersandar di pundaknya. Terkadang kalo pas iklan, Cindy pura-pura menepiskan tanganku agar perbuatanku tidak dilihat Desi. Dan saat film diputar lagi, kulingkarkan tanganku kembali.

"I love you, honey….” Bisikku di telinganya.
Cindy menoleh ke arahku dan tanpa sepengetahuan Desi, ia mendaratkan ciumannya ke pipiku. Oh my God, baru pertama kali aku dicium seorang cewek, tanpa aku minta pula. Situasi seperti ini tiba-tiba membuat pikiranku jadi ngeres apalagi saat Cindy meremas tanganku yang saat itu masih melingkar di pinggangnya, dan matanya yang sayu sekilas menoleh ke arah Desi yang masih nongkrong di depan TV.

Aman, pikirku.Apalagi ditambah ruangan yang hanya mengandalkan dari cahaya Tv, maka sesekali tanganku meremas payudara Cindy. Cindy menggelinjang, sesekali menahan nafas. Lutut kanannya ditekuk, hingga saat tangan kiriku masuk ke dalam daster bagian bawah yang agak terbuka dari tadi, sama sekali tidak diketahui Desi. Mungkin ia konsen dengan film, atau mungkin juga ia sudah ngantuk karena kulihat dari tadi sesekali ia mengangguk seperti orang ketiduran.

Ciumanku kini sedikit menggelora, menelusuri leher Cindy yang putih mulus sementara tangan kiriku menggesek-gesekkan perlahan vagina Cindy yang masih terbungkus celana dalam. Ia mendesah dan mukanya mendongak ke atas saat kurasakan celana dalamnya mulai basah dan hangat. Mungkin ia merasakan kenikmatan, pikirku.Tanganku yang mulai basah oleh cairan vagina Cindy buru-buru kutarik dari dalam roknya, ketika tiba-tiba Desi bangkit dan melihat ke arah kami berdua. Kami bersikap seolah sedang konsen nonton juga.CERITA DEWASA

CERITA SEKS HOYA

“Aku ngantuk. Tidur duluan ya….. nih remote-nya!” ujar Desi sambil menyerahkan remote TV pada Cindy.
Desi kemudian masuk ke kamarnya dan mengunci pintu dari dalam. Aku yang tadi agak gugup, bersorak girang ketika Desi hanya pamitan mau tidur. Aku pikir dia setidaknya mengetahui perbuatanku dengan Cindy. Bisa mati aku. Cindy yang sejak tadi diam (mungkin karena gugup juga) matanya kini tertuju pada TV. Aku tahu dia juga pura-pura nonton, maka saat tubuhnya kupeluk dan bibirnya kucium dia malah membalas ciumanku.
“Kita jangan disini Say, nanti ketahuan….” Bisiknya diantara ciuman yang menggelora.

Segera kubimbing tangan Cindy bangkit, setelah mematikan TV dan mengunci kamar Cindy, kuajak dia ke kamar sebelah yang kosong. Disini tempatnya aman karena setiap yang akan masuk ke kamar ini harus lewat pintu belakang atau depan. Jalan kami berjingkat supaya orang lain yang telah tertidur tidak mendengar langkah-langkah kami atau ketika kami membuka dan menutup kunci dan pintu kamar tengah dengan perlahan.

Setelah kukunci dari dalam dan kunyalakan lampu kamar kuhampiri Cindy yang telah duduk di tepi ranjang. Aku cinta kamu, Cindy…..” ujarku ketika aku telah duduk disampingnya. Mata Cindy menatapku lekat.. Sejenak kulumat bibirnya perlahan dan Cindy pun membalas membuat lidah kami saling beradu. Nafas kami kembali makin memburu menahan rangsangan yang kian menggelora. Desahan bibirnya yang tipis makin mengundang birahi dan nafsuku.CERITA DEWASA

Kuturunkan ciumanku ke lehernya dan tangannya menarik rambutku. Nafasnya mendesah. Aku tahu dia sudah terangsang, lalu kulepaskan kaosnya. Payudaranya yang padat berisi ditutupi BH berwarna merah tua. Betapa putih kulitnya, mulus tak ada cacat. Kemudian bibir kami pun berciuman kembali sementara tanganku sibuk melepaskan tali pengikat BH, dan sesaat kemudian kedua payudaranya yang telah mengeras itu kini tanpa ditutupi kain sehelai pun.

Kuusap kedua putingnya, dan Cindy pun tersenyum manja.
“Ayo Yan, lakukanlah….” Ujarnya.
Tak kusia-siakan kesempatan ini, dan mulai kujilati payudaranya bergantian. Sementara tangan Cindy membantu tanganku melepaskan kemeja yang masih kukenakan. Kukecup putingnya hingga dadanya basah mengkilap. Betapa beruntungnya aku bisa menikmati semua yang ada ditubuhnya. Tangan kananku yang nakal mulai merambah turun masuk ke dalam roknya, dan kugesek-gesekkan pelan di bibir vaginanya. Cindy menggelinjang menahan nikmat, sesekali tangannya juga ikut digesek-gesekkan kesekitar vaginanya sendiri.

Bibirnya mendesah menahan kenikmatan. Matanya terpejam, Sebentar kemudian vaginanya mulai sedit basah. Dan kami pun mulai melepaskan celana kami masing-masing hingga tubuh kami benar-benar polos. Betapa indahnya tubuh Cindy, apalagi ketika kulihat vaginanya yang terselip diantara kedua selangkangannya yang putih mulus.
“Wah.. punyamu oke Cindy, Ok’s banget…” ujarku terpana
Begitu mulus memang,ditambah dengan bulu-bulu lebat disekitar bagian sensitifnya.
“Burungmu juga besar dan bertenaga. Aku suka Yan….” Balasnya sambil tangannya mencubit pelan kemaluanku yang sudah tegak dari tadi.
“Come on Honey….” Pintanya menggoda.

Aku tahu Cindy sudah begitu terangsang maka kemudian kusuruh Cindy berbaring di atas kasur. Dan aku baringkan tubuhku terbalik, kepalaku berada di kakinya dan sebaliknya(posisi 69). Kucium ujung kakinya pelan dan kemudian ciumanku menuju hutan lebat yang ada diantara kedua selangkangannya. Kukecup pelan bibir vaginanya yang sudah basah, kujilat klitorisnya sementara mulut Cindy sibuk mengocok-ngocok kemaluanku. Bibir vaginanya yang merah itu kulumat habis tak tersisa. Ehm, betapa nikmatnya punyamu Cindy, pikirku. Ciumanku terus menikmati klitoris Cindy, hingga sekitar vaginanya makin basah oleh cairan yang keluar dari vaginanya.

CERITA SEKS HOYA

Kedua jari tanganku aku coba masukkan lubang vaginanya dan kurasakan nafas Cindy mendesah pelan ketika jariku kutekan keluar masuk.
“Ahh… nikmat Yannn…ahhhh…” erangnya.
Kugesek-gesekkan kedua jariku diantara bibir klitorisnya dan Cindy makin menahan nikmat. Selang 5 menit kemudian kuhentikan gesekkan tanganku, dan kulihat Cindy sedikit kecewa ketika aku menghentikan permainan jariku.
“Jangan sedih Say, aku masih punya permainan yang menarik, okay?”
“Oke. Sekarang aku yang mengatur permainan ya?” ujarnya.

Aku mengangguk.Jujur saja, aku lebih suka kalau cewek yang agresif.Cindy pun bangkit, dan sementara tubuhku masih terbaring di atas kasur.
“Aku di atas, kamu dibawah, okay? Tapi kamu jangan nusuk dulu ya Say?”
Tanpa menunggu jawabanku tubuh Cindy menindih tubuhku dan tangan kanannnya membimbing penisku yang telah berdiri tegak sejak tadi dan blessss…….ah,Cindy merasa bahagia saat seluruh penisku menembus vaginanya dan terus masuk dan masuk menuju lubang kenikmatan yang paling dalam. Dia mengoyang-goyangkan pantatnya dan sesekali gerakannya memutar, bergerak mundur maju membuat penisku yang tertanam bergerak bebas menikmati ruang dalam “gua”-nya.

Cindy mendesah setiap kali pantatnya turun naik, merasakan peraduan dua senjata yang telah terbenam di dalam surga.Tanganku meremas kedua payudara Cindy yang tadi terus menggelayut manja. Rambutnya dibiarkan tergerai diterpa angin dingin yang terselip diantara kehangatan malam yang kami rasakan saat ini. Kubiarkan Cindy terus menikmati permainan ini. Saat dia asyik dengan permainannya kulingkarkan tanganku dipinggangnya dan kuangkat badanku yang terbaring sejak tadi kemudian lidah kami pun beradu kembali.
“Andainya kita terus bersama seperti ini, betapa bahagianya hidupku ini Cindy ” bisikku pelan
“Aku juga, dan ku berharap kita selalu bersama selamanya..”CERITA DEWASA

Sepuluh menit berlalu, kulihat gesekan pinggang Cindy mulai lemah. Aku tahu kalau dia mulai kecapekan dan aku yang mengambil inisiatif serangan. Kutekan naik turun pinggangku, sementara Cindy tetap bertahan diam. Dan suara cep-clep-clep… setiap kali penisku keluar masuk vaginanya.
“Ahh terusss Yannnnn….terusss…nikmattttt…ahh…ahhhh….” hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Cindy, dan aku pun makin menggencarkan seranganku.
Ingin kulibas habis semua yang ada dalam vaginanya. Suara ranjang berderit, menambah hot permainan yang sedang kami lakukan. Kutarik tubuh Cindy tanpa melepaskan penisku yang sedang berlabuh dalam vaginanya dan kusuruh dia berdiri agar kami melakukan gerakan sex sambil berdiri.
“Kamu punya banyak style ya say?” katanya menggoda.
“Iya dong, demi kepuasan kamu juga” jawabku sambil mulai menggesek-gesekan pebisku kembali.
“Ahh teruss…terusss……” desah Cindy ketika penisku berulang kali menerobos vaginanya.

Kupeluk tubuh Cindy erat sementara jari tangan kirinya membelai lembut bulu-bulu vaginanya, dan sesekali membantu penisku masuk kembali setiap kali terlepas. Keringat membasahi tubuh kami. Lehernya yang mulus kucium pelan, sementara nafas kami mulai berdegup kencang.
“Yan, keteteran nih, mau klimaks. Jangan curang dong….”

“Oke, tahan dulu Cindy” dan kucabut batang penisku yang telah basah sejak tadi.
Kusuruh Cindy nungging di ranjang, sementara tanganku mengarahkan penisku yang telah siap masuk kembali. Dan kumasukkan sedikit demi sedikit hingga penisku ambles semua ke dalam surga yang nikmat.
“Ah…tekan Yan…enaaaakkkkk…terusssss Yannn….” Erangnya manja setiap kali penisku menari-nari di dalam vaginanya...diklik foto bugilnya

Tanganku memegang pinggangnya agar gerakanku teratur dan penisku tidak terlepas,.
“Ohh…nikmat sekali Yan….teruss….terusss……” desahnya.
Betapa nikmatnya saat-saat seperti ini…dan terus kuulang sementara mulut kami mendesah merasakan kenikmatan yang teramat sangat setiap kali penisku mempermaikan vaginanya.

CERITA SEKS HOYA

“Yan….aku mo keluar nih…..udah ngga tahan….ahhh….ahhhh….” ujar Cindy tiba-tiba.
“Tahan Cin, aku juga hampir sampai….” aku menekan-nekan penisku kian cepat,sehingga suara ranjang ikut berderit cepat.
Dan kurasakan otot-otot penisku mengejang keras dan cairan spermaku berkumpul dalam satu titik.

“Aku keluar sekarang Cin….” penisku kucabut dari lubang vaginanya dan Cindypun seketika membalikkan badan dan menjulurkan lidahnya, mengocok-ngocok batang penisku yang kemerahan dan saat kurasakan aku tak mampu menahan lagi kutaruh penisku diantara kedua belah payudaranya dan kedua tangan Cindy pun menggesek-gesekkan payudaranya yang menjepit batang kemaluanku dan….croott…crooottt… spermaku jatuh disekitar dada dan lehernya Sebagian tumpah diatas sprei. Cindy menjilati penisku membersihkan sisa-sisa spermaku yang masih ada.
“Kamu ternyata kuat juga Say, aku hampir tak berdaya dihadapanmu” kubelai rambut Cindy yang sudak acak-acakan tak karuan.
“Aku juga ngga nyangka kamu sehebat ini Yan….”desahnya manja .

Waktu sudah menunjukkan setengah satu malam Dan setelah kami istirahat sekitar lima belas menit, kami memakai pakaian kami kembali dan membereskan tempat tidur yang sudah berantakan. Dan tak lama kemudian kami pun pergi tidur dikamar masing-masing melepaskan rasa lelah setelah kami ‘bermain” tadi.

Begitulah kisahku dengan Cindy, setiap hari kami selalu melakukannya setiap kali kami ingin dan ada kesempatan. Kami melakukannya di kamar sebelah kalau malam hari, kamar kostku, atau bahkan dikamar mandi (sambi mandi bareng disaat rumah kost kosong hanya ada kami berdua).

Hingga pada suatu hari Cindy harus pindah ke luar kota ikut kedua orang tuanya yang telah berbaikan lagi. Aku benar-benar kehilangan dia, dan ingin kuterus bersamanya. Pernah beberapa kali kususul ke tempatnya yang baru dan kami melakukannya berkali-kali di hotel tempat kami menginap. Tanggal 27 November 1998, tiba-tiba kuterima surat dari Cindy yang mengabarkan bahwa ia akan menikah dengan orang yang dipilihkan orang tuanya dan aku benar-benar kehilangan dia….. Sekarang, setiap kali aku melakukan masturbasi, fantasiku selalu melayang mengingat saat-saat terindah kami melakukan hubungan seks pertama kali dikamar sebelah itu. Ingin rasanya aku ulangi saat-saat indah itu. ( baca juga: Pengalaman Pertamaku Mesum Dengan Istri Paman )...dibaca selanjutnya

Friday, March 30, 2018

Cerita Dewasa - Bercinta Dengan Tante Dengan Gairah Seks Yang Gila

Bercinta Dengan Tante Dengan Gairah Seks Yang Gila

Cerita Dewasa - Kisah ini tentang Aku, tante Anna dan Temannya Tante Susi Kali ini saya kedatangan Tante saya, Tante Anna dan temannya yang saya panggil dengan Mbak Susi. Mbak Susi adalah orang sunda asli dengan kulitnya yang putih bersih, tinggi 167 cm dengan berat 50 kg sesuai dengan payudara yang saya perkirakan 34A, pasti membikin orang menoleh pada Mbak Susi

CERITA SEKS HOYA

Umur Mbak Susi sekitar 36 tahun, 3 tahun lebih tua dari saya, makanya saya panggil dengan Mbak Tante Anna orangnya supel dengan tinggi 171 cm, berat 53 kg dan berkulit kuning langsat dengan payudara yang kencang karena rajin fitnes, ukuran 34B Cantiknya seperti artis kira-kira dan Mbak Susi seperti artis Venna Melinda Mereka berdua ke Lombok dalam rangka tugas perusahaan selama lima hari

“Ndi, nanti anterin Mbak Susi ya” kata Tante Anna sambil membereskan pakaian dalamnya
“Kemana Tante?” jawab saya sekenanya, sambil jelalatan melihat BH merah punya Tante Anna, sungguh pemandangan yang indah, BH-nya segini ukurannya apalagi isinya He He
“Mbak mau ke mall sebentar beli pulsa nich!” Mbak Susi menjawab mengandeng tangan saya akrab
“Beres boss ”

Kemudian saya dan Mbak Anna ke mall, di dalam taksi saya perhatikan Mbak Anna sungguh seksi dengan hem atasan berwarna putih ketat memperlihatkan payudaranya yang membusung dan rok mini diatas lutut berwarna biru, hingga lekuk-lekuk celana dalamnya samar-samar tercetak serta wangi parfumnya yang segar Sungguh membuat saya pengin ngewe aja. Tapi itu harapan saja coy

“Ramai juga mallnya ya!”
“Iya Eh Mbak Sini” lalu saya menarik tangannya, sungguh halus dan lembut
“Counter handphone di sana toh”

Karena ramai maka saya Mbak Susi mepet di depan saya hingga pantatnya yang terbungkus rok menempel di depan kemaluan saya Wah ini kesempatan nich pikir saya dalam hati, saya tempelkan kemaluan saya yang sudah tegak kepantatnya Mbak Susi, untuk tadi saya pakai celana panjang kain Sensasinya begitu nikmat, apalagi dimasukin nich Asoy geboy mak Selesai acara mepet-mepetan tad karena udah sampai dan bla, bla, bla tanpa kejadian yang hot CERITA DEWASA

Di malam ketiga, saya, Tante Anna dan Mbak Susi ngobrol sampe malam, kira-kira jam 21 00

“Ndi Mbak Susi tidur duluan ya”
“Iya Mbak Mimpi yang indah ya Mbak!”

Lalu menyusul Tante Anna yang malam itu memakai longdress yang belahannya seolah-olah tak muat untuk payudara yang putih bersih itu Malam itu Tante Anna tidur sekamar dengan Mbak Susi di kamar tamu Tinggal saya yang memencet-mencet tombol remote TV karena acaranya tak begitu bagus Kira-kira jam 23 00 saya mendengar jeritan kecil, karena penasaran saya datangi sumber suara itu dan arahnya ternyata dari kamar tamu

Saya jadi penasaran nich, kebiasaan ngintip kambuh lagi nich pembaca, kamar tamu itu cuma dibatasi kaca nako yang kebetulan kordennya setengah tertutup Wah asyik nich, yang saya lihat sungguh mengagetkan dan mengasyikkan. Cerita Dewasa

Tante Anna sedang menggerayangi Mbak Susi, tangan Tante Anna sedang meremas-remas payudara Mbak Susi yang sudah terbuka setengahnya dan baju atas piyamanya sudah tidak beraturan lagi, menampakkan payudara dan BH hijaunya Mmh sedap

“An Jangan. Apa yang kamu lakukan” Mbak Susi berusaha menahan tangan payudaranya

“Sus Tolong saya Sus Mmh ” rintih Tante Anna sambil mencium leher kemudian bibir Mbak Susi dengan liar sambil menarik BH hijau Mbak Susi hingga terpampanglah dua gunung putihnya

“Jang an Saya Masih suka sama pria An” terengah-engah Mbak Susi menjawab karena Tante dengan giat mencium dan mengulum mulut, kemudian ke bawah puting Mbak Susi yang sudah kencang itu digigit dan dikulum Tante Anna dengan gemas sambil tangan mengusap-ngusap celana dalam Mbak Susi yang berwarna putih itu

“Pelan2. Ada Andi tuch”
“Udah diam aja kamu Sus!” bentak Tante Anna pelan, sambil membuka longdressnya yang ternyata tidak memakai BH dan celana dalam
“Ssh Geli. Anna Ssh ” rintih Mbak Susi yang kelihatan sudah mulai terangsang

CERITA SEKS HOYA

Tante Anna mulai menciumi perut dan vagina Mbak Susi yang terbungkus celana dalam putih, beberapa menit kemudian terbukalah celana dalam Mbak Susi dan Tante Anna mengambil posisi 69, saling menjilat vagina masing sambil jari tangan Tante Anna tak henti keluar masuk vagina Mbak Susi yang sudah mulai basah diklik foto bugilnya

“Ce Pat Sus Saya mau keluar!”
“I Ya Rat Samaan Ke Luarnya ya” jawab Mbak Susi sambil mempercepat jarinya begitu juga Tante Anna

Kedua wanita itu saling mempercepat kegiatan masing-masing dan akhirnya mereka orgasme Kemudian mereka tidur bugil sambil berpelukan Ah Ternyata kemaluan saya dari tadi juga sudah keluar nich, biasa ngocok sendiri

Keesokan paginya

“Pagi Tante Pagi Mbak Susi” salam saya pada kedua wanita tersebut
“Pagi” jawab mereka bersamaan
“Enak ya mimpinya” sindir saya sambil melihat Mbak Susi yang tersipu malu
“Mmh Lumayanlah” Mbak Susi menjawab sambil melihat Tante saya
“Ooh ya, nanti anterin Mbak Susi ke pantai sengigi ya ndi”
“Beres Tante, pokoknya puas dech”

Kemudian Tante Anna pergi meeting lagi dan saya kebagian tugas nganterin Mbak Susi, ini kesempatan namanya, kapan lagi ******* sama orang cantik kayak artis lagi Sore itu jan 15 10 saya anter Mbak Susi memakai mobil sewaan ke Senggigi

“Mbak, tadi malam ngapain aja di kamar sama Tante!”
“Eh Ya tidur dong Ndi” jawab Mbak Susi agak sedikit grogi
“Mbak Susi ngesex ya sama Tante”
“Hus Ngawur kamu Ndi” Mbak Susi mencubit saya sambil melotot
“Lho Wong Andi lihat kok, kalo nggak ngaku tak bilangin orang sekantornya Mbak Susi lho”
“I Ya Iya Mbak Susi ngaku dech, tapi jangan bilangin siapa-siapa ya”

Mobil kuparkir di tempat yang agak sepi dan jam sudah menunjukkan jam 18 20 malam

“Boleh tapi ada syaratnya!”
“Kok pakai syarat Minta uang nich!” kata Mbak Susi akan membuka dompet
“Duit sich mau Tapi bukan itu, Andi pengin ngentot ama Mbak Susi”
“Apa Gila Kamu ”
“Kubilangin lho ”

“Iya Dech Tapi bagian atas aja ya” jawab Mbak Susi pasrah sambil pindah dan bersandar pada bangku belakang Saya mengikutinya dan sore itu Mbak Susi memakai kaos kuning ketat dan celana jins

“Lho Kok Dilihat aja, nggak mau ya!” goda Mbak Susi
“Mmh Pe Lan Ndi ” terengah-engah Mbak Susi saat saya cium dan kami saling melumat

Tangan saya meremas payudara sebelah kanan yang masih terbungkus kaos kuningnya Beberapa menit kami berciuman dan kemudian saya arahkan ke leher untuk membuat cupang merah Tangan saya sudah menyelusup ke dalam kaos dan BH putihnya sambil memelintir putingnya

“Ssh Mmh Aah ” rintih Mbak Susi sambil tangannya masuk ke dalam celana jins saya dan meremas-remas kontol saya yang sudah tegak dari tadi

Saya buka celana jins saya dan membiarkan Mbak Susi dengan leluasa meremas-remas ****** saya Kemudian saya buka pengait BH-nya dan muncullah dua bukit kembarnya yang tegak menantang, tanpa menunggu lagi saya lahap dan jilat sampai Mbak Susi merintih-rintih keenakan..

“Terr Us Ndi Pin Dah sebelah lagi”

Beberapa menit kami saling meremas dan menjilat, saya kemudian melepas celana jins dan CD putih Mbak Susi, wah betul-betul vagina yang sempurna, tanpa pikir panjang saya cium dan jilat vaginanya yang sudah basah oleh cairan kental putih itu, sambil menjilat saya masukkan jari tangan agar Mbak Susi bertambah merintih tidak karuan diklik foto bugilnya

“Sst Ce Pat Ndi Masukin Mbak udah nggak tahan nich”

“Ben Tar Mbak pakai kondom dulu” kata saya sambil membuka celana saya seluruhnya dan memakai kondom, kemudian dengan dituntun tangan Mbak Susi yang halus akhirnya bles Mmh masuk semua dech ****** saya yang katanya bengkok itu

“Terr Us Dor Ong Teruss Sst”

“Cep Epet Ya Gitu Ahh ” Celoteh dan rintihan Mbak Susi akibat sodokan demi sodokan yang masukkan dalam-dalam, mmh nikmat rasanya dan akhirnya kami sama-sama nggak kuat, sambil berpelukan dengan erat Crot Crot Keluarlah lahar putih itu bersamaan

“Terima kasih ya Mbak Susi”
“Sama-sama ndi, kapan-kapan lagi ya” jawab Mbak Susi tersenyum puas

Dan kami pun pulang, disambut Tante Anna tanpa curiga Aduh Tante saya yang satu ini cantik sekali, kapan ya saya bisa ******* sama dia, abis cantik sich en’ seksi Kesempatan itu datang malam ini

“Gimana Sus tadi”
“Puas dech dianterin si Andi”
“Siapa dulu dong Tantenya”
“An, tidur duluan ya”
“Iya sus, saya juga mau tidur”
“Ndi terima kasih ya udah nganterin Mbak Susi tadi”
“Biasa aja kok Mbak, yang penting puas khan?” jawab saya mengedipkan mata pada Mbak Susi
“Ndi, Tante tidur di kamarmu ya”

CERITA SEKS HOYA

“Kenapa Tante, apa kamar tamunya ndak cukup berdua ama Mbak Susi?”
“Bukan begitu, di kamar tamu tuch panas, kali aja di kamarmu lebih adem”
“Terserah Tante dech” jawab saya sekenanya
“Tante duluan tidur ya Ndi”
“Iya Tante, Andi lagi nungguin acara bagus nich”

Tante Anna lalu pergi tidur dengan daster kuningnya yang kependekan itu Satu setengah jam kemudian saya menyusul ke kamar untuk pergi tidur juga dan wow Tante Anna tidur dengan memeluk guling, tapi yang membuat kontol saya tegak adalah daster kuningnya menyingkapkan paha kanannya yang putih bersih serta sedikit memperlihatkan CD-nya yang berwarna putih itu Mmh sungguh pemandangan yang indah pembaca CERITA DEWASA

Saya dengan perlahan membuka pakaian dan celana pendek, tinggal CD saja, ini baru kesempatan namanya Saya tidur dengan posisi membelakangi Tante Anna dan dengan perlahan membuka daster bawahnya sampai sebatas pinggang dan sekarang dengan jelas kelihatan CD-nya berwarna putih selaras dengan pantatnya yang putih, pelan sekali saya tempelkan ****** saya ke pantat Tante Anna dan serr

Rasanya halus dan wangi tubuhnya pun harum Mmh enak sekali, sambil tangan kanan saya linkarkan ke perutnya Tidak ada reaksi sama sekali tapi tiba-tiba saja tangannya memegang tangan saya sambil bergumam “Mm ”

Saya sampai kaget, tapi cuma sesaat dan kaki kanan saya masukkan di antara kaki Tante Anna Beberapa saat dalam kondisi tersebut, perlahan saya lanjutkan dengan tangan kanan saya yang tadinya di perut sekarang merayap perlahan ke arah dalam daster dan ternyata Tante Anna tidur tidak memakai BH Payudaranya akhirnya tersentuh juga dan saya usap dengan perlahan sekali takut Tante Anna bangun Khan malu sekali jadinya, tapi sudah kadung nafsu, saya terusin aja, paling dimarahin

****** kugesek-gesekkan seiring intensitas tangan saya yang sekarang bukan saja mengusap tapi meremas-remas Lagi asyik-asyiknya melakukan kegiatan mepet-mepetan, tiba-tiba Tante Anna tersadar juga.

“Oh Siapa ini ” ujarnya sambil mengibaskan tangan saya
“Sst Andi Tante ” guman saya, antara takut dan bingung
“Maaf Tante Andi Khilaf” kata saya akan beranjak keluar
“Tunggu Ndi” tahan Tante Anna

“Sebetulnya Tante nggak marah kok, cuma kaget aja, tak kirain siapa”
“Sekali lagi maaf Tante, tapi jangan laporan ibu ya”
“Kamu nakal ya, cuma ada syaratnya lho supaya nggak dilaporin”
“Apa Tante, pokoknya tak lunasin dech” jawab saya bingung dan takut
“Kamu kunci kamar ini dan temenin Tante tidur malam terakhir ini, gimana?”

Wah bukan main senangnya saya dan cepat-cepat saya kunci pintu dan wow Tante Anna sudah membuka daster, tinggal CD putihnya saja

“Lho, kok bengong sini bobo”
“I Ya ”

Antara kagum dan nafsu jadi satu dech, melihat pemandangan yang bagus ini Dan Tante Anna menarik CD saya hingga lepas

“Wah Kontolmu bengkok ya” puji Tante Anna sambil menindih saya

Lalu kami pun berciuman dengan lembut dan makin lama ciuman itu berubah menjadi saling jilat Tangan saya bergerilya meremas-remas kedua payudaranya dan Tante Annapun meremas dan menarik-narik ****** saya

“Ndi Emut Su Su Tante Ya” tersengal-sengal Tante Anna mengarahkan kepala saya pada payudaranya

Payudaranya yang putih saya emut, jilat dan gigit dengan perlahan sampai Tante Anna merintih-rintih, sementara tangan kanan saya ikut masuk dalam CD-nya dan mengusap-usap vagina Tante Anna yang mulai basah

“Terr Us Ndi Yang Baw Ah”

CERITA SEKS HOYA

Saya teruskan, celana dalam putih itu saya tarik dan tampaklah vagina yang ditumbuhi bulu halus muncul, saya jilat, cairan putih semakin banyak, slrup Slrup Slrup begitu bunyinya saya hisap sampai kepala saya terjepit kaki Tante Anna yang udah mulai orgasme pertama

“Ndi Ganti Po Sisi ya?” tanya Tante tersengal-sengal sambil mengarahkan mulutnya ke ****** saya hingga posisi kami bergaya 69

Tante Anna betul-betul mahir mengulum dan menghisap sampai-sampai ****** saya gerakkan perlahan ke atas ke bawah seiring kulumannya dan saya pun tak kalah gesit menjilat dan menghisap cairan putih yang semakin banyak dari Tante Anna

“Gan Tian Tante di atas” diklik foto bugilnya

Lalu kami pun berubah posisi dengan saya di bawah dan Tante Anna di atas, sambil sedikit berjongkok Tante Anna membimbing ****** saya masuk vaginanya dan bless Cleep Cleep Cleep Begitu bunyinya akibat goyangan pantatnya yang semok dan sodokan ****** saya sampai-sampai buah zakar saya mepet dengan vaginanya

“Sst Terr Ss Pegang Su Su Tante Ndi Sst”
“I Ya Tante Mmh ”
“Nach Gitu Remas Yaa ” Rintih Tante Anna karena kedua payudaranya saya remas dan kedua putingnya saya pelintir-pelintir

Keringat Tante Anna sudah mulai menetes bersamaan dengan keringat saya, sudah 15 menit kami melakukan sodokan dan goyangan yang hebat sampai ranjang itu berderit-derit menahan goyangan kami yang begitu liar seperti pengantin baru

“Tan Andi Mau Kel Uar Nich”
“Ben Tar Ndi Sst Sst Samaan Kelua Rrnya ya” perintah Tante pada saya yang sudah mau bobol saja rasanya dan kami pun mempercepat sodokan dan goyangan Cleep Cleep Cleep Dan akhirnya

“Sst Ce Pat Ndi Aakh ” Tante Anna memeluk saya sambil menggoyang-goyang pantatnya semakin cepat, jeritaannya bersamaan dengan semprotan saya dan Tante, croot, croot muncratlah air mani itu dalam vagina Tante

Tante Anna memeluk saya lemas dan kami pun berpelukan dalam keadaan bugil menikmati sensasi tersebut, saya dan Tante Anna bergumul sampai 3 kali malam itu

“Terima kasih ya ndi, udah lama Tante nggak ngewe kayak begini”
“Sama-sama Tante, Andi juga puas kok, kapan-kapan kalo Tante ke sini kita ngesex lagi ya”
“Beres, pokoknya ini rahasia kita berdua, OK!” jawab Tante Anna sambil mencium saya dengan lembut dan memberikan saya amplop

“Apaan ini Tante”
“Oh, uang jajan dari Tante dan Susi buat kamu”
“Terima kasih banyak lho Tante” jawab saya senang, sudah dapat tubuh tante en’ dapet uang lagi, yang besarnya kira-kira Rp 3 400 000,-

Lumayan lho pembaca untuk tour guide seperti saya yang nganterin Tante saya yang biseks bersama temannya selama lima hari...dibaca selanjutnya

Cerita Dewasa - Aku Terpancing Orgasme Karena Seorang Maniak Sex

Aku Terpancing Orgasme Karena Seorang Maniak Sex

Cerita Dewasa - Aku adalah gadis muda bernama Citra, usiaku 20 tahun. Aku seorang mahasiswi teknik di universitas negeri di kota ku. Aku dikenal sebagai pribadi yang lugu dan pendiam. Aku terlahir dari keluarga yang biasa saja namun orangtuaku mampu menguliahkan aku. Dua bersaudara dengan adikku yang masih sekolah di bangku SMP.

CERITA SEKS HOYA

Aku bercita-cita menjadi orang yang sukses, maka dari itu aku rajin belajar agar semua yang aku inginkan tercapai. Tidak mengenal lawan jenis terlalu dini bagiku itu menjadi salah satu kunci kesuksesan. Aku enggan memiliki pacar ataupun teman dekat. Walaupun banyak yang menyukaiku dengn ke lugu an ku. Dalam bergaul aku juga tidak begitu suka dengan teman yang glamour.

Berangkat kuliah dengan motor matic memakai kemeja dan celana panjang. Rambut terurai panjang dengan olesan lipstick yang tidak begitu tebal. Berjalan menyusuri setiap lorong yang ada di kampus dengan harapan penuh menjadi orang yang sukses. Tidak menghiraukan godaan para lelaki di luar sana yang ada difikiranku aku harus berjuang hingga wisuda kelak.

Aku tipe orang yang ambisius jika memilki keinginan. Giat dan gigih untuk mencapainya sampai teman yang membenciku bilang jika aku lesbi. Karena aku enggan didekati lain jenis karena aku takut dengan pergaulan masa kini. Ya takut kalau jadi cinta juga sama lawan jenis, soalnya berpacaran itu menghalangi seseorang untuk mencapai kesuksesan.

Waktu untuk belajar pasti ada saja yang menggangu, HP selalu berbunyi apalagi jika sedang marahan dengan pacar. Itu sangat menyita waktu menurutku, yang jelas aku normal layaknya wanita lain. Tertarik dengan cowok itu jelas ada namun aku menahan diriku untuk tidak berpacaran dalam waktu dekat ini. Hobiku membaca dan jalan-jalan tidak ada hobi khusus semua kegiatan yang membuat aku happy udah itu aja...diklik foto bugilnya

Jalan bareng temen nongkrong sudah menjadi hal yang biasa. Tetapi untuk menjain hubungan dengan lain jenis aku belum begitu minat. Aku menyadari diriku yang polos tidak aneh-aneh seperti teman yang lainnya. Temanku suka ber make up dan memakai pakaian yang branded. Jika aku paling hanya memakai lipstick tipis dan memakai kemeja itu andalanku.

Tetapi temanku banyak yang protes dengan penampilanku. Mereka ingin melihatku lebih cantik dengan memakai make-up. Mereka pun mengajariku cara bermake-up agar terlihat layaknya wanita. Ya nurut aja sama mereka, dan hasilnya memuaskan. Aku sangat cantik jika bersolek, terlihat makin anggun dengan make up.

Lama-lama aku terbiasa juga sehingga membuat teman-teman lelaki ku makin naksir denganku. Aku sih masih cuek aja dengan mereka yang keganjenan dengan ku. Dari keluguan dan kepolosanku ternyata membawa dampak yang sangat aku sesali. Buruk seburuk-buruknya, berawal dari telepon nyasar hingga aku kehilangan keperawananku.

Pagi telah datang menghampiri tidurku, jam weker berbunyi dengan sangat keras. Aku terbangun dari tidur ku yang sangat nyenyak. Aku membuka 20 handphone ada 20 panggilan tak terjawab. Aku membuka dan ternyata nomor asing. Aku pun segera menelpon balik, tetapi nomer tersebut tidak merespon.

Aku mandi dan berangkat kuliah pagi, di jam kuliah masih saja ada nomor tak dikenal menelpon aku. Aku enggan menjawab karena masih ada dosen, ganggu deh getar-getar terus HPnya. Jam kuliah usai nomor itu telepon lagi ,

“halooo…ini bener Citra ya…?”
“iya siap ya ganggu aja dari semalem…”
“aku Rio nih temen SMP kamu dulu…”
“perasaan nih aku nggak ada temen namanya Rio, maaf mas salah sambung…”

Aku enggan menjawab panjang lebar dia pun masih aja telepon. Di HP aku beri nama “Orang tak dikenal”. Secara otomatis nomor itu masuk di WA ku. Si cowok rese itu menghubungiku lewat WA berasa sok kenal sekali. Lama-lama aku kepin juga tuh profilnya, aku melihat wajahnya. Aku tidak mengenal sama sekali. Tetapi lumayan juga sih wajahnya nggak jelek-jelek gitu.

CERITA SEKS HOYA

Entah aku terbawa suasana apa yang jelas aku malah membuka diri untuk orang yang tak dikenal itu. Waktu berjalan sangat cepat satu minggu kita chatingan via WA. Semua yang serba kebetulan itu ternyata dia anak kampus sebelah. Kita pun janjian untuk ketemuan ya biasa anak muda. Temen-temenku terheran-heran dengan sifatku yang berubah drastis.

Aku mau membuka diri untuk laki-laki itu. Ya penampilan biasa tidak yang seheboh cewek lainnya. Aku ketemuan dengan si Rio itu di mall dekat kampus. Setengah jam aku menunggu akhirnya aku melihat wajah asli si nomor tak dikenal itu. Kita berkenalan dan cowok itu sok care sekali. Dia taunya aku ini Citra temen SMPnya, padahal juga paling dia iseng dapat nomerku.

Kebanyakan alasan dan alibi yang menurutku nggak masuk akal. Ya dengan polos dan lugunya aku bercanda tawa dengannya. Mungkin si Rio juga bertanya dalam hati jaman sekarang masih ada orang polos sepertiku. Perkenalan semakin dekat aku suka dengannya karena kita orang yang giat dalam belajar. Ada waktunya untuk saling komunikasi dan kuliah jadi tidak mengganggu aktifitasku.

Baru kali ini aku bertemu cowok seperti itu. Suatu hari aku diajak main ke kostnya, disitu kita janjian buat nonton film horror terbaru. Aku pun semangat karena ada hiburan daripada nonton dibioskop. Ternyata Rio menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Kita nonton sambil ketawa ketiwi kalau pas setannya muncul aku ketakutan dan memeluk Rio CERITA DEWASA

Rio pun membalas pelukanku jika aku sadar , aku melepaskannya. Aku duduk semakin menjauh darinya, takut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian mati lampu aku berpamitan pulang ternyata hujan deras. Rio menakut-nakuti aku dengan film horror yang tadi aku lihat. Karena penakut aku pun terdiam,

“aaaahhhh..kamu ini .. aku takut deh jangan ngomongin itu lagi….”
“kayak anak kecil aja sih penakut…”

Rio pun merayuku dengan kegombalannya, tiba-tiba dia mengunci pintu. Dia terus membuat aku takut katanya dikost ini banyak hantunya. Dadaku semakin sesak karena ketakutan, Rio pun memeluk aku dengan erat. Tanpa aku sadari dia menarik wajahku, kita saling berpandangan di kegelapan. Tangan Rio pun membelai rambut hingga turun ke bawah.

Terpaksa aku terdiam karena aku masih aja ketakutan dengan cerita dia. Lama kelamaan Rio semakin tidak karuan dia menarik wajahku dan menciumi bibirku,

“jangan Her…jangan…aku mau pulang…”
“mau pulang kemana sih? Coba aja keluar kalau bisa….”
“sini kuncinya….!!!!!”
“nggak ah, aku mau menikmati sore denganmu…”
“apaan sih kamu…”
“ahhh jangan sok lugu dan polos kamu deh Citra…”
“jangan macam-macam kamu ya !!!! “

Dia menarik tanganku dengan keras dan menidurkan aku di ranjang. Dia berada diatasku memaksa menciumi bibirku dengan kelembutan. Aku pun menolak dengan sangat keras, wajahku berpaling. Dia memaksa aku dengan penuh kegairahan. Sepertinya dia dikuasai birahi yang sangat kuat. Jika aku melawan pasti dia menyakitiku...diklik foto bugilnya

Jadi kayak di TV takut kalau dia berbuat yang tidak-tidak jika aku terus menolak. Dia menciumi ku kembali, lidahku masuk ke dalam mulutnya. Tanpa sadar aku pun membalas ciumannya dengan penuh kenikmatan. Dengan santai nya aku melepas ciuman dan berkata,

CERITA SEKS HOYA

“ciumannya nikmat ya Her…”
“ini baru ciuman belum belaian dan jilatan….”
“ahh apa sih pakai dijilat segala…”
“udah nurut aja , kalau udah sampai dipayudara kamu pasti merintih nikmat….”
“emang payudaraku mau kamu apain…”
Dia tidak menjawab pertanyaanku namun dia terus menciumi bibirku dengan penuh nafsu. Telingaku dijilatinya,

“aaaaahhh…aaaahhhh….geli Her….”

Leherku yang mulus dia jilati kebawah aku semakin tak tahan dan menjerit nikmat. Rio meminta aku agar tidak terlalu keras merintih takut di dengar kamar sebelah. Aku menuruti permintaanya , disaat Rio menikmati tubuhku. Aku menahan kenikmatan dan sedikit merintih. Dia mencium sambil tangannya membuka kancing kemejaku, aku diam saja.

Leher dia ciumi dan turun kebawah dia melihat kedua payudaraku dengan bra berukuran 34A . Kepalanya dia dekatkan dan wajahnya terus menciumi bagian payudaraku.
Pengait bra dia lepas dia tampak puas dan gemas. Tangannya pun merema-remas payudaraku sampai aku lemas tak berdaya,

“nikmat sekali Her…mmmmm…aaaaahhhh……..”

Meremas serasa memijat-mijat payudaraku hingga mataku terpejam. Aku pasrah memang benar apa ucapan Rio dia membuat aku merasakan kenikmatan dari setiap sentuhannya. Aku terkejut dan menggerakan tubuhku ketika dia menjilati putting susuku. Lidahnya bergoyang mengelilingi kedua putting susuku secara bergantian,


Putting susuku dia plintir-plintir hingga membesar , dia pun beringas menikmati nikmatnya payudaraku. Dia emut putingkudan dia tarik kedalam mulutnya, sungguh rasa yang benar-benar nikmat. Baru pertama kalinya aku merasakan kenikmatan dalam diriku. Asyik sekali Rio bermain dengan payudaraku dia tampak puas dan bergairah,

“terus Her…mau dong diemut terus….”

Aku terus meminta dia mengemut putting susuku, tubuhku menggeliat merasakan kenikmatan. Tak lama setelah menikmati payudara, dia kembali menjilati tubuhku. Dari atas dan berhenti di pusar, celana jeansku dilepas secara perlahan. Aku telanjang dihadapan dia, dia pun dengan PD nya membuka celananya. Aku lihat kemaluan dia menegang sangat kencang,
“aaaawww….besar sekali Her penis kamu….”

“iyalah aku horny lihat kamu Citra, ini belum masuk ke dalam memekmu jika sudah masuk kamu bakal nagih terus deh setiap hari….”

“ahhhh..buruan deh udah nggak sabar nih….” Dengan polosnya aku mengatakan itu kepada Rio.
Rio pun bergegas mengangkat kedua kakiku keatas dan dibuka selebar mungkin. Kakiku mengangkang ke atas, Rio membuka bagian demi bagian pada kemaluanku. Memekku dia belai dengan kedua tangannya, daging kecil yang menegang pada memekku dia kecup,


Baru disentuh dengan bibir aku sudah tidak kuasa mehanannya. Rio pun menjilati selakanganku, kakiku bergerak merasakan kenikmatan. Tubuhku terus meronta dengan gerakan manja. Kakiku bergerak keatas dan kebawah ketika dia menjilati selakanganku. Kedua tangannya membuka memekku dengan lebar dan dia menjilati bagian luar sampai terdalam,

“oooohhhhhh…..aaaaaaaahhhh……ooohhh…..ssssss…aaaaaaahhh……”

CERITA SEKS HOYA

Entah bagaimana dia menciumi memekku hingga basah tak tertahankan. Serasa ada cairan yang keluar dari memekku namun Rio tetap saja menciumi memekku. Dia seakan tidak peduli dengan aroma anyir yang menyengat dari memekku. Aroma yang membuat dia semakin horny denganku. 5 menit sudah dia membuat tubuhku mengejang karena jilatan lidahnya yang sangat nikmat.

Dia kembali ke atas dan menciumku kembali. Penisnya bergesekan dengan memekku, ohh sangatlah nikmat ketika dia menggesekkan lebih keras. Di mencoba meraih penisnya sementara bibirnya tidak lepas dari ciumanku. Penisnya dia pegang dan berusaha dia masukkan ke dalam memekku. Ujungnya dia putar-putar hingga licin dan masuklah ujung penis Rio,


Pas awal masuk sakit sekali baru pertama masuk ke dalam memekku. Ujungnya sangat besar menembus ke dalam lubang kenikmatanku. Mungkin selaput keperawananku sudah robek oleh keganasan penis Rio. Dia sangat pelan dengan penuh perasaan saat memasukkan penisnya, lalu keluar masuk dengan nikmatnya.

Dia menarik penisnya keluar kemudian dia masukkan mentok ke dalam memekku. Aku terus merintih merasakan kenikmatan itu. Keluar masuk seperti gerakan yang berulang-ulang,


Kita berposisi seks senyaman mungkin, dia memberikan kenyamanan bagiku agar tidak merasakan sakit karena aku baru pertama kalinya berhubungan sex. Untuk penghilang sakit dia pun sempat mengemut putting susuku berkali-kali agar aku merasakan kenikmatan. Namun lama-lama cepat sekali gerakan penis itu menusuk-nusuk memekku. Aku pun menggerakkan pantatku keatas,


Keringat Rio mengucur membasahi badanku, namun dia tetap saja bergerak keluar masuk. Aku mencoba menjepit penisnya di dalam memekku. Dia menarik dengan perlahan kemudian aku lepaskan dan aku jepit lagi penisnya. Setelah gerakan jepit lepas nampaknya dia tak tahan dengan gairah itu dan,


Dia siramkan di bibirku dan terasa begitu lengket. Aku coba menjilat cairan itu terasa aneh namun aku telan. Tepat adegan itu selesai lampu menyala dengan terangnya. Kita pun saling berpandangan melihat tubuh yang masih telanjang. Aku malu dan menutupinya dengan selimut. Memakai pakaian kembali dan merapikannya aku lanjut berpamitan dengan Rio.

Itulah kisah keperawananku yang direnggut seorang pria yang berawal dari telepon iseng. Aku yang polos dan lugu itu kini telah ternodai. Hingga akhirnya cowok yang aku kenal dengan nomor nyasar itu menikmati perawanku dan akhirnya sekarang akupun menjadi pengila sex dengan berganti-ganti pacar setelah aku putus dengan Rio. Hubunganku berakhir dengan Rio karena dia selinguh dariku...dibaca selanjutnya

Cerita Dewasa - Bercinta Dengan Teman Satu Kuliah Yang Bohai

Bercinta Dengan Teman Satu Kuliah Yang Bohai

Cerita Dewasa - Hai, namaku Dony. Aku tinggal di Solo tetapi tidak di kotanya melainkan hanya di pedesaan pinggiran kota itu. Karena tidak mempunyai uang untuk kuliah jadi aku selama beberapa bulan ini setelah pengumuman kelulusan SMU hanya menganggur saja di rumah.

CERITA SEKS HOYA

Cerita ini merupakan kejadian nyata di tempat kuliah di pinggiran kota Solo, dan ini menjadi sebuah trauma di tempat kuliah saya, sehingga saya memberikan nama-nama samaran supaya tidak merugikan pihak lain. Pada pertengahan bulan Maret, tempat kuliah saya kedatangan sekelompok mahasiswa yang akan melakukan KKN.

Mungkin karena ini adalah baru pertama kalinya tempat kuliah jadi tempat tujuan KKN sehingga tempat kuliahku sangat gembira mendengar akan ada mahasiswa yang akan ikut membantu meringankan beban dalam membangun desa kami terutama kepala dusunnya.

Kebetulan rumah tinggal yang di pinjamkan oleh kepala dusun untuk sekelompok mahasiswa itu bersebelahan dengan rumah saya, sehingga secara otomatis saya jadi dapat berkenalan dengan mereka. Mereka beranggotakan delapan orang, lima di antaranya cowok, tiga yang lainya cewek. Kebanyakan mereka bukan orang Solo asli....diklik foto bugilnya...

Mereka ada yang berasal dari Bandung, Sumatera, dan Sulawesi, cuma satu orang yang berasal dari Solo. Mereka ditugaskan oleh kepala dusun desa saya untuk membangun sebuah kamar mandi umum untuk sarana desa yang selama ini belum terbangun.

Setiap hari, ketika mereka sibuk dengan pekerjaan mereka, aku selalu memperhatikan salah satu anggota cewek dari ketiga mahasiswi tersebut. Ia bernama Windy, usianya sekitar 22 tahun, lebih tua 3 tahun denganku saat itu. Tingginya sekitar 167 cm, asalnya dari Bandung. Para pembaca tahu sendiri kan kalau orang Bandung umumnya berkulit putih mulus.

Aku selalu memperhatikan Windy karena tubuhnya yang indah dan bahenol itu, ia memakai BH yang berukuran mungkin sekitar 34 atau lebih, karena memang payudaranya sangat menonjol, apalagi saat kerja ia hanya mengenakan kaus ketat dan memakai celana gunung hanya pada bagian atasnya saja, mungkin karena panas sehingga bagian bawahnya tidak dipakainya saat bekerja,

meskipun saat berdiri hanya sampai lutut, tetapi saat berjongkok atau duduk bersila, pahanya yang putih mulus itu sangat terlihat jelas dan saat berkeringat, BH-nya terlihat jelas karena tercetak terkena keringat. Aku jelas sangat tergoda dan bernafsu, apalagi di desaku jarang melihat cewek putih secantik dia....diklik foto bugilnya...

Suatu ketika, saat mereka sedang bekerja keras, entah mengapa Windy minta diantarkan temannya ke tempat tinggalnya yang berjarak sekitar 200 m dari tempat kerjanya, aku langsung mengikutinya karena hanya gadis itulah yang aku sukai tubuh seksinya.

Sesampai di rumah mereka, Silvi teman Windi yang mengantarkannya, diminta Windi untuk segera kembali ke teman-temannya untuk membantu pekerjaan yang sedang mereka kerjakan agar cepat selesai. Mungkin karena kelelahan, ia langsung pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan diri.

Karena rumah yang ditempatinya bukan termasuk rumah orang kaya maka kamar mandinya pun juga sederhana sekali, pintunya saja hanya terbuat dari seng yang tidak bisa tertutup rapat, bagian bawahnya terbuka sekitar 5 cm, dan bagian kanan atau kiri pintu juga mudah diintip.

Aku sudah hafal dengan bentuk kamar mandi ini karena aku sering mengintip diam-diam dua anak Pak Kadus yang masih SMP dan SMU saat mereka mandi. Meskipun mereka berwajah manis tetapi masih kalah putih dan seksi dibandingkan si Windi.

Aku masuk lewat halaman belakang karena kamar mandinya juga terletak di halaman belakang. Mungkin karena sudah merasa aman setelah pintu depan ditutup dan dikunci rapat, ia mandi dengan santai sambil menyanyi-nyanyi lagu pop Britney Spears kesukaannya.

Saat aku mulai mengintip, ia sedang berjongkok untuk kencing sehingga aku mulai khawatir kalau-kalau ia melihatku sebab ia berjongkok menghadap pintu depan kamar mandi sedangkan aku mengintipnya dari bawah pintu. Tetapi untungnya ia hanya melihat ke bawah lantai.

Saat ia kencing itulah aku merasa terangsang. Vaginanya terlihat jelas karena terbuka lebar dengan bulu-bulunya yang keriting dan lebat, dan yang paling kusukai dari dia tentunya adalah karena ia masih perawan. Aku jadi ingin merasakan bagaimana rasanya vagina cewek yang masih perawan karena selama ini aku hanya berpacaran dan berhubungan intim dengan wanita yang sudah tidak perawan dan tidak secantik dia...diklik foto bugilnya...

Setelah ia selesai mandi, aku ingin segera keluar dari rumah itu, tapi karena hari itu hujan, aku terpeleset saat memanjat tembok dan menyenggol pot tanaman hingga ia langsung keluar dari kamar mandi dengan hanya menutup handuk untuk melihat suara apa itu dan langsung memergokiku.

“Loh Mas, kok disini, lagi ngapain kamu Mas?”.
“Eh.. Emm.. Aku ee.. Lagi manjat tembok tapi kepeleset”, ujarku beralasan.

Karena sudah tak tahan melihat tubuhnya yang putih mulus dan wangi itu aku mendekatinya dan tanpa basa-basi langsung kusekap mulutnya. Dengan mudah aku dapat meringkusnya dengan mengikat tangannya karena di tempat itu terdapat banyak tali-tali tambang, dan kuseret dia ke dalam kamar tidur entah milik siapa. Di situ aku buka ikatannya dan langsung kurebut handuknya sehingga ia telanjang bulat.

“Jangan Mas, jangan, kita kan tetangga”, ia hanya dapat menangis dan memohon-mohon saat aku melepaskan semua bajuku.

“Emang gue pikirin, aku dah nggak tahan ngeliat tubuh seksi lu!!”, bentakku.

CERITA SEKS HOYA

Pistolku yang berukuran 18 cm ini langsung tegak menodong ke arahnya. Aku langsung menubruk dia. Karena ia melakukan perlawanan terpaksa aku menampar dan sedikit mencekiknya, karena hanya dengan cara inilah ia akhirnya dapat lemas dan menyerah tanpa membuat lecet kulit putih mulusnya. Aku mulai menciumi bibir tipisnya dan menjilati wajahnya sambil meremas-remas payudara dan memelintir putingnya, lalu aku melumat payudara dan menggigiti putingnya.

“Aah.. Aah sakit Mas!”, rintihnya lalu aku mulai meletakan penisku di atas vaginanya.
“Jangan digituin Mas, ampun Mas”, ia memohon sambil mengeluarkan air matanya.
“Santai aja Mbak, enak kok”

“Jangan Mas, jangan.. Aacchh.. Aacch.. Uucch sakit.. Ooch!!”, ia menjerit kesakitan saat aku berusaha keras memasukkan penisku ke dalam vaginanya yang masih tertutup rapat.

Lalu kubalik posisi tubuhnya sehingga ia berlutut dan kutampar-tampar pantatnya hingga memerah, sambil kujilat-jilat pantat mulusnya.CERITA HOT

“Wow, pantat Mbak indah juga ya, bulet tapi juga sekal banget”

Saat hampir kumasukkan penisku ke duburnya tiba-tiba pintu terbuka dan ada orang masuk. Windi tahu bahwa itu pasti temannya sehingga ia langsung berterika meminta tolong. Orang itu mendengar teriakan Windi lalu langsung menuju kamar ini hingga ia terkejut bukan main begitu juga denganku.

“Hey, sedang apa kau?”
“Eh.. Mm anu aku..” aku bingung menjawabnya.

Windi sempat lega melihat salah seorang temannya datang. Teman pria Windi itu sempat ingin marah ketika Windi akan kusodomi. Tetapi ketika ia melihat kemolekan tubuh Windi, ia jadi terdiam sesaat. Mungkin ia juga terangsang, karena saat aku melihat bibirnya ia mengucapkan kata “Wow” dengan lirih secara tidak sengaja. Tanpa disangka ia lalu malah memberi suatu penawaran kepadaku.

“Kalo lu ngasih aku bagian dari tubuh sexy ini, aku nggak bakalan ngomong ama tetangga sebelah, OK?”diklik foto bugilnya...

“Oh boleh saja, kita nikmati bareng-bareng aja.” tentu saja aku setuju dari pada dikeroyok masa.

Dia langsung membuka bajunya yang sudah basah terkena hujan.

“Loh, Rob kamu ini gimana sih, aku ini temanmu” Windi merasa kecewa ketika ia melihat temannya itu sedang mengeluarkan batang kejantanannya dari CD-nya.

“Iya aku juga tau lu ini temanku, tapi kan cuman teman KKN aja dan selama ini aku selalu terangsang ngeliat tubuh lu saat ngintip lu mandi, he.. he.. he”, ujarnya.

Aku langsung melanjutkan kegiatanku tadi. Saat Windi masih berdebat dengan temannya, langsung saja kumasukkan penis 18,5 cm-ku ini ke lubang duburnya.

“Robi, kamu ini kurang aj.. Aacchh.. Aach.. Oocch!!” ia menjerit kesakitan.
“Ooch.. Aacch.. Yes wauw biar seret tapi enak tenan Win duburmu!!”, ujarku.

Temannya pun tak tinggal diam, ia langsung menyodorkan batang kemaluannya ke wajah Windi.

“Nah Win entot nih kontolku, ha.. ha.. ha!!”, ia memaksa membuka mulut Windi dengan menjambaknya.

“Please Rob, please.. mmph.. mmphh!”.

Windi merasakan siksaan sampai hampir muntah, karena memang ia belum pernah mengulum penis seseorang. Kugenjot-genjot penisku, karena aku senang jika melihat payudaranya bergoyang-goyang.

“Aach.. Oocchh.. Yes!!”....diklik foto bugilnya...

CERITA SEKS HOYA

Akhirnya kusemprotkan cairan spermaku ke lubang duburnya. Si Robi pun ikut menyemburkan cairan kentalnya ke mulut Windi dan memaksanya untuk menelan semuanya dan menjilati sisa-sisa sperma yang masih menempel di penisnya.

Lalu kami beristirahat sebentar sambil merokok dan menonton film porno di ruang tengah. Lalu temannya yang ternyata bernama Robi itu mampir ke warung sebelah untuk membeli vitamin penambah tenaga dan obat kuat. Setelah 30 menit, hari masih hujan lebat sehingga teman-temannya yang lain kemungkinan masih akan lama pulangnya.

Kami pun meneruskan memperkosa Windi. Ia mengira penderitaanya sudah berakhir karena saat aku menghampirinya, ia sudah memakai CD-nya kembali. Ia pun terkejut saat aku menghampirinya sehingga ia melakukan sedikit pemberontakan tapi tidak berhasil lalu langsung kutampar hingga jatuh dan Robi melepaskan kembali CD-nya.

“Tolong sudahi saja Rob, aku sudah cape”, mohonnya.
“Hey aku kan belum nyoba vagina lu tau!”

Robi berbaring telentang di kasur dan mengangkat tubuh Windi dengan posisi tengkurap menghadap dirinya, dan langsung menghujamkan penisnya ke vaginanya.


Tanpa kutunggu-tunggu, aku langsung ikut menunggangi tubuh Windi dan memasukan penisku ke vaginanya sehingga penisku dengan penis Robi bergesekan dalam satu vagina hingga lapisan klitoris Windi menjadi lecet.

“Aacchh.. Aacch.. Uucch.. Sstt aduuh sakit banget, toloong!!”

Setelah sekitar 25 menit, Robi menyemprotkan spermanya dulu lalu mencabutnya, dan tubuh Windi kubalikkan telentang. Lima menit kemudian ganti aku yang menyemprotkan cairan hangat dan kentalku. Aku pun lemas dan menindih tubuh seksinya tapi tidak langsung mencabut penisku dari vaginanya. Windi pun juga sudah sangat lemas tidak berdaya.

Karena hujan sudah mulai agak reda, Robi langsung mengeluarkan HP-nya dan memfoto bagian-bagian vital tubuh telanjang Windi untuk mengancam Windi agar tidak membuka mulut kepada siapapun. Lalu kami memakaikan bajunya. Saat kemudian 2 orang lagi temannya datang, kami terlihat sedang menonton TV bersama.

Meskipun wajah Windi terlihat sedih, mereka tidak mengetahui dan tidak mempedulikannya karena memang hubungan mereka belum begitu akrab sebab mereka semua berbeda jurusan apalagi baru saling kenal beberapa hari. Tetapi beberapa hari kemudian, Windi akhirnya mengaku kepada keluarganya bahwa ia telah diperkosa oleh saya dan temannya saat KKN, sehingga kami pun ditangkap oleh polisi dan dipenjara.Cerita Mesum

Setelah kejadian itu, warga desa saya menjadi trauma karena takut kejadian itu akan terulang lagi dan itu telah memperburuk nama desaku. Sejak saat itu jika ada KKN lagi, penduduk desa saya meminta para anggota KKN khususnya cewek harus berpakaian sopan dan tidak merangsang, karena pemuda di desaku memang jarang keluar desa.

sehingga agak mudah terangsang jika melihat cewek cantik dengan pakaian yang sedikit menggoda...dibaca selanjutnya

Thursday, March 29, 2018

Cerita Dewasa - Tante Aisyah Meronta Kenikmatan

Tante Aisyah Meronta Kenikmatan

Cerita Dewasa - Masa Smu adalah masa masa yang memang asyk dimana hubungan cintaku yang terjadi 3 tahun di SMA dan 3 kali pula aku berpacaran, pertama saat kelas 1 aku berpacaran dengan salah satu cewek populer di sekolahku hubungan kami singkat hanya bertahan 2 bulan.

CERITA SEKS HOYA

Saat di kelas 2 aku berpacaran dengan cewek manis hampir satu tahun aku bersama cewek ke duaku, karena sebab yang lain jadi kita putus saat naik ke kelas 3 selang beberapa minggu saat kita putus dan hubungan yang kali ini agak terasa aneh dan tak terduga di mana awal cerita aku sendirian dirumah sedang duduk di depan tv.

 Tapi lama kelamaan aku merasa bosan. Aku memutuskan untuk keluar sebentar mencari rokok, mumpung kedua orang tuaku sedang tidak dirumah, dan aku bisa bebas merokok. Dan aku pun keluar dengan sepeda motorku.

Dasar sial warung rokok dekat rumahku tutup semua, dan langit mulai tertutup mendung. Aku ragu sejenak, bingung apakah terus mencari warung yang buka atau pulang saja, tapi setahuku di dekat jalan raya sana ada warung yang buka.

Aku memutuskan tetep mencari rokok ke warung di depan sana. Dan memang akhirnya aku bisa mendapatkan rokok di warung itu. Gerimis mulai turun. Ketika aku sedang tergesa-gesa menyalakan mesin motorku, kulihat seseorang yang kukenal.

“Hei, Bu Mona!” aku memanggil wanita itu. Ia menoleh dan tersenyum sambil menghampiriku.

“Hei Jo! Lagi apa kamu? Beli rokok ya?” tanya wanita itu.

“He.. He.. Ibu tahu aja!” “Sudah Ibu bilang, jangan kebanyakan merokok!” kata Bu Mona,”Nggak baik untuk kesehatan.”

Aku cuman cengar-cengir. Bu Mona adalah guru privat adikku yang masih kelas 6 SD. Seminggu dua kali Bu Mona ke rumahku untuk memberi les untuk adikku. Dan Bu Mona sudah jadi guru les adikku sejak 3 bulan yang lalu.

“Ibu mau ke rumah kan? Bareng yuk, keburu hujan.”S

ejak pertama kali bertemu Bu Mona, diam-diam aku mengaguminya. Ia cantik dan anggun, juga baik hati, cerdas dan ramah. Aku paling suka melihat Bu Mona saat ia menerangkan pelajaran untuk adikku...diklik foto bugilnya

Lama-lama rasa kagum itu berubah menjadi cinta, tetapi tetap saja aku tak pernah berani mengatakannya. Ya, jangan kaget, pacar ketigaku-ya-Bu Mona itu. Aku tak peduli beda usia yang cukup jauh (waktu itu Bu Mona berusia 28 tahun, dan aku 18 tahun), aku tetap mencintainya. Hujan semakin deras, dan ketika kami tiba di rumahku, kami benar-benar basah.

“Masuk, Bu. Biar kuambilkan handuk”Dan aku baru tersadar, kalau Bu Mona tampak lebih cantik saat rambutnya basah. Di balik pakaiannya yang basah sekilas tampak lekuk liku tubuh seksinya, membuatku membayangkan hal yang bukan-bukan.

Kami duduk di sofa ruang tengah, mengobrol sambil minum teh hangat.

“Bukannya jadwal lesnya masih 1 jam lagi Bu?” tanyaku.

“Iya sih. Ibu habis dari rumah teman Ibu dekat sini, daripada mondar-mandir, sekalian saja ke sini. Lagipula tadi sudah gerimis.” Kami mengobrol cukup lama.

“Sini Bu, cangkirnya biar diisi lagi.” Aku menawarkan.

“Eh, terima kasih!” Aku menerima cangkir yang diulurkan Bu Mona dan beranjak ke dapur.Saat aku membuatkan teh hangat, pikiran-pikiran kotor yang tadi sempat tertahan kembali muncul.

Aku membayangkan seandainya Bu Mona tak mengenakan apa-apa di tubuhnya yang seksi itu. Dan semakin kubayangkan gairahku semakin menjadi-jadi.

“Ini, Bu!” Aku menaruh cangkir teh di atas meja. Bu Mona tersenyum, “Terima kasih!” Aku masih berdiri di samping Bu Mona.

Dan kulihat ia sedikit bingung, “Ada apa, Jo?” Aku tak tahu kenapa aku bisa begitu nekat waktu itu. Dalam sekejab aku sudah memeluk Bu Mona. Bu Mona sangat terkejut dan berusaha melepaskan pelukanku.

Tapi tenagaku lebih kuat. Kudorong tubuh Bu Mona hingga rebah di atas sofa. “Jo, apa-apaan kamu?” Bu Mona berontak atas perlakuanku. Namun perlukanku semakin erat.

Aku berbisik pelan, “Aku mencintaimu, Bu!” dan kulihat Bu Mona semakin terkejut. Ia diam terpaku untuk sesaat. Aku memanfaatkan waktu sesaat itu untuk merenggut lepas kancing-kancing kemejanya.

“Aku menginginkanmu, Bu!”Kulihat payudara Bu Mona yang bulat berisi di balik bra putihnya. Bu Mona hanya memandangku seakan tak percaya apa yang baru saja terjadi. Ia sudah tak lagi meronta, sepertinya sudah pasrah akan apa yang akan terjadi.

Pelan-pelan kuturunkan roknya, lalu kulepaskan bra putih itu. Di depanku kini tampak jelas payudara Bu Mona yang sungguh indah, pinggang ramping, pinggul seksi, dan kaki-kaki jenjangnya. Tubuh Bu Mona kini hanya tertutupi oleh celana dalam putih.

Tanpa menunggu aku mulai mencumbui tubuh seksi Bu Mona. Mula-mula dari payudaranya. Kumainkan lidahku, kuciumi dengan penuh nafsu, sesekali lidahku memainkan putingnya yang menantang. Kurasakan tubuh Bu Mona tergetar pelan, dan ia mulai mendesah pelan.

Kulanjutkan cumbuanku turun ke arah perut, dan semaki ke bawah. Kulepaskan penutup terakhir tubuhnya. Saat itu kudengar suara Bu Mona memohon pelan.

“Ja.. Jangan, Jo!” Tapi aku tak peduli, aku mulai mencumbu sela-sela paha itu. Harumnya liang kewanitaan Bu Mona membuatku semakin bergairah. Kepalaku kusisipkan di antara kedua paha Bu Mona, dan mulai mencumbu liang kewanitaan yang ditumbuhi bulu-bulu halus.

CERITA SEKS HOYA

Kumainkan lidahku di sana, kadang bibirku memainkan klitorisnya hingga tubuh Bu Mona bergetar, dan desahan-desahan pelan terdengar dari bibir Bu Mona saat jariku menyusup ke dalam vaginanya.

“Mmmh, ya!Oh.. Ya, enak.. Oh.. Oh!” Lidah nakalku terus menari-nari di sana, menyalurkan kenikmatan yang mulai membius kesadaran Bu Mona. Sekarang Bu Mona mulai hanyut dalam permainan cumbuanku, desahan dan erangannya mengimbangi tarian lidahku pada klitorisnya.

Kedua pahanya menjepit kepalaku. “Yaa.. Ya!Oh.. Oh, ya sayang.. Teruskan.. Oh.. Oh!” Tak lama kemudian kurasakan getaran hebat tubuh Bu Mona. Erangannya pun terdengar semakin keras,

“AH.. Ya, ya.. Oh sayang.. Aku.. Aku keluar.. Oh ya.. Ooohh!” Bu Mona menggelinjang hibat dan liang kewanitaannya mulai dibanjiri cairan vaginanya, membuat vagina Bu Mona semakin becek. Aku menyapukan lidahku, menjilati cairan itu...CERITA DEWASA

Aku melihat wajah cantik Bu Mona, kini bersemu merah, matanya terpejam, nafasnya terengah-engah, bibirnya mengeluarkan desahan-desahan pelan. Keringat membasahi tubuhnya. Bu Mona membuka matanya, lalu memandangaku.

Masih belum hilang rasa ingin tahu dalam pandangan itu, seakan bertanya ‘Mengapa kamu melakukan ini pada ibu?’ tetapi bibirnya tetap terkatup. Kusambut bibir Bu Mona dengan bibirku. Selama beberapa saat kami berpagutan.

Dan kurasakan Bu Mona mulai membalas ciumanku. Aku mulai melepaskan semua pakaianku. Kini kami berdua sudah tak mengenakan apa-apa lagi. Senjataku sudah tegang sejak tadi, seperti sebuah rudal yang siap ditembakkan.

Ukurannya memang tidak seperti milik bintang film porno yang sering kulihat, tapi cukup besar juga. Bu Mona memandangku dengan tatapan ragu bercampur takut.“Maaf, Bu!” kataku pelan. Kutuntun penisku ke lubang vagina Bu Mona.

Kurasakan Bu Mona sedikit menolak saat kepala penisku menyentuh klitorisnya.

“Ja.. Jangan, Jo! Ja.. Jangan dimasukkan, nan.. Nanti..”

“Ibu nggak usah khawatir, Jo tanggung jawab,” kataku,

“Jo mencintai Ibu!”

“Ta.. Tapi Jo..” Belum selesai Bu Mona bicara, aku sudah menusukkan senjataku hingga masuk setengahnya.

“Ah.. Jo!” Bu Mona mulai meronta. “Tenang Bu!” kupegangi kedua tangannya. Kurasakan lubang vagina Bu Mona yang masih sempit itu menjepit penisku dan meremas-remasnya. Aku bertanya-tanya, apa Bu Mona masih perawan.

Kudorong penisku hingga menyusup lebih jauh. Bu Mona merintih, “Sa.. Sakit Jo..” “Iya.. Iya Bu! Jo pelan-pelan masukinnya.”

Mungkin Bu Mona nemang masih perawan, pikirku. Kulihat titik-titik air mata mulai basahi matanya, dan ada sebagian yang jatuh ke pipinya.

“Jo.. Hentikan! Ja.. Jangan diteruskan!” desah Bu Mona. Kepalang tanggung, pikirku. Dan kulesakkan penisku hingga masuk seluruhnya, sampai-sampai Bu Mona menjerit.

“Ah.. Jo, sakit Jo!”

“Tak apa-apa, Bu. Cuman sebentar sakitnya.”

Kudiamkan penisku di dalam vagina Bu Mona selama beberapa saat, kurasakan pijatan lembut dinding vagina pada penisku.

Terasa nikmat sekali. Lalu aku mulai menggerakkan pinggulku maju mundur, mengocokkan penisku di dalam vagina Bu Mona. Bu Mona mengerang, pada awalnya tedengar rintihan kesakitan, namun lambat laun berganti desahan kenikmatan.

“Ya.. Ya, Oh ya sayang!”Peluh membanjiri tubuh Bu Mona, matanya terpejam seakan-akan menjemput kenikmatan yang datang bertubi-tubi. Desahannya mengiringi gerakan pinggulku.

“Oh, ya.. Oh.. Ouh. Terus sayang! Enak, ja.. Jangan berhenti, oh..” Aku terus memompa penisku keluar masuk, menggesek dindinjg vagina yang basah itu. Kulihat tangan Bu Mona meremas-remas payudaranya sendiri. Kenikmatan sudah menjalari seluruh tibuhnya.

Desahan dan erangan terus menggema di ruangan itu, berbaur dengan deru suara hujan di luar.Tak lama kemudian kulihat Bu Mona menggelinjang hebat, dan dari bibirnya terdengar erangan panjang menendakan ia telah mencapai klimaks...CERITA HOT

Kurasakan cairan hangat basahi penisku di dalam vaginanya. “Oh, oh.. Ya.. Ooohh, sayang! Aku keluar, oh.. Oh..!” Dan tanpa sadar tangannya meraihkui dan memelukku erat sambil terus mengerang merasakan kenikmatan puncak yang menguasai tubuhnya.

“Oh.. Oh, ya ough!” Nafasnya tersengal-sengal. “Ya, nikmat sekali, oh..!”Akupun merasa sudah hampir mencapai klimaks, maka kupercepat gerakan pinggulku. Dan sepertinya gerakanku memacu kembali gairah Bu Luna. Kurasakan pinggul seksi Bu Mona mengimbangi gerakan pinggulku.

“Oh.. Ya.. Oh, lagi sayang.. Oh!” desah Bu Mona,”Lebih cepat lagi.. Oh.. Oh!!” Dan tak lama kemudian kurasakan penisku berdenyut-denyut.

“A.. Aku hampir keluar Bu!” kataku,”Keluarin di mana?”

CERITA SEKS HOYA

“Oh.. Keluarin saja.. Di dalam.. Nggak apa-apa..” Dan seketika itu juga aku mencapai puncak, penisku memuntahkan banyak cairan mani ke dalam vagina Bu Mona, memenuhi rongga kewanitaannya.

“Ough.. Bu! Aku keluar, Bu! Oh nikmat sekali, oh..!” Bu Mona menggelinjang lagi, ia mencapai klimaks lagi sesaat setelah aku orgasme.

“Ya.. Oh, ya sayang.. Aku juga keluar.. Oh.. Oh..”Tubuh kami bersimbah peluh, aku merasakan sangat lelah. Tubuhku kurebahkan di sofa di samping tubuh Bu Mona. Nafas kami tersengal-sengal. Kulihat wajah Bu Mona yang bersemu merah tampak cantik, ia tersenyum.

“Kau.. Kau nakal Jo!” katanya pelan,

”Tapi aku senang.”

“I.. Ibu tidak marah?” Bu Mona mencium bibirku.

“Aku memang marah pada mulanya, tapi-sudahlah-semuanya sudah terjadi,” katanya, “Kau hebat!”Hujan masih turun dengan derasnya.

Adikku menelpon, katanya ia belum bisa pulang karena hujan belum reda. Dan aku menghabiskan sore itu berdua bersama Bu Mona. Kami masih sempat bermain cinta sekali lagi sebelum kedua orangtua dan adikku pulang.

Sejak saat itu aku merasa hubunganku dengan Bu Mona semakin dekat, selayaknya sepasang kekasih. Bu Mona menjadi lebih ramah padaku. Kadang kalau ada waktu senggang, aku main ke rumah Bu Mona, atau jika rumahku sepi,

Aku mengundang Bu Mona ke rumahku, dan kami bisa menghabiskan sore dengan bermain cinta. Hubungan kami bertahan selama 6 bulan, dan berakhir saat aku lulus SMU dan harus melanjutkan ke perguruan tinggi di kota lain...dibaca selanjutnya

Cerita Dewasa - ML Dengan Pacarku Yang Beda Keyakinan

ML Dengan Pacarku Yang Beda Keyakinan

Cerita Dewasa - Budi... aku ingin berbagi cerita mengenai pengalaman nyata Seksku, Ini terjadi ketika aku masih duduk di bangku sekolah SMA kelas dua di sebuah sekolah islam di kotaku.. aku mempunyai pacar seorang cewek chinese.

CERITA SEKS HOYA

Sebut saja dia Fitri (samaran).. Fitri 2 thn lebih muda dariku dan dia masih duduk dibangku sekolah kelas dua smp di salah satu sekolah kristen.. yup, aku dan Fitri beda agama.. Fitri dulunya adik kelasku saat masih duduk dibangku sd, jadinya kami sudah saling kenal dan akrab, hingga berhubungan sebagai pacar….diklik foto bugilnya

Fitri orangnya cantik, imut.. rambutnya hitam lurus sebahu. Kulitnya putih bersih layaknya cewek chinese umumnya,, dadanya biasa aja, tidak terlalu besar.. tapi bentuknya cukup indah. Dia anak pertama dari dua bersaudara, adiknya cewek juga..

Fitri bisa di bilang anak yang kesepian, alias jarang diperhatikan oleh kedua ortu nya. Papa nya bekerja di kantor gubernur dan mamanya seorang dokter gigi… kedua ortu nya sering sekali keluar kota dan jarang di rumah. Singkatnya Fitri adalah cewek chinese kaya, yang punya rumah megah dan mewah, namun kurang perhatian oleh kedua ortu nya.

Pada suatu hari, malam minggu, ak hendak menjemput Fitri untuk jalan keluar seperti malam minggu biasanya.. seperti biasa, ak menelponya jika sudah berada di depan rumahnya.. setelah dia membukan pintu rumahnya, ak pun di persilahkan masuk oleh Fitri…

“ Yusuf, ak mandi dulu ya,, kamu nunggu di kamarku aja..” kata Fitri.

“Oh.. oke deh beb..” jawabku

Ak pun masuk ke kamar Fitri di lantai dua, ku lihat banyak sekali koleksi komiknya, sementara Fitri bersiap untuk mandi di kamar kamdi yang ada di dalam kamarnya.. disaat Fitri mandi,, ak sibuk membaca komik-komiknya.. 15 menit kemudian Fitri pun keluar dari kamar mandi…

“Seger deh habis mandi…” kata Fitri

“Cepet banget mandinya Beb..?” jawabku sambil menoleh untuk melihat Fitri yang keluar dari kamar mandi….

Tapi saat ak menoleh ke arah pintu kamar mandi, betapa terkejutnya ak, si Fitri hanya melilitkan handuknya di atas bahunya sambil mengeringkan rambutnya.. tentunya ak mau tidak mau melihat tubuhnya yang tak tertutup oleh handuk.. walaupun cuma sepintas, ak mengaku terangsang karena karena melihat tubuh Fitri yang putih mulus dan imut itu…

“Lohh, Beb… kamu ngapain sih… cepet tutup tubuhmu pakai handuk!!” suruhku sambil menutup mataku dangan tanganku, ak hanya takut kalau setelah kejadian ini, keadaan tambah memburuk…
Ak tambah terkejut setelah Fitri bilang,

“Aduuhhh, santai aja lagi, Beb…..” sambil meneruskan mengeringkan rambutnya…

Sejak kejadian itu, ak jadi agak takut untuk datang kerumahnya lagi… tapi ak mencoba untuk menahan nafsuku setelah pertama kalinya melihat tubuh Fitri….

Sabtu malam berikutnya, aku kembali menjemput Fitri di rumahnya.. Lagi-lagi ortu Fitri pergi keluar kota.. Aku disuruh Fitri untuk menunggu dia di dalam kamarnya.. Seketika aku jantungku berdebar menjadi cepat.

“Beb, bisa kita ngomong sebentar?” kata si Fitri.

“Mau ngomong apa sih beb?” jawabku penasaran.

“Sebenarnya kamu tuh sayang aku nggak sih?” tanya Fitri.

“Jelas sayang lah beb, kok tanya gitu emengnya kenapa?” balasku penuh keheranan.

“Kalau sayang kenapa setiap aku menggodamu kamu selalu menghindar?” tanya Fitri dengan wajah cemberut bercampur kesal.

“Ak cuma takut nanti kalau terjadi hal yang aneh-aneh…” jawabku pura-pura, padahal sebenarnya aku juga sedikit bernafsu...diklik foto bugilnya

“Kamu takut ya karena kita beda keyakinan?” tanya Fitri dengan suara lembut.

Belum sampai ak menjawab pertanyaanya, tiba-tiba Fitri mencium bibirku. Cumannya jauh lebih ganas dari yang biasa kami lakukan.. gairahku pun mulai bangkit.. lidah kami saling beradu dengan ganas dan bisa kurasakan betapa basahnya bibir kami.. Fitri kemudian mendorong tubuhku keranjang, hingga ak dalam posisi terlentang di atas ranjang…

“Boleh kan Beb ak cuma pengen kamu ngerti ak aja, kita udah hampir dua tahun pacaran, ak cuma pengen bukti cinta kamu aja” tanya Fitri dengan wajah melas…

“Kamu yakin mau melakukan ini..?” tanyaku agak ragu.

“Ak yakin Beb.. emangnya kenapa kalau terjadi sesuatu, ak sudah siap kok..” jawab Fitri Mantap.

“Kamu masih smp Beb..”

“Nggak apa-apa.. Fitri juga penasaran gimana rasanya”

Tanpa basa basi lagi ak langsung melepas tangtop yang di pakai Fitri.. kini terpampanglah dada yang putih, mulus, halus, dan imut itu.. ku hirup aroma tubuh Fitri yang eksotis.. kurebahkan tubuh Fitri ke ranjang dan mulai menjilati toket mulusnya… kuhisap puting susunya yang berwarna pink dan imut itu… hingga Fitri terus mendesah nikmat dengan nafas yang terputus-putus…

CERITA SEKS HOYA

Setelah ak puas menjilati seluruh tubuh atasnya, segera kulepas celana Fitri beserta CD nya yang agak basah karena cairan kenikmatannya.. tampaklah tubuh Fitri yang mulus tanpa selembar kain pun menutupinya.. vaginanya terlihat putih mulus tanpa bulu sedikitpun.. perlahan kubuka bibir vaginanya,, merah merekah...diklik foto bugilnya

Pertama kalinya ak melihat vagina seorang gadis smp, begitu mulus dan imut… kujilati dan kuhisap lembut vagina Fitri.. namun, baru ku sentuh klitnya dengan lidahku, Fitri sudah mendesah mengerang tak beraturan… Ak tak memperdulikannya ak terus menjilati dan menghisap vagina Fitri dengan sesakali menusuk-nusuk vaginanya dengan jari tengahku… Fitri tak tahan dengan rasanya, sehingga sesekali Fitri menahan kepalaku agar tak terlalu bernafsu…

Setelah puas memainkan tubuh Fitri dengan lidahku, Fitri pun serentak membaringkanku, dilepaskan celanaku dan terlihatlah batang penisku yang tegang mengeras dan agak basah itu, di jilatinya batang penisku dengan lembut.. bisa kurasakan dia sedikit takut tapi berusaha demi ak…

Dimasukkannya batang penisku yang berukuran 14cm itu kedalam mulutnya.. ini baru pertama kalinya merasakan batang penisku berada di mulut cewek.. begitu hangat dan sangat menggairahkan.. Akui Fitri benar-benar berusaha demi ak.. batang penisku sesekali menyentuh tenggorkakan Fitri karena mulut Fitri kecil dan imut… setelah agak lama ak di sepong, akhirnya ak orgasme..

“Euummmmhhh…” desah Fitri.

Secara refleks ak menahan kepala Fitri agar tak melepaskan sepongannya ketika ak orgasme, tanpa sengaja ak pun orgasme di dalam mulut Fitri.. Bisa kurasakan pejuhku menyembur deras kedalam tenggorokakkan Fitri…

“Uummhhh.. hukk.. uhukkk” Fitri tersedak-sedak karena menelan begitu banyak pejuhku…

Kulihat wajah Fitri yang seperti kesakitan… ku cabut batang penisku dari dalam mulutnya yang kini basah karena pejuhku.. bisa kulihat wajah Fitri kini diliputi dengan penuh kecemasan dan ketakutan…

“Mma.. maaf ya Beb.. ak nggak sengaja neymburin pejuhku ke dalam mulutmu” maafku ke Fitri denga n sedikit menyesal.

Namun, Fitri langsung memelukku, bisa kurasakan dada imutnya itu menempel di tubuhku, Fitri berkata,

“Nggak apa-apa Beb.. ak juga udah siap kok, kan ak yang minta.. kita lanjutin yah…” jawabnya dengan wajah sedikit ketakutan….

“Iya Beb, ak juga udah siap dengan apa yang akan terjadi nanti, ak siap menanggungnya” jawabku tegas agar ketakutan diwajah Fitri segera hilang…

Setelah itu kurebahkan tubuh Fitri dengan perlahan.. batang penisku yang tadi agak loyo karena orgasme, dengan cepatnya kembali tegang mengeras lagi saat ingin kumasukkan ke dalam lubang vagina Fitri.. Ak sedikit takut karena ini pertama kalinya ak berhubungan intim, begitu pula dengan Fitri…

Ditambah lagi, ak tak mengenakan kondom… ketakutan mulai melandaku di saat ak sudah ingin memasukkan batang penisku ke dalam vaginanya.. namun ak sudah tak bisa kembali… Dengan perlahan kumasukkan batang penisku yang beridameter 4,5cm itu ke dalam vagina sempit Fitri yang masih perawan… biasa kurasakan betapa rapatnya vagina Fitri, belum setengah batang penisku kumasukkan, Fitri sudah merintih kesakitan…

“Aarrgghhh… Yusuf.. ssa…kiitttt…” rintih Fitri yang wajahnya benar-benar merasa kesakitan…

Ak mulai memasukkan batang penisku lebih dalam ke lubang vagina Fitri… sudah bisa kurasakan ada sesuatu yang keluar perlahan dari vagina Fitri… darah perawannya… kini ak sudah yakin dan mantab, keperawaan Fitri ak lah yang merenggutnya… setelah yakin, ak mulai mengocokkan batang penisku maju mundur.. Fitri semakin merintih tak beraturan, namun dengan bibir tertutup agar suaranya tak terdengar oleh adik dan pembantunya di lantai bawah…

“Eemmhh ssshhhh.. emmmhhh…” desis Fitri sesekali membuka mulutnya….

Aku mulai mempercepat kocokanku.. sementara Fitri terus mendesis,, tubuhnya sesekali menggelinjang karena merasda nikmat.. sudah bisa kulihat kini Fitri mengeluarkan air mata, namun sambil merasa nikmat…

Kami berdua bisa mendengar suara penisku dan vagina Fitri beradu begitu lincah, terdengar percikan-percikan dari dalam vagina Fitri… ‘clekk.. clekk.. clekkk…’

“Ohh.. ohh.. hahhh Yusufa…” sesekali Fitri mendesah sambil menyebut namaku…

Aku sudah mulai merasa akan meraih orgasme.. sesekali kuperlambat kocokkan penisku agar lebih lama orgasme.. bunyi hentakkkan penisku pun semakin keras ketika ak mulai mempercepat kocokkannya lagi… ‘Clakk.. clakk.. clakkk…’

Kukocokkkan penisku dengan lincah sambil meremas-remas toketnya yang imut itu.. tubuh Fitri kini dengan peluh.. bisa kurasakan dia mulai kelelahan.. tidak sampai di situ..

Kuangkat tubuh Fitri menempel ke tubuhku yang berposisi duduk.. Fitri memelukku erat sambil melonjak-lonjak kecil menginginkan hentakan penisku di vagina basahnya itu.. sesekali kami berciuman.. desahan Fitri yang hangat terus menghembus wajah dan leherku…

“Huhh.. ohhhh.. ohhh… huuhhh..” desah Fitri nikmat dan kelelahan.

Lalu Fitri membaringkanku, dan dia pun mulai melonjak-lonjak kecil di atas penisku.. Fitri benar-benar sudah sangat bergairah sekaligus merasa lelah… kadang-kadang kaki Fitri bergetar karena tak kuat lagi melonjak-lonjak di atas penisku… segera kubaringkan tubuh Fitri kembali, ak mulai mempercepat kocokkan batang penisku.. Fitri semakin merintih-rintih.

“Aaarrgggg aahhh.. ohhhhh… Duu.. Suf..” rintihan Fitri saat meraih orgasme…

Bisa kurasakan kini vaginanya begitu basah oleh cairan kenikmatanya.. segera kupercepat lagi kocokkan penisku, kuremas-remas lagi toketnya dengan agak keras.. tak lama kemudian ak pun meraih orgasme.. dengan cepat kucabut batang penisku dari vaginanya dan kuarahkan ke dada Fitri…


Fitri lalu mengambil pejuhku sedikit demi sedikit dan dijilatinya hingga bersih.. Fitri lalu menindih tubuhku yang berbaring lemas.. bisa kurasakan Fitri juga sangat lemas.. kubiarkan Fitri tengkurap diatas tubuhku.. dipeluknya tubuhku sambil mengeluarkan desahan-desahan lelah…

Malam pun berlalu.. tanpa sadar kami tertidur dalam keadaan masih bugil.. begitu bangun, kulihat wajah Fitri yang sepertinya sudah terbangun lebih dulu dalam keadaan masih bugil.. tanpa sepatah kata pun Fitri menciumku, bisa kurasakan dibalik ciumannya, Fitri merasa sudah yakin dengan keputusannya…

CD Fitri yang dikenakan pada saat kami berhubungan intim, kini kusimpan baik-baik dengan sedikit darah perawannya yang ku oleskan di atasnya pada saat kami berhubungan intim.. membuktikkan bahwa ak lah yang merenggut keperawanan Fitri...dibaca selanjutnya