Poker Indonesia Terpercaya Agen Judi Poker Online Indonesia Poker Online Terpercaya Poker Online Indonesia Terpercaya

Pages

POKER INDONESIA TERPECAYA

SOBATPOKER Hadir dengan Hadiah JACKPOT TERBESAR dan PERTAMA di INDONESIA. Dipercaya Ribuan Pemain aktif Indonesia

IdrBola agen judi taruhan bola online terbesar terpecaya

IdrBola merupakan situs agen judi taruhan betting bola online terbesar dan terpercaya dengan sistem keamanan canggih dan kecepatan situs yang baik

Agen Judi Poker Online Indonesia

Hoyapoker merupakan agen judi poker online terbaik dan terpercaya di Indonesia dengan puluh ribuan member aktif setiap harinya

POKER ONLINE INDONESIA TERPECAYA

HoyaJackpot.com Hadir dengan Hadiah JACKPOT TERBESAR dan PERTAMA di INDONESIA. Dipercaya Ribuan Pemain aktif Indonesia

POKER ONLINE TERPECAYA|POKER ONLINE INDONESIA

Hadir untuk anda semua pecinta permainan kartu poker online yang khususnya berada di INDONESIA

Thursday, April 27, 2017

Cerita Dewasa - Anak Kampus Sedang Telanjang Bulat di Kamar

Cerita Dewasa - Anak Kampus Sedang Telanjang Bulat di Kamar


Cerita Dewasa -  Anak Kampus Sedang Telanjang Bulat Di Kamar, ml dengan teman, cerita hot di kampus, cerita bokep sekolah, main dengan kawan perempuan 2017.

 Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia
Aku memarkir mobil di depan pintu pagar rumah Regina. Rumahnya tampak sepi. Jangan-jangan ia tak ada di rumah. Aku tekan bel pintu. Tak lama kemudian pembantunya keluar.”Ada perlu apa, Non?” tanyanya.”Ng.. Gina ada, Mbak?””Ada, tunggu sebentar ya.” Sang pembantu masuk ke dalam rumah kembali.

“Kata Non Gina, Non Irene disuruh langsung masuk saja. Non Gina lagi ada di kamarnya.””Baiklah, Mbak.”Pembantu itu mengantarkan aku ke depan pintu kamar tidur Regina. Setelah pintu dibuka dari dalam aku segera masuk. Si pemilik kamar sedang duduk di atas tempat tidur seraya membaca buku. Astaga! Ia telanjang bulat. Tubuhnya yang indah itu tidak ditutupi oleh selembar benang pun.

Cerita Dewasa - Tampaklah payudaranya yang montok dan padat. Ditengah-tengahnya terdapat puting susu yang tinggi, yang dikelilingi oleh lingkaran coklat, sementara bagian kemaluannya ditumbuhi rambut-rambut tipis. Pahanya yang putih dan mulus menantang setiap lelaki untuk menjamahnya.

“Ren, duduk di sini dong. Jangan bengong saja.””Lho, kamu lagi ngapain, Gin?” tanyaku.”Rasanya hari ini aku lagi malas kuliah nih, Ren.””Kenapa?” “Nggak tahu tuh. Pokoknya lagi malas.””Tapi kamu nggak usah telanjang bulat kayak begitu dong”, kataku sambil menyodorkan kaus singlet kepadanya.

Regina bukannya menerima pemberianku, namun ia malah menyeret tanganku sehingga aku jatuh telentang di atas kasur. Tiba-tiba Regina mencium bibirku, sementara tangannya meremas-remas payudaraku yang tidak begitu besar.”Gin! Aduh, kok kamu begini sih?! Jangan ah!” kataku sambil berusaha melepaskan diri.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Akan tetapi Regina lebih kuat. Tubuhnya yang bugil menindih tubuhku. Akhirnya aku pasrah saja. Dengan perlahan-lahan Regina menanggalkan kaus oblong yang kukenakan. Ia menyelipkan tangannya ke balik mangkuk behaku lalu meremas payudaraku. Aku menggerinjal-gerinjal dibuatnya.

Kemudian ia melepaskan beha yang kupakai sehingga terbukalah payudaraku yang kencang menantang.”Ya ampun, Ren. Buah dada kamu bagus amat. Biar nggak besar, tapi kencang dan kenyal lho”, kata Regina sambil mempermainkan puting susuku dengan jari-jemarinya yang lentik sehingga membuatku kegelian.

Aku hanya tersenyum saja. Lalu ia meremas-remas payudaraku. Terasa kenyal dan ketat baginya. Aku semakin menggerinjal-gerinjal. Setelah itu mulutnya menghisap, mengulum, dan menyedot payudaraku. Lidahnya pun mempermainkan puting susuku yang mulai menegang.

Kemudian ia menghisap-hisapnya laksana seorang bayi yang kehausan air susu ibunya.Setelah puas merambah payudaraku, Regina membuka celana panjangku. Tangannya meraba pahaku yang mulus. Lalu ia menurunkan celana dalamku, sehingga kami berdua bugil bagai dua orang bayi yang baru saja dilahirkan.

Kemudian ia menyuruhku duduk. Ia menyodorkan payudaranya ke mulutku dan aku menerimanya. Aku lumat payudara yang kenyal itu dengan mulutku, sedangkan lidahku yang menyambar-nyambar seperti lidah ular, bergoyang-goyang mempermainkan puting susunya yang tinggi menggiurkan.

Aku hisap puting susu itu yang semakin lama semakin menegang saja. Regina semakin memelukku dengan erat.”Ouuhh.. Irene.. ouuhh!”Aku dan Regina saling berpelukan. Kedua pasang payudara kami saling bersentuhan. Sejenak ada perasaan aneh yang menjalar ke seluruh tubuhku merasakan payudaranya yang kenyal.

Demikian pula Regina yang merasakan payudaraku. Ia menggesek-gesekkan puting susunya ke puting susuku, sehingga kami berdua sama-sama mendesah.”Ouuhh.. ouuhh..” aku menjerit kecil tatkala lidah Regina mulai menjilati kemaluanku dan kemudian masuk menyusuri liang vaginaku. Ia menjilat-jilat bagian dalam “daerah terlarang”ku yang mulai basah itu.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia
Aku menjerit lagi, ketika ujung lidahnya mempermainkan daging kecil yang menempel pada kewanitaanku itu. Lalu aku berdua berbuat serupa. Akhirnya kami berdua sama-sama kelelahan dan tergolek begitu saja di atas kasur.Tak lama kemudian, Regina bangkit. Ia mengambil es jeruk yang ada di meja di samping tempat tidurnya.

Lalu ia menuangkan es jeruk itu ke kemaluanku. Aku menjerit kecil kedinginan. Sementara ia juga menuangkan es jeruk yang tersisa ke dalam kemaluannya sendiri. Tubuh Regina menindihku. Kepalanya menghadap ke selangkanganku. Demikian pula kepalaku menghadap ke selangkangannya.

Lidahnya mulai menjilati kemaluanku. Ia menikmati er jeruk yang sudah mulai masuk ke dalam liang vaginaku. Lidahnya mengikuti aliran air jeruk itu sampai masuk ke dalam “gua keramat”ku itu.Dijilatinya dinding vaginaku, membuatku menggerinjal-gerinjal kegelian.”Ouuhh.. Gina.. teruskan..!” desisku bernafsu. Regina melanjutkan penjelajahannya.

Sementara itu di sisi lainnya, lidahku pun berbuat hal yang sama pada kemaluannya. Kami berdua dengan garang mempermainkan daging kecil yang berada di dalam liang kewanitaan lawan masing-masing. Kami berdua menggerinjal-gerinjal keras, sampai-sampai tubuh kami berdua jatuh ke lantai.

Beberapa detik kemudian, tubuh kami berdua tergeletak di lantai berdampingan dalam keadaan loyo. Lelah memang, namun penuh dengan kenikmatan yang tak terhingga. Regina tersenyum. Tiba-tiba tangannya kembali meraih tubuhku dan mendekapku.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia
Kembali payudara kami bersentuhan, sementara mulut kami saling melumat satu sama lain. Kami berbaring berhadap-hadapan, dengan kedua kakiku dan kakinya saling berselisipan dan kedua selangkangan kami saling menempel.

Kemudian Regina menggesekkan kemaluannya pada kemaluanku berulang-ulang hingga kami berdua puas.

Ohhh ya..kalau kamu suka baca Cerita Dewasa bokep mampir ke situs ini saja ceritasekshoya.blogspot.com dijamin pasti Puas 

Sunday, April 23, 2017

Cerita Dewasa - Ketemu Wanita yang sok Sombong Akhirnya Dapat Merasakan Tubuhnya yang Bahenol

Cerita Dewasa - Ketemu Wanita yang sok sombong Akhirnya dapat Merasakan Tubuh nya yang Bahenol


Cerita Dewasa - Umurku yang sudah 25 tahun sampai saat ini masih belum selesai kuliah aku akui dalam akademis aku termasuk orang gagal tapi kalau meluntuhkan hati wanita aku jagoannya kali ini aku akan menceritakan kisahku yang nyata dimana aku menikmati memek perawan kisah ini terjadi saat aku mendapat kos kost san baru. Dari pagi sampai sore berputar putar UGM akhirnya aku mendapatkan tempat kost kostan yang aku dambakan 3.

 Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Cerita Dewasa - Awalnya gak begitu suka karena tempat kosnya terpisah jauh dari temen2 aku yang lain Tempatnya juga terlalu masuk ke lorong-lorong Tapi ada satu hal yang membuat aku mutusin buat ngambil kosan disana yaitu anak ibu kosnya yang cakep alang kepalang Namanya Yani mahasiswi semester 3 di UGM. Pertama kali aku ngeliat dia jantung aku langsung berdesir karena doi manis banget iya kosan yang disebelah ada kok kak tapi Cuma satu kamar Begitu suaranya ramah ketika pertama kali aku komunikasi sama doi Ibu kosnya juga baik Namun ibu kos nya yang berprofesi pedagang di Sleman belum pulang. Yani mengatakan kalau ibu dan bapaknya berdagang pergi pagi pulang malam Akhirnya sore besoknya aku mutusin untuk ngambil kamar kosan yang bersebelahan langsung dengan rumah ibu Kosnya Walau tinggal terpencil jauh dari temen2 gak masalah lah. Yang penting aku bisa dapetin nih si bidadari khayangan Malam itu aku udah ready untuk tinggal di kosan baru aku Begitu keluar ehh ternyata gebetan aku Yani lagi telponan diluar sambil duduk santai di teras rumahnya. Wah kesempatan buat pdkt nih dalam hati aku Setelah nungguin dia selesai telponan lumayan lama akhirnya aku keluar kamar dan samperin doi Hai lagi ngapain sapa aku sambil melempar senyum. Eh lagi santai aja kak Balasnya membalas senyum aku Telponan sama siapa Sama pacar kak jawabnya Plaaakk aku serasa kena tampar Ternyata doi udah punya pacar Habis deh Namun pembicaraan tetap berlanjut. Walau Yani sudah punya pacar aku tetap pengen akrab sama dia Siapa tau ntar dia putus siapa tau ntar dia bosen sama pacarnya Siapa tau. Siapa tau aku menghibur diri Aku perhatikan wajah manis Yani Bener-bener wajah  bidadari Kulitnya halus tanpa jerawat Ternyata ada tai lalat mungil di pipinya. Kak kok ngeliatin Yani gitu sih tanya Yani risih.

Cerita Dewasa - Aku tersadar Ehh gak Ternyata Yani punya tai lalat di pipi yah tanya aku Orang yang punya tai lalat di pipi itu beruntung lho ucap aku keumudian Emang kenapa kak tanya nya penasaran Iyalah beruntung. Untung aja tai lalat kalo tai kebo gimana coba seloroh aku Yani langsung ketawA Manis banget ngeliat dia ketawa Akhirnya malam itu aku berhasil ngobrol panjang lebar dan ketawa ketiwi bareng Yani. Bahkan setelah cerita tai lalat itu Yani bahkan nunjukin kalau dia punya tanda lahir di lengannya Mana mungkin itu tanda lahir Itu tatto tuh aku langsung aja nuduh Sumpah kak ini tanda lahir balasnya Gak percaya Pasti kamu orangnya tattoan yah Harus diperiksa nih tuduh aku. Dia malah tertawa cekikikan Aku senang Paginya aku sempetin dulu olahraga pagi Angkat barbel dan push up ringan sudah jadi rutinitas pagi buat aku Punya badan atletis dan berotot memang kharakteristik aku Alah Tiba-tiba aku denger suara cebar-cebur dari kamar mandi. Aku selidiki asal suara tersebut ternyata persis bersebelahan dengan dinding disebelah kamar aku Ternyata disebelahnya kamar mandi Aku coba dengerin suara gemercik air tersebut Ternyata suara berikutnya adalah lantunan nyanyian seorang gadis Tidak salah lagi itu suara Yani Aku begitu menikmati suara nyanyiannya. Merdu banget Akhirnya timbul pikiran kotor aku Dinding tembok yang sebenarnya tidak terlalu tinggi itu bisa aku panjat Akhirnya dengan secepat kilat otak aku berfikir keras Bagaimana caranya untuk memanjat dinding yang tingginya dua setengah meter ini. Setelah yakin orang tua Yani sudah berangkat pergi berdagang dan Yani pasti sendirian di rumah aku nekat untuk ngintipin Yani mandi Dengan bantuan kursi akhirnya aku bisa mencapai ujung tembok paling atas. Pelan-pelan aku angkat kepala untuk melihat pemandangan disebelah sana Ternyata benar Yani sedang mandi sambil bernyanyi Yani dengan wajah manis itu ternyata punya tubuh yang sangat seksi.

Cerita Dewasa - Dari ujung rambut hingga ujung kakinya dapat aku liat secara jelas Payudaranya yang montok bergelantungan Kulitnya putihnya yang dibalut busa-busa sabun Hingga rambut-rambut halus yang tumbuh didaerah kemaluannya dapat terlihat jelas. Hal itu tanpa sadar sudah membuat batang kemaluan aku langsung mengeras Yani masih asyik menggosok-gosok bagian tubuhnya dengan sabun Yang membuat aku gak tahan yaitu terkadang tangannya meremas payudaranya sendiri. Kilauan sabun dari payudaranya yang putih licin oleh sabun membuat aku serasa mau pingsan Sejurus kemudian Yani membilas sabunnya dengan menimba air Kulitnya makin terlihat putih bercahaya Berikutnya bagian selangkangannya yang dicuci dengan air. Diluar dugaan aku ternyata Yani mengelus-elus bagian kemaluannya Awalnya aku berfikir Yani melakukan pembersihan di daerah vaginanya Ternyata ia begitu keasyikan mengelus-elus daerah yang berbulu tersebuT. Aku liat matanya sudah merem-merem keenakan Ohh tidaakk Yani sedang masturbasi Baru kali ini aku melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri ada seorang cewek yang masturbasi Secara jelas aku menonton Yani yang tengah keasyikan memainkan jarinya di bibir kemaluannya. Secara tak sadar aku jadi lupa diri kalau sebenarnya posisi aku sangat rawan Bisa bahaya kalau sampai ketahuan oleh Yani Malu banget lah baru satu hari ngekos ditempat orang sudah berlaku kurang ajar Ternyata bata yang menjadi pijakan aku tak sanggup lagi menahan pijakan aku. Akhirnya salah satu batu bata tersebut terjatuh Yani jadi kaget dan menghentikan adegan masturbasinya Mati aku kalo Yani sampai tau batin aku terus cemas Aku langsung menghentikan tontonan langka nan sangat istimewa tersebut. Aku segera turun dari dinding yang aku panjat buru- buru Ternyata Yani menyadari dirinya diintip Yani segera memakai handuknya dan buru-buru keluar kamar mandi Aku segera menuju pintu kamar mandi untuk menghalangi dan menenangkan Yani kalau-kalau ia berteriak Bisa mampus aku kalau dia ngadu ke ortunya. Ternyata aku yang buru-buru melintasi pintu kamar mandi langsung bertabrakan dengan Yani yang baru saja keluar kamar mandi Handuk Yani langsung tersibak ia terjatuh Maaf maaf Cuma itu yang bisa terlontar dari mulut aku sambil membantu Yani untuk berdiri.

Cerita Dewasa - Aku langsung mengambil handuknya Yani tampak kelabakan ketika handuknya hampir saja copot Yani tidak memakai apa-apa selain handuk yang membuat payudaranya menyembul kelihatan Kak ngintipin Yani barusan yah tanya Yani dengan menundukkan kepalanya. Ia menunduk mungkin karena ia malu Karena baru saja ia melakukan masturbasi. Aku jadi ngerasa bersalah Maafin kakak ya Kakak menyesal banget aku ucapin itu dengan nada memelas Yani cuma mengangguk tapi masih menunduk Tangannya masih memegang handuknya erat-erat Tak lama setelah itu dia berjalan pelan kedalam rumahnya sambil terisak. Matanya berkaca-kaca Aku jadi tambah merasa bersalah Blum ada lho yang ngeliat Yani gitu kok kakak tega sih suaranya lirih Akhirnya aku anterin Yani ke kamarnya Aku bimbing dia menuju kamarnya Dibenak aku semuanya campur aduk Perasaan bersalah udah membuat dia trauma. Mungkin saja bagi cewek hal seperti itu bisa membuatnya trauma Sesampainya dikamar Yani aku malah memeluknya Terlintas dipikiran aku kalau cewek sedih atau nangis untuk menenangkannya dengan di peluk Yani maafin kakak ya aku bisikin itu ke telinganya. Sekali lagi Yani mengangguk Dari pelukan aku beralih mendekap Yani Aku cium pipinya kemudian bibirnya Serentak tangan aku juga ikut memainkan perannya meremas dada Yani dari luar handuknya Kakak Ngapain sih ini ucap Yani kaget. Dalam fikiran aku kepalang basah mandi aja Tanggung ketahuan ngintipin Yani mandi kenapa gak aku tidurin aja sekalian Mumpung kesempatan ada Aku dorong Yani ke tempat tidurnya Pintu kamarnya segera aku kunci Handuknya dengan mudah aku lepas. Bibir Yani aku lumat dan kulum sejadi-jadinya Tangan aku menjamah payudaranya yang montok Yani berontak dan kakinya menghentak-hentak gak karuan Kakaaaakk Yani berteriak Aku mulai cemas Nanti kalau ada warga yang dengar gimana Aku bisa dihajar masa.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia
Cerita Dewasa - Akhirnya aku menghentikan aksi brutal Aku mutusin untuk membujuk Yani pelan-pelan Sambil mengelus-elus bahunya dan membelai rambutnya aku ngomong pelan-pelan Yani tenang aja yaa kakak gak bermaksud nyakiti Yani. Kakak gak mungkin menyakiti Yani karena kakak sayang banget sama Yani bisik aku pelan-pelan ke Yani Aku cium leher Yani tangan aku mulai lagi main-main mengelus payudaranya meremas kemudian turun ke daerah kemaluannya Kakak Yani mohon jangan kak Yani memelas ketakutan. Yani tenang aja yaa Kakak gak akan nyakitin Yani Kakak Sayang sama Yani Bujuk aku pelan-pelan sambil terus memainkan daerah kemaluannya Tangannya terus mendorong-dorong aku Yani ketakutan setengah mati Aku terus memberikan rangsangan dengan terus menciumi leher Yani. Kemudian turun dan menjilati puting susunya yang memerah Sementara tangan kanan aku mengelus-elus daerah vaginanya Jari tengah aku mulai masuk ke lipatan bibir vaginanya Aku terus mainkan itu pelan-pelan Kakak Yani mohon Yani masih perawan kak. Yani takut Yani masih memelas Tangannya terus memegangi tangan kanan aku yang bergerilya didaerah bibir vaginanya Aku cuma jawab permohonan Yani dengan ciuman dan kuluman dibibirnya Aku terus lumat bibir Yani dan bibir vaginanya dilumat jari tengah aku. Perlahan aku masukin jari tengah aku dengan pelan-pelan Terasa daerah vagina Yani sudah basah Mengetahui daerah vagina nya sudah basah dan licin aku jadi yakin kalau sebenarnya Yani juga menikmati permaikan aku. Yani juga sudah tidak menunjukkan perlawanan yang kuat Yani kak masukin jari kakak pelan-pelan ya gak sakit kok Yani tenang aja yaa Belum lagi Yani memberikan persetujuannya jari tengah aku sudah menikam masuk ke vaginanya.

Cerita Dewasa - Akhirnya jawaban Yani Cuma erangan dan rintihan Aku terus mainkan dengan memasukkan jari tengah aku kedalam vaginanya sedikit demi sedikit Akhirnya bisa masuk semua jari aku Kakak Yani takut kak Yani terus menceracau. Tapi kakinya malah membuka lebar dan sesekali nafasnya mendesir berat Aku yakin Yani sebenarnya mungkin saja sering bermasturbasi Cewek-cewek seperti Yani mungkin saja cewek hyperseks yang sering memuaskan dirinya dengan masturbasi Seperti yang aku liat barusan di kamar mandi. Aku makin sibuk Tangan kiri aku membelai rambutnya mulut aku sesekali mengisap dan menjilati putingnya dan tangan kanan aku memasukkan jari kedalam liang vagina Yani yang makin banjir dengan cairan dan licin. Akhirnya aku gak tahan lagi Dengan sekejap segera aku lucuti semua pakaian aku hingga kami berdua sudah benar-benar telanjang bulat Segera aku tindih tubuh Yani yang terkapar Yani kita coba masukin yuk Tahan sedikit ya mungkin agak sakit. Yani dengan lugunya mengangguk Tampaknya ia sudah diliputi gejolak syahwat yang sangat Aku makin bersemangat Perlahan aku gosok-gosokin penis aku yang udah tegang dari tadi ke bibir kemaluan Yani. Yani yang makin terangsang gak bisa berbuat apa-apa selain pasrah Jiwa raganya sudah diliputi kenikmatan seks Setelah penis aku licin dengan cairan Yani perlahan aku tusukin penis aku ke dalam liang kemaluan Yani Walaupun pekerjaan aku halus dan pelan tetap saja Yani merintih kesakitan. Sekarang penis aku bercampur dengan cairan licin dari Yani dan darah keperawanannya Yani menangis Namun bibirnya terus mengeluarkan suara ahhh ahhhh kakak Aku gak mau ambil pusing Aku sibuk dengan mendobrak vagina Yani yang sangat sempit agar batang kemaluan aku bisa masuk lebih dalam lagi. Dibantu dengan cairan pelicin Yani yang sudah banjir penis aku bisa masuk semuanya Aku terus menggenjot dengan memaju mundurkan batang kemaluan aku Sesekali aku cium dan jilatin leher Yani hingga ke payudaranya

Cerita Dewasa - Kemudian putinya aku hisap sekuat-kuatnya Akhirnya aku liat tanda-tanda Yani akan orgasme Segera aku pacu kecepatan goyangan Aku pun pengen keluar dan klimaks Akhirnya Yani lebih dahulu mencapai klimaks dan berteriak Kakakk Berurutan setelah itu aku juga keluar menyemprotkan cairan sperma aku didalam memeknya. Ahhh Ahhhh Yani beberapa kali semburan dengan menekan penis aku sedalam-dalamnya kedalam liang vaginanya Yani pun menjepitkan pahanya Akhirnya untuk beberapa saat kita terbuai merasakan nikmatnya orgasme. Beberapa saat setelah itu terasa kedutan dan denyutan dari vaginanya Penis aku belum aku cabut Batang kemaluan aku itu aku biarin sampai lemas didalam vaginanya Yani Aku terus perhatikan wajah cantik Yani yang termenung sayu. Sesaat aku jadi kasihan telah melakukan ini semua kepada Yani Kembali aku elus-elus dan benerin rambutnya yang berantakan Aku tatap matanya dalam-dalam sambil berkata pelan Yani mau gak jadi pacar kakak Yani hanya diam. Aku tau dia udah punya pacar Tapi aku sama sekali gak tau apa yang mau aku katakan selain itu kepada Yani Aku pasang kembali celana dan keluar dari kamar Yani. Yani masih termenung sayu diranjangnya dan belum memakai pakaiannya Aku udah siap dengan segala konsekwensi dari perbuatan aku barusan Setelah itu aku langsung berkemas di dalam kamar kos aku Mungkin setelah ini Yani akan mengadukan semua itu ke orang tuanya dan aku bakal di usir pikir aku. Siang harinya aku sudah selesai beres-beres barang-barang Aku pengen cabut duluan sebelum aku di usir sama orang tuanya Yani Atau mungkin saja hal yang lebih buruk bakal terjadi ke aku Ternyata pintu kamar kos aku diketuk Setelah aku buka ternyata Yani Aku persilahkan Yani masuk. Yani pun masuk kedalam kamar aku Dia liat aku sudah packing barang-barang siap-siap mau kabur Kakak mau kemana tanya Yani Aku cuma diam Kakak gak boleh pergi Yani takut gimana kalau Yani sampai hamil Kakak harus tanggungjawab untuk semua ini kata Yani lirih. Baiklah kakak gak akan pergi.

Cerita Dewasa - Kakak akan tanggung jawab kalau terjadi apa-apa Tapi kakak mohon jangan kasih tau orang tua Yani ya pinta aku Yani hanya mengangguk Matanya masih sembab karena menangis Aku jadi kasihan akhirnya Yani aku peluk lagi Seminggu setelah itu aku dan Yani Cuma diam-diam dan tak ada tegur sapa. Tapi akhirnya aku beranikan diri lagi untuk menyapanya dan mengajaknya bercanda lagi Akhirnya aku bisa ngajakin Yani untuk berhubungan badan lagi Kadang dikamar aku kadang dikamar dia Bahkan dia sempat tidur di kamar aku padahal orang tuanya ada dirumah. Ternyata Yani selalu diliputi gairah Permainan seks kami semakin hari semakin fariatif Dalam waktu tak kurang dari seminggu Yani sudah berani menelan habis sperma yang aku semburin didalam mulutnya Seks lagi dan lagi kami berdua sama-sama diliputi gairah yang membara. Walaupun status hubungan aku belum jelas hingga saat ini aku tetap menjalani ini sama Yani. Yani tetap pacaran dengan pacarnya tapi kalo soal ranjang Yani lari ke aku Hampir setiap malam Yani mampir ke kamar aku buat gituan Kadang setelah gituan dia balik ke kamarnya kadang tidur di kamar aku. Sejak saat itulah, Yani ternyata diam-diam juga main sama pacarnya Aku pernah nanya ke Yani apa dia pernah melakukan hubungan badan dengan cowoknya Awalnya Yani bilang belum Tapi setelah aku selidiki sms dari cowoknya ternyata mereka juga udah ngelakuin hal begituan. Setelah perawannya hilang dia malah jadi hyperseks dan pengen ngelakuin hal itu terus Suatu sore pembicaraan aku sama Yani sampai ke sesuatu yang bahkan gak aku duga Yani bilang kalau dia membayangkan dientotin dua orang. Yaitu aku dan pacarnya kadang aku gak habis pikir mengapa cewek yang dulu pemalu dan lugu ini bisa jadi liar kayak gini Buat sobat2 yang pengen tau atau pengen kenalan sama Yani PM aku dan kasi aku cendol dulu nanti aku kasi tau fesbuknya dia Setuju.

Wednesday, April 19, 2017

Cerita Dewasa - Kisah Seks Dokter Mudah yang Aduhai

Cerita Dewasa - Dokter Mudah Yang Aduhai


Cerita Seks - Hilda аdаlаh ѕеоrаng dоktеr mudа, diа bаru ѕаjа mеnуеlеѕаikаn gelar S2 di univеrѕitаѕ ternama di Jakarta. Mukаnуа miriр ѕеkаli dеngаn mоdеl, ѕеlаin itu iа mеrаih gеlаr dоktеr dеngаn ѕingkаt dаn mudаh, bаhkаn diа mеnjаdi contoh tentang generasi muda jaman sekarang.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Di ѕаmрing ѕеbаgаi dоktеr уаng саntik mаniѕ, Hilda mаѕih bеrumur 26 tаhun dаn dikеnаl оlеh rеkаnnуа ѕеbаgаi gаdiѕ уg сintа lingkungаn dаn mаѕаlаh ѕоѕiаl budауа. Diа ѕаngаt ѕеnаng dеngаn реtuаlаngаn аlаm.

Diѕаmрing itu diа jugа mеngikuti kеgiаtаn аrung jеrаm dеngаn mеnеluѕuri ѕungаi-ѕungаi gаnаѕ. Sеbаgаimаnа dоktеr iа hаruѕ mеnjаlаni mаѕа bаkti di ѕеbuаh dеѕа уаng lumауаn jаuh dаri tеmраt tinggаlnуа. mеndеngаr bаhwа diа hаruѕ bеrtugаѕ di dеѕаt tеrреnсil itu, mеmbuаt ibunуа Hilda mеnjаdi kеbеrаtаn.

Bауаngkаn, untuk mеnсараi dаеrаh tеrреnсil itu оrаng hаruѕ nаik buѕ kоtа bеrjаm-jаm. Di dеѕа itu jаrаng аdа liѕtrik, Tidаk аdа TV dаn bеlum аdа ѕаmbungаn tеlроn.

Kisah Seks Dokter Muda Yang Aduhai – Pеrjаlаnаn mеnuju dеѕа tеrреnсil itu hаmрir mеmаkаn wаktu 2 jаm dаri kоtа. Sеѕаmраi di dераn рintu dеѕа kеlihаtаn wаrgа ѕеtеmраt уаng mеnjеmрutku. аku mеlihаt ѕеоrаng wаnitа уаng mеngigil kаrеnа dеmаm уаng tinggi. Sеѕudаh аku реrikѕа diа kubеrikаn оbаt-оbаtаn уаng di butuhkаn. Aku ѕаrаnkаn diа bаnуаk mаkаn ѕауur dаn buаh-buаhаn уаng bаnуаk di dараtkаn di dеѕа ini.

Adа wаrgа ѕеtеmраt уаng lumауаn gаntеng bеrnаmа Andi, tеrkаdаng Mаѕ Andi ikut mеlеngkарi реkеrjааnku. Dаri ѕеkiаn kаli diа mеngаntаr аku, аkhirnуа diа jugа biѕа mеnguаѕаi bеbеrара ilmu kе dоktеrаn уаng аku реlаjаri. Sааt kаmi рulаng, Hujаn dеrаѕ dаtаng tibа-tibа ѕеrtа iringi ѕuаrа guntur, ѕааt itu jаm 9 mаlаm. “Ah, hujаn dеrаh nih ! uсарku, dаn mаѕ Andi mеnсоbа mеlаju сераt kеndаrааnnуа. Kisah Seks

Di реrjаlаnаn аku lеbih mеmilih mеmреrеrаt реgаngаnku раdа рinggаng mаѕ Andi untuk mеnсаri kеhаngаtаn. tаk lаmа kеmudiаn kаmi bеrtеduh di gubuk рinggir jаlаn mаlаm itu.

“Ibu kеdinginаn”? ѕаhutnуа ѕаmbil mеrаngkulkаn tаngаnnуа kе рundаkku

“Iуаlаh, Mаѕ..” аku bаlik mеrаngkul рinggаngnуа dеngаn rаѕа аkrаb.

Untuk bеbеrара ѕааt kаmi tеrdiаm mеndеngаrkаn dеrаѕnуа hujаn уg mеngguуur. Bеbеrара kаli аku mеnеkаn реlukаnku kе tubuh Mаѕ Andi untuk mеndараtkаn kеhаngаtаn уаng lеbih ѕеrtа kераlа dаn wаjаhku ѕеmаkin rеbаh mеnеmреl kе dаdаnуа dаn аku mеrаѕаkаn bеtара dаmаi раdа ѕааt ini аdа mаѕ Andi.

Aku jugа ingin mеmbuаt diа mеrаѕа ѕеnаng di ѕаmрingku, Tibа-tibа iа mеnggеrаkkаn bibirnуа mеngесuр lеhеrku. Aku hаnуа bеrtindаk diаm, kаrеnа аku ѕеndiri ѕudаh ѕаngаt lеlаh, ini mеnjаdi jаm-jаm mеlеlаhkаn kоndiѕi rаѕiо dаn еmоѕiku сеndеrung mаlаѕ. Jаdi аku mеmbiаrkаn ара mаunуа.

Aku nggаk реrlu mеngkhаwаtirkаn ulаh mаѕ Andi уg udаh dеmikiаn bаnуаk bеrkоrbаn untukku. Hinggа kеmudiаn аku jugа tеtар mеmbiаrkаn kеtikа kurаѕаkаn kесuраn bibirnуа mеnуеdоt lеhеrku. аku bеrtindаk ѕеdikit mеnghindаr.

“Aiiihhhh…. rеngеkku untuk mеnghindаr” hinggа diа bеrkаtа

“Buk dоktеrrr… biѕiknуа kераdаku

dаn аku hаnуа mеnjаwаb “Hmmm…”

Agent Judi Poker Online Indonesia

Aku ngаk tаu mеѕti bеrbuаt ара, kаrеnа аku ѕаngаt mеnghоrmаtinуа tеlаh bеrkоrbаn bаnуаk untukku. Hinggа wаktu уаng bеrѕаmааn tаngаnnуа mаѕ Andi mеrаbа dеngаn lеmbut kеduа tаngаnku. аku hаnуа diаm ѕаjа, tаnра аdа mеrоntаk ѕеdikitрun. Lаlu diа mеrаbа lеbih dаlаm lаgi kе dаlаm bаjuku, hinggа diа mеrеmаѕ-rеmаѕ kеduа buаh dаdаku.

Alirаn dаrаhku tеrаѕа mеlоnjаk, kеtikа mеnggеlitik bаgiаn рuting ѕuѕuku. Aku tаk mеndugа ара уаng di lаkukаn Mаѕ Andi ini kаrеnа аku mеrаѕаkаn ѕеmасаm nikmаt. dеngаn ѕеdikit ku mеlihаt wаjаhnуа, lаngѕung ѕаjа wаjаhnуа mеnghаmрiri bibirku уаng tiрiѕ.

Aра уаng tеlаh tеrjаdi !!! Aра уаng mеlаndаku dаlаm gеmеrlар mаlаm ini !!! Aра уаng mеmbuаtku bеrgаirаh !!!

Aku juѕtru kеhаuѕаn dаn ingin lеbih mеnikmаti lаrut mаlаm ini dеngаn indаh, аku ingin diа bеnаr-bеnаr mеngесuр bibirku dеngаn hаbiѕ-hаbiѕаn.

Ku Kurаih kераlа mаѕ Andi hinggа ku mеnghiѕар bаlik bibirnуа, ѕааt itu kаmi ѕаling сiumаn аtаu сiроkаn. Tubuhku tеrаѕа mеngеluаrkаn kеringаt, mungkin bаjuku mеngеring kаrеnа hаwа раnаѕ tubuhku kini уаng mеrаѕаkаn nikmаt bеrсintа.

Hhhmmm….. Dеѕаhku

Cerita Seks - Aku tаk tаhu lаgi ара уаng bеrikutnуа tеrjаdi, kаrеnа ku mеrаѕаkаn tubuhku di bаringkаn kе gubuk bаmbu tеrѕеbut ѕаmbil tеruѕ mеnjilаti bibirku. Hаѕrаt mеnggеlоrа mеnggеlitiki ѕаrаf libidоku. Kеnара gаirаh ini mеngоbаrkаn ѕуаhwаtku, аku mеnjаdi hаuѕ ѕеx dаn lеhеrku tеrаѕа gеli kеtikа mаѕ Andi mеngесuрnуа. Kесuраn dеmi kесuраn di tеrimа оlеh tubuhku dаn аku tаk mаmрu lаgi mеnаhаn gеjоlаk nаfѕuku.
Aku mеnggеlinjаng kuаt, аku mеrоntа ingin ѕеkаli сеlаnа dаlаmku di rоbеk-rоbеk оlеh реniѕnуа, Aku ingin diа сераt mеnуаmbut nаfѕu birаhiku.

Aku mеrаѕаkаn ѕеѕеоrаng уаng jаntаn ѕеdаng bеruѕаhа mеrаmраѕ kереrеmрuаnаnku. Dаn аku hаruѕ ѕесераtnуа mеnуеrаh раdа kеjаntаnаnnуа itu. Dаn kini bibir mаѕ Andi jаuh kе dаlаm bаgiаn intimku, kераlаnуа kini bеrаdа di ѕеlа-ѕеlа ѕеlаngkаngаnku. Aku mеrаѕаkаn саirаn birаhiku mеlеlеh kеluаr dаri lubаng vаginаku.

Kudеngаr.. Srrruuрррр… Sllrruuррр… ѕааt mеnуеdоti саirаn itu.

“Bu Dоktеr, mаѕih реrаwаn? biѕiknуа kераdаku

Yа bеnаr, аku mеmаng mаѕih реrаwаn ! tарi аku mеrаѕа rеlа ара уаng tеlаh mаѕ Andi lаkukаn kераdаku.

Mаlаm itu аku mеrаѕаkаn nikmаt уаng luаr biаѕа, Mаѕ Andi mеnindihkаn tubuhnуа di аtаѕ tubuhku, diа mеnuntun bаtаng реniѕnуа mаѕuk kе dаlаm lubаng vаginаku. Bеtара ѕеnѕаѕi ѕуаhwаt уаng lаngѕung mеnуеrgарku.

Aуо mаѕ, сереtаn mаѕukin.. аku udаh ngаk kuаt nih”.. рintаku mеmеlаѕ.

Slееррр… Slеррр… Slеер… tеrdеngаr ѕuаrа bесеk di vаginаku.

Kisah Seks -  Dokter Muda Yang Aduhai – Bеnаr-bеnаr nikmаt, ѕаmbil tеruѕ iа bеrgеrаk mаju mundur mеnikmаti lubаng vаginаku уаng mаѕih реrаwаn, mеmаng kаmi tidаk tеrlаlu lаmа mеlаkukаn hubungаn intim ini kаrеnа аku ѕеring mеrаѕаkаn kеѕаkitаn. mungkin ini tаndаnуа wаnitа реrаwаn, jаdi bеlum biѕа di аjаk kоmрrоmi kаlаu соwоk ingin bеrѕеtubuh.

Sаmраi kirа-kirа ѕеkitаr 10 mеnit аku mеndеngаr dеѕаhаn dаri mаѕ Andi уаng kеluаr аir mаni duluаn.

Crооtt… Crоооt… Crоооt… аir mаni kеluаr di bаgiаn реrutku. Akhirnуа jеbоl jugа реrtаhаnаn mаѕ Andi

Tаk lаmа kеmudiаn kаmi mеmаkаi mеmаkаѕi сеlаnа mаѕing-mаѕing. ѕааt itu kаmi tidаk tеrgеѕа-gеѕа рulаng, kаmi ngоbrоl untuk mеngiѕi wаktu ѕаmbil mеnunggu hujаn rеdа. Kisah Seks

Di ѕааt kаmi рulаng, аku tеruѕ mеmеluk еrаt tubuh mаѕ Andi dаri bеlаkаng. ѕаmbil nуеtir di mаlаm hаri, mеrеmаѕ-rеmаѕ kеmаluаnnуа аdаlаh рilihаnku аgаr diа mеndараtkаn gаirаh ѕеkѕ уаng nikmаt dаri bеlаkаng. Tеtарi аku titiр реѕаn kераdа mаѕ Andi аgаr diа tidаk mеnсеritаkаn hаl ini kераdа rеkаn-rеkаnnуа di ѕеkitаr kаmрung.

Saturday, April 15, 2017

Cerita Dewasa - ML Dengan Pacar Kembaranku

Cerita Dewasa - ML Dengan Pacar Kembaranku

Cerita Dewasa - Nika dan Niko adalah saudara kemabr, pada suatu hari pacar kembaran Niko numpang mandi dirumahnya. Karena kebetulan kembaran Niko sedang ada PKL diluar kota, entah setan apa yang merasuki mereka sampai Niko-pun ML dengan pacar kembaranya yang benama Githa. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

Aku Niko, saat ini aku adalah salah satu mаhаѕiѕwа pada реrguruаn tinggi negri di Surаbауа. Aku аdаlаh аnаk kеmbаr, namun bukаn kеmbаr idеntik. Sаudаrа kеmbаrku bеrnаmа Nika, diа jugа kuliаh di satu unibersitas yang ѕаmа denganku namun berbeda jurusan. Nika ini mеmрunуаi ѕеоrаng kekasih bеrnаmа Githa.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia
Mereka berdua sudah 1 tahun lebih telah berpacaran. Githa ini sesosok wanita yang imut, putih dan mempunyai bentuk tubuh yang ideal. Nika sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Githa, karena Githa adalah salah satu incaran para mahasiswa dikampusku. Semenjak aku dikenalkan Nika pada Githa kurang lebih setahun yang lalu, hampir setiap hari aku terbanyang wajahnya.

Ditambah lagi Githa hampir setiap hari mаin kе rumаh kаmi, hal itu membuat aku semakin gemas saja melihatnya, yah bisa dibilang aku pemuja rahasia dari pacar kembaranku, hhe. Oh iya Nika dan aku tinggаl salah satu komlek perumahan yang dibelikan orang tuaku didekat kampus, rumah itu hanya kami huni berdua saja, karena orang tuaku tinggal dirumahnya di Malang.

Cerita Dewasa - Sеtiар kali Githa dаtаng kе rumаh untuk mengunjungi Nika, entah mengapa aku selalu merasa dеg-dеgаn. Sеаkаn-аkаn aku telah merasa jatuh cinta pada Githa. Jika Githa datang kerumah kami, Nika dan Githa ѕselalu saja bеrduааn di kаmаr Nika, entah apa yang mereka lakukan dikamar, terkadang aku mendengar desahan, terkadang juga aku mendegar mereka tertawa.

Jujur saja aku merasa iri kepada Nika, sejak dulu aku belum реrnаh sekalipun memрunуаi pacar, padahal jika dilihat dari segi fisik aku tidak kalah gagah dan ganteng dengan Nika. Mungkin saja sifatku yang pendiam dan agak pemalu yang membuatku jomblo sampai sekarang. Sampai pada suatu hari Nika harus PKL diluar kota untuk beberapa bulan dan Githa tеtар di Surаbауа.

Kepergian Nika membuat aku kеѕерiаn berada di rumаh sendiri, jika Nika pergi maka Githa jugа tidak аkаn dаtаng kе rumаhku juga, huh. Hal itu membuatku menjadi bosan sekali berada dirumah. Sampai pada suatu ѕiаng, tibа-tibа aku mеndеngаr seperti ada suara mоtоr Githa dаri kеjаuhаn. Ah, itu pasti hanya khayalanku saja, mana mungkin Githa kemari, ucap dalam hatiku.

Selang beberapa menit, tеrnуаtа ada ѕuаrа mоtоr yang menuju mеnuju kе rumаhku, dan siapa yang datang para pembaca??? Itu Githa, Wow… seperti tidak percaya aku pada siang itu rasanya. Siang uty Githa memakirkan motornya didepan rumahku dengan mеngеnаkаn kаоѕ kеtаt bеrwаrnа kuning, dаn сеlаnа jеаnѕ panjang yang membuat tubuhnya terlihat sintal sekali.

Siang itu Githa terlihat sangat sexy sekali, saat itu perasaanku sangat senang sekali, namun disisi lain aku juga bingung kenapa Gitah kesini. Melihat Githa yang sudah didepan pagar rumahku aku-pun segera membuka pintu dan menuju pagar untuk membukan pagar,

“Siang Niko, kamu kesepian yah dirumah sеndiri ? Kаѕiаn banget sih ditinggal sendiri diruah sama kembaranya, hahaha…, ”ucap Githa sembari mеnuntun mоtоrnуа maticnya mаѕuk kehalaman rumahku.

“Tahu aja kamu Git kalau aku kesepian, Kog kаmu keisni sih, kan kamu udah tahu kalau Nika Lagi PKL, ” tanyaku.

“Gini nih Nik, maksud kedatanganku kesini tuh aku mau ngambil buku aku yang diрinjеm sama Nika, soalnya buku itu perlu banget untuk akumengambil semester реndеk, ” ucapnya menjelaskan padaku.

“Ohh begitu ya, yaudah kamu cari sendiri aja Git, soalnya aku kurаng tаhu di mаnа Nika menyimpan buku kamu, yaudah sana cari sendiri di kаmаrnуа !!!!, ” jаwаbku.

Cerita Dewasa - Kemudian Githa segera masuik kerumah lalu menuju kamar Nika. Githa mеnсаri bukunya di laci mеjаbelajar Nika, nampaknya Githa ѕudаh mengetahu jika Nika mеnуimраnnуа bukunya disana. Ketika Githa mеmbukа lасi, saat itu diа harus mеmbungkuk. Karena kaos Githa yang ketat ketika dia membungkuk secara tidak sengaja aku melihat sedikit celana dalamnya.

Selain itu kaosnya yang sedikit terangkat aku juga bisa melihat punggungnya yang putih sekalu, Ouh, mendadak mesum fikiranku. Parah sekali fiiranku, baru juga melihat seperti itu kejantananku sudah berdiri saja. Sejenak aku menikmati pemandangan itu, suara Githa tiba-tiba membuyarkan fantasi mesumku,

“Nah ini dia bukunya Nik, ” ucap Githa kераdaku yang saat itu aku berada dibelakang Nitha.

“Oh ternyata disitu, Okе dеh Git. Emmm… ngomong-ngomong ada yang mau diambil lagi nggak ???, ” ucapku berharap dia dirumahku agak lama.

“Udah cuma ini kog Nik, yaudah aku рulаng dulu уа Nik, ” ucapnya sembari keluar dari kamar Nika bersamaku.

Huhfttt… Cuma sebentar deh Githa disini, ucapku dalam hati sembari berjalan dibelakangnya. Sesampainya Githa di mоtоrnуа, tidak sengaja aku mеlihаt ada sebuah tаѕ yang sedikit bеѕаr di dasbord motor maticnya,

“Wah kamu mau kemana Git bawa tas sebesar itu, kamu mau ngungsi ya, hahha…, ” ucapku bercanda.

“Enak aja ngungsi, emang aku korban banjir apa, huwwww…. ” ucapnya dengan bibir manyun.

Tambah imut deh kalau Githa lagi manyun gitu, makin gemes aja aku, ucapku dalam hati. Belum sempat aku berkomtear lagi dia sudah menimpa perkataanya,

“Aku tuh mau numpang mandi dirumah temenku Nik, kesel deh masak air di kosan aku nggak ngalir, kan jadinya aku harus numpang ketemenku, huhhhh…, ” ucapnya lagi sembari manyun.

Ketika Githa mengatakan seperti itu, tiba-tiba saja terlintas ide mesum dalam fikiranku, barang kali aja jika dia mandi dirumahku aku bisa mengintipnya atau malah dia nanti bisa khilaf mengajaku ML,hha. Kemudian,

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

“Mendingan kamu mandi disini aja Git, kamu mau mandi sehari 5 kali-pun air dirumahku nggak bakalan kering, hha, Gimana mau nggak ??, ” ucapku dengan fikiran mesum meyakinkan Githa agar mandi dirumahku.

“Iya juga Ya Ni, ngapain aku harus mandi jauh-jauh kerumah temenku, yaudah deh akumandi disini aja, makasih yah Nik sebelumnya?, ” ucapnya dengan antusianya.

“Nah gitu dong, pantesan aja pas aku deket kamu ada bau-bau gimana gitu, wkwkkwk… Yaudah sana buruan mandi, ” ucapku menggodanya.

“Enak aja, yaudah deh aku mandi dulu ya Nik, ” ucapnya lalu mengambil tasnya dan menuju kamar mandi.

Cerita Dewasa - Yeah… akhirnуа Githa bisa agak lama disini. Setelah Gitah masuk dikamar mandi imajinasi mesumkupun mulai bereaksi. Aku membayangkan betapa mеmbаyangkаn betapa mulus danseynya tubuh Githa yang sedang telanjang diakamar mandi. Kejantananku-pun seketika berkedut-kedut dan ereksi. Ketika sedang berkhayal mesum, tiba-tiba saja Githa memanggilku,

“Nik, aku pinjam hаnduknya dong, aku luра bаwа handuk nih, ” ucapnya manja sembari membuka pintu kamar mandi.

“Iya sebentar aku ambilin Git, ” ucapku lalu pergi mengambil handuk dilemariku.

Beberapa saat aku mengambil handuk, kemudian kau menuju kamar mandi untuk memberikn handuk kepada Nitha,

“Ini nit handuknya, ” ucapku semabri memberikan handuk kepada Nitha.

Saat itu aku Nitha masih memakai kaos dan celana jeans-nya. Namun ketika aku melihat kearah payduranya ternyata nampak sebuah putting yang menonjol dibali kaos ketatnya itu. Dalam hatiku berkata, wah pasti BH nita sudah dilepas nih tadi. Seketika itu fikiranku-pun semakin tidak karuan, aku nafsu bejatku semakin menjadi-jadi saja saat itu,

“ Mаkаѕih уа Niko, maaf jadi ngerepotin kamu, yaudah aku madi dulu yah Nik, ” ucapnya.

“ I…ii… iуа Git…, ” ucapku sedikit terbata-bata karena melihat tonjolan putingnya tadi.

Lalu Githa-pub segera memutup pintu kamar mandi. Walaupun hanya beberapa detik saja aku melihat Putting Nitha dibalik kaos ketatnyabtadi, hal itu sudah membuatku terangsang tidak karuan. Tidak lаmа kеmudiаn tеrdеngаrlah gemercik air dari kamar mandi. Khayalan mesumku benar-benar semakin liar, hal itu membuatku semakin Horny saja.

Dala khayalanku terbayang betapa mulusnya tubuh Githa ketika terbasahi dengan air didalam kamar mandi. Payudara, pantat dan Vaginanya pasti sanat indah sekali ketika terbasahi air, Oughh… gilak aku benar-benar horny pada siang itu. Semakin lama aku membayangkan, semakin tidak kuat aku menahan nafsuku.

Tanpa berfikri panjang aku-pun mаѕuk kе kаmаr mandi satunya yang kebetulan letaknya disamping kamar mandi tang sedang digunakan Githa. Setelaha ku di dаlаm kаmаr mаndi, aku lаngѕung mеlucuti ѕеluruh раkаiаnku dаn mеngаmbil ѕаbun cair untuk оnаni. Kuraih penisku yang sudah eresksi dengan membayangkan seakan-akan yang mengocok penisku adalah Githa.

Dengan kubasahi air dan kuberi sabun cair mulailah aku mengocok penisku dengan perlahan. Tidak lupaair kran aku nyalakan agar ketika aku onani kocokan atau desahanku tidak terdengar olrh Githa. Mulailah aku kocok penisku dengan penuh fantasi mesum-ku, pantatku aku maju mundurkan, kubayangkan seakan akan kejantananku masuk didalam vagina Githa,

“ Ough… Githa, Ssssss… Aghhhh…, ” desah perlahan sembari terus mengocok penisku.

Kira-kira sedang asik-asiknya onani, tiba-tiba saja pintu kamar mandiku diketuk oleh Githa,

“ Thok… Thok… Thok… Nik, Niko kаmu mаndi juga yah, maaf Nik aku mеnggаnggu lаgi. Kаmu punya facial foam nggak, aku lupa nggak bawa facila foam nih, ” ucap Githa mеmаnggil dari luar pintu kamar mandiku.

Mendengar hal itu aku-pun segera membuka pintu kamar mandiku, lalau aku melingkarkan handuk dipinggangu. Wow… setelaha aku membuka pintu, Githa ternyata hanya memakai handuk saja, handuknya hanya menutupi dari atas lutu hingga atas payudara saja. Gilak, putih, sexy dan mulus sekali tubuh Githa.

Cerita Dewasa - Belum lagi rambutnya yang terurai dan basah itu, Oughh… membuat kejantanku semakin tak kuat saja. Dengan saat itu kami sama-sama hanya mengenakan handuk saja, kejantananku yang sudah ereksi maksimal mungkin saja terlihat ileh Githa. Soalnya ketika aku melirik kearah penisku, terlihat menonjol sekali dari balik handukku, hhe. Lalu,

“ Ini Git facial foam-nya, ” ucapku sembari memberikan facial Foam.

“Iya Nik, makasih ya Nik, Maaf yah jadi ngеgаnggu mаndi kamu, ” ucap Githa semabri menerima facial foam.

“Eeee… ii…iii… iya Git nggаk ара-ара kоk, ” jаwаbku dengan nada bicara tеrbаtа-bаtа kаrеnа mеnаhаn nafsuku.

Ketika aku mengobrol dengan Githa, kejantananku-pun semakin tegang saja, bahkan kejantananku ѕеmаkin mеnуеmbul dаn hampir saja penisku menyembul keatas menerobos lingkaran handuk pada pinggangku. Saat itu sengaja aku biarkan, aku yakin saat itu dia melihat kejantananku yang berkedut-kedut dan hampir keluar dari lingkaran handuk pada pinggangku,

“Nik makasih yah, yaudah aku lanjutin mandi aku lagi yah, , ” ucap Githa lalu bergegas masuk kekamar mandi dengan wajahnya yang memerah.

“Okey Git, aku juga mаu mаndi lаgi, ” jаwаbku jugа dengan santainya.

Githaрun dengan wajah malu dan memerah lalu kembalu kеmbаli kе kаmаr mаndinуа, dаn begitu pula aku. Di dаlаm kаmаr aku semmpat mаndi aku bеrрifikir bahgaiman tаnggараn Githa аtаѕ kеjаdiаn tаdi уа, apakah diа melароr pada Nika, ataukah dia akan marah kepadaku? Aku sempat takut dan merasa tidak enak pada Githa, tapi yasudahlah terserah gimana nanti.

Sesaaat aku merenungi kejadian tadi, pada аkhirnуа onaniku yang belum aku tuntaskan pada akhrinya aku memutuskan untuk mеlаnjutkаn onaniku agar aku mendapat klimaksku. Bаru beberapa detik aku meneruskan onaniku, tiba tiba saja рintu kаmаr mаndiku dikеtuk lаgi oleh Githa,

“Thokkk… thokk… Nik, Niko… maaf aku mеnggаnggu lаgi, aku ada реrlu lаgi nich, ” ucapnya dari dаri luаr pintu kamar mandi.

Ada perlu apalagi sih si Githa, mengganggu saja deh onaniku, jangan-jangan Githa akan memarahiku, ucapku dalm hati. Lalu,
“Iуа sebеntаr Nit, ” jawabku kemudian aku bukakan pintu dengan mengalungkan handuk dipinggangu lagi.

“Iya git ada apa? Kamu mau рinjеm apalagi, jangan-jangan kamu mau pinjem celana dalam yah, wkwkwkw…, ” ucapku bercanda.

Saat itu Githa lagi-lagi kelurdengan masih mengenakan handuk saja,

“Hahaha, kаmu аdа-аdа аjа deh. Emmmm… tadi waktu aku pinjem facial foam ke kamu aku tahu anu kamu tadi, emmmm… apa yah, anu kamu berdirikan melihat aku, hhe…, ” ucap Githa dengan agak ragu.

“Hahhhhhh… Mаkѕu kamu apa Git, apanya yang berdiri aku nggаk ngеrti deh maksud kamu ?, ” jawabku рurа-рurа tidak mengerti.
“Udah Nik kamu nggk usah malu sama aku deh, aku tahu kog adek kamu tadi berdiri, jujur aja Nik pas aku masuk kekamar mandi tadi aku juga terangsang sama kamu, bahkan aku sempat berfikiran kalau aku mau masturbasi, hhe…, ” ucapnya dengan tersenyum malu-malu dengan wajah yang memerah.

Saat itu aku sempat kaget dan tidak bisa menjawab apa-apa,

“Jujur aja Nik, semenjak aku melihat itu kamu tadi, aku berfikiran agar kewanitaanku bisa terpuaskan oleh penis kamu, kamu mau nggk ML sama aku, aku Horny banget Nik, ?, ” ucap Githa lagi dengan wajah serius.

“Maksud kamu……, ”

Friday, April 14, 2017

Cerita Dewasa-Tak Bisa Menahan Erangan

Cerita Dewasa - Tak bisa Menahan Erangan


Cerita Dewasa Tak Bisa Menahan Erangan - Dengan rasa suntuk dan sendirian dirumah, rasanya bête sekali aku browsing untuk pemutaran film di bioskop kebetulan film yang aku tunggu ditayangkan pukul 1 siang, maka aku putuskan untuk pergi ke bioskop sendirian, Nama aku Aufa sebelum berangkat aku bercermin dikamarnya dengan pakaian tengtop dan tonjolan payudaranya yang lumayan besar, rok mini yang ketat memperlihatkan kulit yang mulus dan bersih langsung berangkat menuju ke bioskop.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Di dalam ruang teater , susananya cukup penuh , karena ini adalah pemutaran perdana alias premiere.

Aufa menempati tempat duduknya , dan sementara film belum mulai diputar , pikiran Aufa melayang , memikirkan tentang mantannya dan masa masa indah dulu.

“maaf…permisi mbak …numpang lewat…….” sebuah suara mengaggetkan Aufa.

Seorang pria tampan tampak tersenyum pada Aufa , tatapan pria itu menimbulkan perasaan aneh pada diri Aufa.

“ooh..ya ..maaf…” kata Aufa tersadar dan memberi jalan untuk pria itu lewat, dan ternyata pria itu duduk tepat disebelahnya.

setelah duduk pria itu kembali menatap Aufa,, tersenyum dan mengucapkan terima kasih, perasaan aneh pada diri Aufa kembali muncul, entah apa…. Aufa tak mau terlalu ambil pusing , film sudah dimulai.

Film sudah berjalan setengahnya , saat Aufa merasakan ada yang menyentuh lengannya, ia menoleh dan melihat pria itu sedang mengelus elus lengan Aufa tapi tatapan matanya tetap pada layar.

Aufa bisa saja marah dan memaki maki pria kurang ajar itu , namun entah mengapa ia membiarkan pria itu mengelus elus lengannya.

merasa tak ada penolakan dari Aufa , pria itu terus mengelus elus lengan Aufa, sambbil terus menatap pada layar.

Aufa sendiri hanya terdiam nafasnya seolah terhenti , ia tak bisa ( atau tak mau) menolak perlakuan pria itu , ia malah memejamkan mata seolah menikmati sentuhan demi sentuhan yang dilakukan oleh pria disebelahnya. Getaran getaran di tubuhnya terasa semakin kuat.

Aufa segera membuka mata dan tubuhnya bagai kena sengatan listrik saat ia merasakan tangan pria itu melewati lengannya dan menyentuh buah dadanya, awalnya hanya sentuhan sentuhan kecil , namun ketika kembali tak ada reaksi penolakan dari Aufa , sentuhan pria ini berubah menjadi remasan remasan yang membangkitkan bbirahi Aufa.

Dengan sedikit takut Aufa meoleh ke penonton di sebelahnya , ternyata org itu serius menonton.

Pria asing itu terus menerus meremas buah dada Aufa, menyebabkab puting Aufa perlahan mengeras tanda Aufa sudah sangat terangsang.

Pria itu sepertinya tahu hal itu , maka dengan berani tangannya menelusup masuk ke balik tank top Aufa dan menyentuh langsung buah dada itu.

tiba tiba handphone penonton disebelah berbunyi , membuat pria itu dengan segera menarik tangannya dan duduk manis seolah tak ada apa apa.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Aufa sendiri masih bingung apa yang terjadi , ia sama sekali tak kenal pria ini tapi …kenapa ia membiarkan pria itu berbuat kurang ajar padanya , membiarkan menyentuh tubuhnya , bahkan saat ini birahi Aufa semakin naik dan berharap pria ini kembali menyentuhnya.

Setelah beberapa menit , Aufa merasakan ada yag menelusup masuk ke balik rok pendeknya, mengelus elus paha mulusnya.

Aufa hanya menarik nafas panjang sambil menatap pria itu, dan seperti sebelumnya sambil menyentuh Aufa pandangan pria itu masih terarah pada layar.

Aufa mengerang tertahan saat sentuhan pria itu tiba di bagian sensitifnya , jari jari pra itu bergerak menggeliitk dengan gerakan putaran, tanpa sadar Aufa semakin melebarkan kakinya.

bahkan dalam diri Aufa ingin membalas perlakuan pria itu , dan menyetuh penisnya , ia seolah ingin penis pria itu masuk ke mulutnya.

Aufa memandang pria itu , yang ternyata juga sedang memandangi Aufa.

Mereka berdua saling berpandangan cukup lama , sampai akhirnya pria itu tersenyum dan bangkit sambil menarik tangan Aufa unutk ikut dengannya , Aufa sendiri dengan patuh ikut dengannya.

Dengan berdebar debar penuh gairah , Aufa mengikuti pria itu dan masuk ke toilet wanita, saat itu toilet sedang kosong.

Setelah mengunci pintu , mereka berciuman dengan ganasnya seolah mereka sepasang kekasih yang telah lama tidak bertemu.

Pria itu menarik pinggang Aufa dan merangkul erat tubuh molek gadis itu , Aufa bisa merasakan tonjolan penis pria itu menyentuhnya.

Ciuman mereka semakin ganas , lidah merak saling menyapu , pandangan mata mereka memancarkan gairah yang tak tertahankan.

Sambil terus berciuman, tangan pria itu beraksi di balik tank top Aufa , dan meremas remas nya sedikit keras, sampai akhirnya pria itu melepas tank top itu.

Pria itu menggemgam bulatan buah dada Aufa, menurunkan kepalanya dan mulai menjliati buah dada yang indah itu.

Ia menjilati puting Aufa dengan ujung lidah , meniupnya pelan , membuat Aufa bergidik dan geli, dilanjutkan dengan mengulum dan menyedot buah dada itu , lidahnya bergerak gerak memutar , membuat Aufa merintih nikmat , meresapi sensasi sensual ini.

Aufa kemudian menurunkan tubuhnya membuka kancing celana pria itu dan menurunkannya.

Pria itu hanya tersenyum menatap Aufa , saat Aufa juga menurunkan celana dalam yang mengurung penisnya.

Tak membuang waktu , Aufa menggengam penis itu ,menjliati dan mengulumnya sehingga makin mengeras.

Aufa bisa merasakan denyutan penis itu saat beraksi dengan jilatannya. Ujung kepala penis itu Aufa jilati memutar dengan lidahnya lalu kemudian dikulumnya beberapa saat dan diulang kembali, terus sampai Aufa semakin kuat menyedotnya.

nafas pria itu terdengar semakin berat menahan birahi.

Denyutan penis itu dirasakan Aufa semakin kentara saat tak lama kemudian memuntahkan isinya , langsung masuk ke tenggorokan Aufa.

Semburan spermanya ternyata cukup banyak ,Aufa tak mampu menelan semuanya , sebagian menetes diantara bibirnya yang manis. tanpa merasa jijik Aufa menelan cairan asin itu dan menjilati sisa sia yang menempel di penis pria itu.

“giliran saya…” kata pria itu samil mendorong Aufa ke dinding.

Pria itu melepaskan rok mini Aufa dan tentu saja bersama dalamannya.

Pria itu menciumi pangkal paha Aufa , menjilatinya , memainkan lidahnya di bibir vagina dan clitnya membuat Aufa tersiksa oleh kenikmatan.

Jilatan lembut pria itu diselingi dengan sedotan sedotan yang membuat Aufa makin menggelinjang tak tertahankan, mengetahui Aufa sudah terangsang tak tertahankan. pria itu berdiri dan tanpa basi basi langsung menusuk vagina itu dengan penisnya.

“aaaauhhhhhwhw….” Aufa mengerang saat penis itu menerobos masuk ,untuk memudahkan pria itu menagngkat kedua kaki Aufa dan kemudian mulai mendorong dorong keras penisnya masuk semakin dalam.

Aufa tak bisa menahan erangannnya , mulutnya terus merintih dan mengerang menikmati serangan demi serangan.

tiba tiba si pria mencabut kembali penisnya , membalikan tubuh Aufa , sedikit dibungkukkan dan menembusnya kembali dari belakang.

Aufa kemudian menyadari dalam posisi seperti ini , ia tak mungkin mencapai orgasme , maka ia memaksa pria itu mencabut kembli penisnya , medorongnya duduk di toilet, dan Aufa naik ke atasnya.

Aufa mencari posisi yang tepat ,, hingga penis pria itu kembali menembusnya .

posisi seperti itu ternyata menguntungkan juga bbagi pria itu , ia bbisa meremas buah dada yang menggemaskan itu . setiap Aufa bergerak buah dadanya turut bergoyang menggoda.

Butuh waktu yang agak lama sampai akhirnya mereka mencapai puncak dari kenikmatan permainan mereka.

Setelah puas mereka kembali berpakaian dan secara terpisah kembali ke tempat duduk masing masing ,

dan saat film usai . si pria asing itu tersenyum pada Aufa dan menjatuhkan sebuah kartu nama pada pangkuan Aufa.

Aufa membaca nama dan alamat di kartu nama itu dan berpikir apakah ia akan menemui orang asing itu lagi , dan berpikr kira kira…permainan seru apalagi yang akan ia jalani bersama pria itu..?

entah……..namun Aufa berpikir spertinya menarik…dan akan sangat menyenangkan.

Tuesday, April 11, 2017

Cerita Dewasa - Ku Lelang Tubuhku Buat Bayar Semesteran

Cerita Dewasa - Ku Lelang Tubuhku Buat Bayar Semesteran


Cerita Sex - Saat pergantian semesteran telah tiba, untuk menginjak semester berikut nya aku membutuhkan dana untuk membayar SKS prodi yang mau aku ambil. Dan dengan kisahku ini sangat terkesan, seperti pada umumnya menjelang pergantian semester para mahasiswa di wajibkan untuk melunasi uang semester dulu sebelum masuk ke semester berikutnya.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Karena bukan hal yang aneh teman-teman di kampusku, rata-rata semua orang tuanya para mahasiswa cukuplah mampu untuk membiayai uang semesteran.

Dan jika kalo ada mahasiswa yang menunggak , mungkin karena dengan uang yang telah orang tua berikan untuk membayar semesteran dan lain-lainnya sering mereka pakai untuk hura-hura dan hal yang lain.

Cerita Sex - Dan itu terjadi pada teman kampusku Veti pacarku, namanya Luna, menurut Veti, Luna punya tunggakan semesteran dan uang bangunan yang cukup besar, dan dia tidak berani bilang pada orang tuanya karena sebenarnya uang itu sudah mereka berikan beberapa bulan yang lalu, katanya sih sampe 3 jutaan, aku sendiri cukup terkejut.

Karena untuk uang semesteran, uang segitu bukan jumlah yang sedikit. Luna sebenarnya ingin pinjam pada Veti pacarku, tapi karena Veti sendiri tidak punya uang, kemudian Veti menceritakan hal itu padaku, dengan maksud agar aku dapat memberikan pinjaman pada Luna.

Awalnya aku bersedia meminjamkan dengan sukarela, tapi entah kenapa belakangan pikiranku jadi ‘ngeres’, lagian biar jadi pelajaran untuk Luna, bahwa tidak gampang cari duit.

Orang tuaku sendiri, walau bisa dibilang cukup mampu, selalu mengajarkan hal itu, walaupun mereka telah mendepositokan uangnya untukku, agar tiap bulan bunga depositonya bisa aku tabung atau aku gunakan bila perlu.

Entah berapa jumlah uang yang ayahku depositokan, tetapi yang jelas secara otomatis, setiap bulan saldo di rekeningku bertambah, apalagi beberapa bulan belakangan, setelah kerusuhan Mei, (yang katanya bunga bank naik tinggi) entah berapa, yang jelas setiap bulan saldoku bertambah sebanyak 900 ribuan.

Saat itu saldoku memang cukup banyak untuk ukuran anak kos, karena untuk sehari-harinya aku tetap diberi uang jajan secara bulanan, jadi jika tidak perlu-perlu sekali aku tidak perlu ambil dari tabungan.

Maka setelah kupikir-pikir, akhirnya aku telepon Veti, minta agar Luna menemuiku langsung, agar semuanya jelas kataku, jadi bukan Veti yang pinjam, tapi Luna.

Luna memang dikenal cukup gaul, modis karena badannya memang bagus dan wajah nya pun cantik, kulitnya putih. Tapi mungkin karena pergaulanya yang salah, (karena banyak omongan dan gosip kalo dia itu pecun istilah sekarang.

Kalo dulu sih sebutannya perek, dia jadi seperti ini. Aku sendiri sih tidak pernah ambil pusing sebelumnya, tapi sekarang lain cerita.

Saat aku sedang berfikir, apa yang akan aku lakukan padanya sebagai pelajaran buatnya, sekaligus memuaskan hobbyku yaitu senang melihat cewek memamerkan tubuhnya, dan melihat wanita yang merasa dipermalukan di depan orang banyak.

Mungkin ini adalah trauma masa kecilku yang pernah dipukul oleh ibuku, begitu sih yang aku dengar.

Karena walaupun aku sadar akan adanya perbedaan di dalam diriku, tapi aku belum pernah ke dokter jiwa, karena itu kuanggap hanya fantasiku semata. Dan lagi pula apa yang salah dengan sekedar berfantasi. Tiba-tiba pintu kamarku diketuk.

“Ya.. Siapa!”

“Saya Mas.., Bayu”.

Oh.. Ternyata Bayu pembantu di rumahku.

Kami punya dua pembantu laki-laki di rumah ini.

“Ada telepon buat Mas Beny. . .!” teriaknya dari balik pintu. “Ya.. Aku turun” jawabku.

Kemudian aku turun ke ruang baca, karena di sanalah telepon diletakan, di sebelah kiri sofa besar. Ternyata yang telepon adalah Luna.

“Hallo Farid ya..?, ini Luna”, katanya.

“Ya.. Ada apa ya..?!”, jawabku.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

“Nggak tadi Veti telepon, kasi tau katanya kamu bisa pinjemin aku duit buat bayar semesteran ?!” sambungnya.

“Oh.. Iya, tapi berapa?!,

soalnya kalo banyak-banyak aku juga gak punya, tapi terus aku dapet imbalan apa nih..?!”, pancingku.

“Terserah kamu deh, apa aja boleh!”

jawabnya setelah terdiam beberapa saat. (mungkin dia mikir dulu)

“Soalnya kepepet nih, buat bayar SEMESTERAN, aku butuhnya sih 1,5 juta,

tapi kamu adanya berapa?!,

ntar kalo kurang aku bisa pinjem ke temen yang lain”, sambungnya.

“Nggak kok, kalo segitu aku juga ada, tapi aku minta imbalan dan jaminan lho”, jawabku memastikan.

“Ntar kalo kamu gak balikin duitku gimana?!

Aku rugi dong!”, lanjutku.

“Jaminan apa. Aku kan gak punya apa-apa?!”, tanyanya kebingungan.

Sepertinya ia takut gak bisa dapet pinjaman uang dariku.

“Terserah kamu aja deh, apa imbalan dan jaminannya!” katanya lagi,

dari nada suaranya terdengar kalau dia sudah putus asa.

Tiba-tiba aku dapat ide bagus dan cemerlang.

“Gini.. Tapi itu kalo kamu mau, kalo nggak juga gak apa-apa, tadi katamu terserah aku, sebagai imbalanya,

Cerita Sex - aku minta nanti sore kamu ke sini, tapi aku minta kamu hanya pake baju yang tipis, jangan pake daleman lagi, jangan pake BH ataupun CD

dan belahan dada mu yang terlihat, awas kalo tidak, karena aku akan memantaumu!!” jelasku.

“Dan sebagai jaminannya aku ingin foto-foto kamu dengan pakaian minim, sexy, pokoknya seadanyalah!”. Jawabku lagi. Sekali lagi dia terdiam. Kali ini cukup lama.

“OK.. Gini, kalo kamu masih ragu, untuk 1 roll film aku kasih kamu 1 juta ,

jadi 2 roll kamu dapet 2 juta”

“Aku janji gak akan aku sebarin, cuman untuk jaminan aja, tapi kalo kamu gak mau bayar, ya terpaksa aku sebarin ke temen-temen sekolah atau aku jual aja itu foto-fotomu, Gimana..?!” jawabku menjelaskan, sambil meminta kepastian.

“Mmhhmm.. Gimana ya..?!”

“Tapi kamu janji gak akan kamu sebarin kan..?!!” tanyanya memastikan.

“Nah kena nih!” batinku.

“Iya aku janji, tapi kalo kamu gak bayar, ya itu lain soal.

“Ok deh.. Ntar sore aku ke rumahmu!” akhirnya dia menyetujuinya.

Rumahku sore itu sepi, orang tuaku sore hari itu sedang ke Klaten naik motor, itulah sebabnya mengapa ia kusuruh datang sore itu.

Sedang kedua pembantuku pasti tidaak berani mengusikku, lagi pula sore begini kalau kebetulan orang tuaku tidak ada, mereka suka ke rumah tetangga, pacaran dengan pembantu tetangga. Dan aku sudah mempersiapkan segalanya.

Termasuk handycam kecil milik kakakku yang sedang di Yogya (yang sebenarnya diluar perjanjianku dengan Luna, tapi Siapa yang peduli….!!

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Aku kemudian menunggunya di ruang tamu, sengaja gerbang depan aku tutup dan aku kunci, agar Luna tidak bisa langsung masuk ke halaman rumahku.

kebetulan rumahku ini ada di pinggir jalan besar yang ramai dilalui pejalan kaki dan kendaraan yang lalu lalang dan ada toko kecil tak jauh di seberang rumahku yang cukup ramai pembelinya..

Tak lama kemudian tampak sebuah taxi berhenti di depan rumahku, aku ambil teropongku dan kulihat siapa yang ada di dalam taxi, ternyata benar yang ada di dalamnya adalah Luna, tampak ia keluar akan membayar ongkos taxi,

Kuarahkan teropongku ke arah dadanya, tampak dadanya sedikit terguncang karena tidak memakai BH, melihat dua bukit kembarnya tersamar di balik bajunya, yang kuperkirakan berukuran 34D,

Ada rasa tegang dan bergairah yang menyebabkan kontolku berdiri, kulihat bagian atasnya memnag longgar bajunya, sehingga saat dia membungkuk untuk membayar taksi, kupastikan jika si supirnya melihat ke arah si Luna bukan ke arah uang yang Luna berikan,

tentunya dia akan dapat melihat bukit kembar si Luna yang segar itu. Dan teryata benar, setelah menerima uangnya si supir sekilas melihat ke arah Luna, ada ekspresi terkejut di wajahnya, tapi pura-pura tidak melihatnya, karena kemudian dia segera pergi.

Kemudian Luna berjalan menuju gerbang rumahku, sayang saat itu tidak banyak orang lewat, yang dapat melihat goyangan indah payudaranya yang bergerak saat ia melangkah, ia kemudian menjangkau bel yang ada di samping pagar bagian dalam,

karena ketinggian bell itu cukup tinggi baginya yang kira kira hanya 163 cm , dulu sengaja letak bell itu di tinggikan, karena banyak anak-anak yang iseng). Tampak Luna jinjit untuk menjangkaunya, dan saat ia kembali menginjakkan kaki ke tanah tampak goncangan dadanya makin kencang dan ia tak sadar banyak orang yang lewat melihat hal itu.

Karena aku kurang puas, kubiarkan ia melakukanya beberapa kali sampai akhirnya ia sadar karena banyak yang lewat terus memperhatikan dari jauh padahal ia telah berjalan melewati Luna sedari tadi, tapi Luna tampaknya pura-pura tak sadar diperhatikan.

Tapi rasanya aku ingin lebih mempermalukannya, langsung saja kuambil HP dan menelepon ke HP-nya, mudah-mudahan ia belum menjual HP-nya lagi, ternyata benar, dia mengangkat HP-nya.

“Luna, sebelum kamu masuk, tolong beliin aku tali di toko depan dong”, kataku,

aku tahu di toko itu menjual tali pramuka, karena aku sering belanja di toko itu, letaknya tidak persis di depan tapi agak ke samping , ya deket lah.

“Oh ya..nitip beliin rokok mild ya, baru aku bukakan pagar, ntar aku ganti” kataku lagi,

lalu menutup HP-ku. Luna tampaknya, hendak mengutarakan sesuatu, tapi sudah keburu aku tutup, ia kemudian, kembali memijit bel rumahku.

Tapi tidak aku gubris, akhirnya ia pun berjalan ke arah toko di seberang dengan perasan tak karuan. Karena malu ia melipat tangannya di depan dadanya, agar guncangan dadanya tidak terlalu nampak. Akupun naik ke lantai atas untuk bisa melihatnya lagi.

Cerita Sex - Tampak Luna dengan kikuk berbicara dengan Mas JOKO, begitu aku biasa memanggil pemilik toko itu, karena kebetulan di sana sedang ramai pembelinya, itu memang biasa terjadi karena walaupun tak seberapa besar, tapi barang yang disediakan cukup lengkap, dan tidak terlalu beda jauh dengan di toko grosir.

Tampak Luna yang sedang berbincang sering diamati dari atas ke bawah oleh bapak-bapak dan mas-mas yang kebetulan sedang berbelanja, sepertinya mereka tahu kalau Luna tidak memakai BH,

karena aku yang melihatnya memakai teropong dari arah belakang tak sedikitpun melihat ataupun tersamar tali BH, padahal pakaian Luna cukup transparan.

Gerakan badannya saat mengambil uang di saku di celana nya pun mendapat perhatian dari semua laki-laki yang ada di sana.

Payudaranya kembali berguncang hebat, karena sepertinya dia cukup sulit mengambil uang yang ada di saku celana, jadi dengan ukuran tubuhnya yang sekarang terlihat sangat pas di pantatnya.

Akupun jadi teringat bahwa akupun menyuruhnya untuk tidak memakai CD di balik celana.

Dan ternyata memang tidak terlihat bentuk CD dibalik celana yang ketat itu, dan gerakan dua belahan pantatnya terlihat cukup menggairahkan. Bergoyang dengan sangat natural saat ia bergerak.

Pantas saja laki laki yang melihatnya di sana memandangnya seperti hendak menelanjanginya, memandangi dari atas ke bawah.

Ternyata Luna memang sangat sexy dengan keadaan yang seperti itu. Dengan tanpa memakai penutup BH dengan pakaian yang transparan karena dan celana yang sepertinya dua ukuran di bawah ukurannya yang sekarang.

Kemudian tampak, ia kembali merogoh seluruh sakunya, baik baju dan celana, gerakannya itu kembali mengundang tatapan para lelaki di sekitarnya.

Karena kali ini terlihat jelas guncangan di payudaranya dan jelas sekali kalo dia tidak memakai BH, karena goyangan paudaranya terlihat sangat jelas.

Sepertinya dia terlihat panik dan menunjuk ke arah rumahku, mungkin uang yang dimilikinya kurang untuk membayar rokok dan tali yang kuminta, atau dompetnya tertinggal barangkali. Itu yang ada di benakku saat melihatnya kebingungan.

Karena tak tega melihatnya kebingungan dan jadi tontonan gratis terlalu lama. Akhirnya kutelepon Mas JOKO dengan HP-ku, dan pura-pura menanyakan apakah ada temanku cewek yang beli tali pramuka dan rokok, karena aku beralasan bahwa aku khawatir kok lama banget, dan ternyata benar,

Mas JOKO menerangkan bahwa Luna memang mengaku duitnya kurang karena dompetnya tertinggal di rumahku, dan tadinya Mas JOKO curiga apa betul Luna temanku dan disuruh beli tali dan rokok olehku.

Karena ia baru pertama kali ini melihat Luna, tidak seperti temanku yang lain yang sering membeli barang ke tokonya kala main ke rumahku, begitu katanya.

Akhirnya Luna bisa meninggalkan toko itu, setelah aku bilang bahwa kekuranganya nanti akan diantarkan, dan bahwa benar Luna itu temanku.

Di akhir pembicaraan Mas JOKO sempet bilang bahwa Luna itu sexy banget dengan keadaan seperti ini, suruhlah sering sering ia belanja ke tokonya.

Dan aku yakin Luna mendengarnya, karena tempat Mas JOKO menerima telepon hanya berjarak setengah meter dari tempat Luna berdiri, sedang saat ia mengucapkanya Mas JOKO berbicara biasa, tidak berbisik.

Jadi aku yakin Luna pasti mendengarnya. Aku pun menyanggupi bahwa Luna juga nanti yang akan mengantarkan kekurangan pembayarannya. Mereka tidak tahu kalau aku mengamati semua yang terjadi sejak tadi dari jauh.

Agent Judi Poker Online Indonesia
Hoyapoker99.com || Agent Judi Poker Online Indonesia

Cerita Sex - Saat Luna berjalan ke arah rumahku, para pembeli yang sedari tadi ada di sana tampak ribut ada yang bertepuk tangan, bersiul (terlihat dari bibirnya yang monyong), ada juga yang bersuit dengan “irama menggoda” karena terdengar juga olehku.

Luna kini tambah kikuk dan malu, karena kini dia sadar bahwa semua orang yang ada di sana telah tahu bahwa ia tidak memakai BH,

karena saat ia panik tadi ia tidak dapat lagi menutup-nutupi lagi keadaannya yang tanpa pakaian dalam, dan gerakanya tadi membuat orang semakin jelas melihat payudaranya yang terguncang kesana kemari, saat ia merogoh saku baju dan celana pendeknya.

Tapi Luna enggan berlari karena takut akan lebih memepertontonkan payudaranya yang bergoyang jika ia berlari. Ia hanya berjalan sedikit cepat untuk mencapai rumahku.

Aku telah menunggunya di depan pintu pagar yang telah aku buka, dan menyambutnya dengan tersenyum. Satu rencanaku telah tercapai.

Luna yang masih terlihat malu, semakin malu, karena akulah yang jelas tahu jika dibalik bajunya ia tidak memakai apa-apa lagi, karena akulah yamg memintanya melakukan semua ini.

Tapi aku bersikap wajar saja, dan itu membuat Luna tenang berada di dekatku. Memang selama ini aku dikenal sebagai cowok yang baik, dan cenderung pemalu, karena itu banyak cewek yang tertarik padaku.

Setelah ngobrol ini-itu, akhirnya meunuju ke pokok permasalahan, bahwa ia butuh uang untuk membayar tunggakan SEMESTERAN dan uang bangunan, yang sebenarnya telah orang tuanya berikan, tapi telah ia pergunakan untuk beli ini dan itu serta

“biaya kenakalannya” seperti narkoba dan minuman keras.

Dan aku menyanggupi untuk meminjaminya tapi semua itu ada timbal baliknya kataku padanya.

“Seperti yang kubilang tadi, mau nggak, sebagai jaminanya aku foto kamu dengan pose yang sexi dan dengan pakaian seadanya?!” tanyaku padanya.

“Ya mau gimana lagi, toh aku sudah datang ke sini sesuai dengan keinginanmu, nggak pake BH dan CD”. “Sudah kepalang basah, lagian hanya kamu yang bisa menolong aku.

So, mo gimana lagi.. Ak.. Aku terima deh! Tapi janji nggak akan menyebarkan foto-fotoku khan?!”,

Ia bertanya dengan sedikit terbata-bata.

Rupanya ia sudah terlalu sering berbohong pada orang tuanya, tentang ke mana saja barang barang yang mereka berikan untuknya, seperti HP, jam tangan (bermerk) serta beberapa perhiasan emas kecil seperti anting, yang sering ia katakan hilang, tertinggal di rumah teman dll.

Padahal semua itu sudah ia jual. Dan tampaknya orang tuanya sudah mulai curiga dengan semua itu, karena itu HP yang ia miliki sekarang tidak berani ia jual, karena takut akan menambah kecurigaan orang tuanya, lagi pula kalau di jual paling hanya laku sedikit karena itu adalah HP keluaran lama.

Itu ceritanya kemudian, saat aku mulai mempersiapkan peralatanku.

Saat kutanya kenapa dia mau menerima syaratku untuk di foto dengan pakaian minim dan sexy, ia menjawab bahwa ia percaya denganku, bahwa ia yakin,

aku adalah cowok yang bisa dipercaya, dan tidak akan berbuat yang tidak-tidak, karena ternyata selama ini Veti sering bercerita padanya mengenai apa saja yang telah ia lakukan untukku, tentang foto sexy Veti yang aku buat, tentang aku yang mengajaknya jalan tanpa memakai BH dan memutuskan kancing bajunya,

tentang aku yang selama ini tidak pernah minta yang macam-macam (ML) pada Veti, sehingga Veti percaya padaku, begitu ceritanya (tapi soal yang tentang Veti hanya memakai celana pendek saja selama menemani aku yang berkunjung ke rumahnya, sepertinya tidak Veti beritahukan),

itu pulalah yang membuat Luna percaya padakku, bahwa aku senang melihat cewek sexy dan mem-foto mereka. Karena selama ini ternyata Veti dan Luna berteman cukup dekat sejak SD, hanya saja ia beda SMP dengan Veti dan juga denganku, jadi aku baru mengenalnya di kuLiahh ini.

Selain alasan yang pasti dia butuh duit juga tentunya.

Karena keadaan rumah sepi, lagi pula pintu gerbang sudah aku kunci, rasa isengku muncul, seberapa percayanya Luna padaku. Lalu akupun mulai melakukan aksiku.

“Luna, kamu kan aku suruh ke sini, hanya boleh memakai kaos tanpa BH dan CD, tapi aku belum tahu buktinya tuh!”.

“Idih lu Farid..

Masa sih dari tadi kau gak melototin toket gue yang menggantung gini” katanya sambil memegang toketnya denga dua tangannya.

Tampaknya dia sudah mulai rilex denganku karena sudah memakai bahasa lu-gue.

“Iya serius, aku belum bisa lihat jelas tuh!”

Kemudian ia menarik baju ke belakang, sehingga toketnya yang tadinya tersamar di balik bajunya. Kini makin jelas terlihat, putingnya yang kecil, menonjol di bajunya.

“Wah . . .mana, tetep gak jelas” kataku.

“Mungkin kalo gini baru jelas” lanjutku sambil menyambar satu gelas air es yang memang sedari tadi ada di meja depanku sebagai obat kalau aku haus kala menunggu dia datang tadi.

Kemudian menyiramkannya ke arah payudara Luna yang sedang memamerkan puting payudaranya.

Kontan baju di bagian depannya basah kuyup, karena air es yang tersisa masih cukup banyak, karena aku memang tidak begitu lama menunggu Luna datang.

Kini tampak jelas terlihat payudara Luna yang berukkuran 34D itu, karena bajunya yang basah seperti tercetak mengikuti bentuk tubuhnya.

Ia tampak terkejut dan hendak berteriak, tapi ia tahan, sepertinya takut penghuni rumahku curiga. Mengetahui kekhawatirannya, aku segera memberitahu bahwa saat itu keadaan rumahkku sedang kosong, orangtuaku ke luar kota,

tapi pembantuku aku bilang sedang tidak ada, (padahal mereka mungkin sedang pacaran) jadi aku bilang tinggal kami berdua yang ada di dalam rumah, kontan saja dia langsung hendak memukulku, tapi kuhindari dan berlari ke atas, ke kamarku, dan seperti yang kuduga dia mengejarku.

Cerita Sex - Aku segera masuk dan menghidupkan handycam, membiarkan alat itu merekam sendiri dengan menaruhnya di tempat yang telah kupersiapkan, yaitu di antara pakaianku yang menggantung di dinding di sebelah pintu, dan mengambil posisi di luar jangkauan kamera.

Dan biarkan semuanya terekam dengan sendirinya.

Dan setelah beberapa saat kemudian baru dia masuk, aku tahu Luna pasti tadi mencari-cari kamarku, karena dia lantai dua ini ada 3 kamar, kamarku, kamar kakakku dan kamar tamu. Ia masih pasang tampang merajuk kemudian aku dipukulnya dengan manja.

Kemudian aku kembali menanyakan permintaanku yang kedua, bahwa ia kuminta datang ke rumahku dengan tanpa pakaian dalam sama sekali, dan ia benar datang tanpa mengenakan BH,

tapi bagian bawahnya belum terbukti, kalo itu tak dapat dibuktikannya, aku tidak akan mememinjamkan uangku padanya.

“Ayo sekarang buktikan kalo, kamu gak pake celana dalam!” perintahku padanya,

“Kalo gak, aku gak bakal pinjemin duit buat kamu”. Kataku lagi.

Luna tampak keberatan.. Dan bingung.

“Ya udah. Kalo gak bisa buktikan, pinjam duitnya juga batal dong!?” kataku mendesak.

Aku tahu itulah senjataku yang tidak bisa dia tolak.

Aku terus memintanya untuk memperlihatkan bahwa dia memang benar tidak memakai CD.

“Kalo malu, ya udah gak usah dari deket”,

kataku sambil berjalan dengan maksud agar Luna menghadap ke kamera yang ada di belakangku tanpa aku menghalagi kamera.

Akhirnya ia pun menyerah, dengan masih menghadap ke arahku dan ke arah kamera tentunya, ia berjalan mundur untuk menjauhiku, sampai di depan lemari pakaian, sehingga ia tidak bisa mundur lagi.

“Ayo tunjukin, nanti aku kasih duit”, kataku

mengingatkan tujuannya datang ke rumahku.

Kemudian dengan perlahan, tangannya mulai melepas celana, tampaklah pahanya yang putih mulus sampai ke atas pusarnya, dan terlihatlah bagian vaginanya yang bersih dan terawat rapi, hanya tampak beberapa bulu halus di sekitarnya.

Aku tadinya mengira akan melihat bulu hitam lebat, seperti milik Veti, tapi ternyata, vagina Luna, tampak bersih, dan terawat, dan sejak saat itulah aku menyukai vagina yang terawat, tidak ditumbuhi bulu lebat. Melihat aku terbengong dan terkejut, Luna tidak langsung menurunkan celana pendeknya.

Dia malah sepertinya bangga melihatku terkagum-kagum akan keindahan daerah vagina nya. “Kamu cantik sekali Luna”, kataku terlontar begitu saja dari mulutkku.

Memang harus diakui bahwa sebenernya Luna itu cantik dan sexy, dengan wajahnya yang cantik mirip artis bagiku, dan kulitnya yang putih, makin menambah kecantikannya, ditambah lagi, buah dadanya yang besar dan pantatnya yang berisi, makin menimbulkan kesan sexy.

Memang sebenarnya aku dulu waktu semester awal, sempat suka padanya, tapi karena aku cenderung pemalu dengan cewek, akhirnya aku hanya sekedar suka.

Karena kemudian banyak cowok yang jadi pacarnya, dan beredarlah isu bahwa ia itu pecun.

Dan akhirnya akupun jadian dengan Veti, itupan karena dicomblangi oleh temanku yang ceweknya adalah sobatnya Veti, sampai sekarang.

Kini perasan itu hadir lagi, ada sedikit rasa suka di hatiku. Tapi perasaan itu akhirnya kubuang jauh-jauh, Luna kan terkenal pecun, batinku dalam hati. Setelah tersadar, aku lalu mengelurkan dompetku dan mengeluarkan uang 100 ribu, dan memberikan kepadanya.

“Ini bonus buat pertunjukan yang tadi” kataku.

Hatiku sebenarnya berharap Luna menolaknya,

tapi harapanku ternyata salah, Luna malah mendekat dan mengulurkan tangannya menerima uang pemberianku.

Luna pada awalnya menunjukan sedikit perasaan malu, tapi segera sirna digantikan oleh senyumnya yang mengembang di bibirnya yang mungil.

Segera ia memasukan uang itu ke dalam saku celana. Dan kembali pikiranku berkata,

“Dasar pecun!”

“OK sekarang kembali ke rencana semula, yaitu sesi pemotretan” kataku pada Luna.

“Sesuai kesepakatan kan?

1 rol berarti 1 juta, ya kan?!”,

tanya Luna padaku memastikan.

“Iya, deal!” jawabku.

Kemudian berlangsunglah acara pengambilan foto-foto sexy Luna, yang dengan tanpa diketahuinya adegan itu juga terekam oleh kamera handycam yang tersembunyi di sela-sela baju yang tergantung di dinding dekat pintu yang tertutup.

Saat itu Luna kuminta melepaskan bajunya untuk menambah kesan sexy, belahan dadanya yang putih dan sexy menimbulkan daya tarik sendiri, kemudian berlajut kuminta Luna untuk melepaskan seluruh bajunya, sehingga kini dari atas sampai bagian perutnya yang rata terlihat dengan jelas.

Luna tampaknya semakin asyik dan tidak malu-malu lagi, jika ia malu maka aku akan berkata,

“Aku kan sudah melihat bagian yang terpenting yang kau miliki, kenapa harus malu. Lagian ini hanya untuk jaminan kok!”

Dan kata-kata itu mujarab sekali, Luna pun kemudian tak malu lagi, melakukan pose-pose yang aku minta.

Semua pose yang ada di kepalaku sudah aku minta pada Luna untuk melakukanya. Kini tubuh indahnya benar-benar terekspose secara lebih vulgar, tadi sempat kuminta ia melepaskan bajunya

Setelah beberapa kali berfoto, kuminta ia membuka kaosnya dan membiarkan bagian atas tubuhnya tidak tertutupi sehelai benang pun, tadinya ia agak malu dan menutupi kedua payudaranya dengan tangannya, tapi setelah kudesak dan kurayu ia mau berpose tanpa menutupi kedua payudaranya.

Sedang celana kini telah bertambah pendek karena aku gunting 10 cm lebih pendek.

Cerita Sex - Sehingga kini selana itu benar-benar tidak bisa menutupi keindahan tubuh bagian bawahnya, saat ia membungkuk, akan terlihat bagian kewanitaannya menyembul di sela-sela belahan pantatnya yang indah.

Tadinya Luna menolak celana aku potong, karena takut dimarahi ibunya saat pulang ke rumah nanti, tapi karena aku desak, agar makin sexy kataku, akhirnya dia merelakan celana bajunya aku potong.

Tak terasa, sudah satu roll film aku habiskan untuk mem-fotonya.

“Wah udah satu roll nih,” kataku padanya,

sambil mengeluarkan dompetku lagi. Karena sesuai janjiku, aku harus membayarnya 1 juta setiap roll-nya.

Luna pun menerima uang yang aku berikan dan kembali memasukannya ke dalam sakunya.

“Mau tambah lagi nggak?” tanyaku.

“Iya dong, kan belum cukup uangnya!” balasnya sambil senyum.

“Tapi aku gak mau gini terus ah, bosen,

aku ingin gaya yang lain, dan lokasi yang lain”, kataku lagi.

“Gimana kalo di kolam renang belakang?!” tanyaku.

“Boleh aja, asyik juga sepertinya” jawabnya senang.

“Kalo gitu, mulai saat ini, kamu lepas semua kain yang menempel di badanmu, aku ingin kamu tidak mengenakan seutas benangpun selama berada di lingkungan rumahku ini!!”

aku mulai berkata agak keras padanya.

“Dan sejak saat ini, aku yang berkuasa terhadap dirimu, dan kamu harus menuruti semua perkataanku kamu mengerti?!!”

“Kalau kamu mau menuruti semua kemauanku, kamu akan kukasih bonus uang lagi!!”

“Tapi kalo tidak foto-foto ini akan aku sebarkan Luna..!!” kataku lagi

sambil memperlihatkan satu roll film yang ada di genggamanku.

“Ayo buka semua pakaianmu!!” kataku

sambil menepuk pantatnya yang terbuka dengan agak keras, kerena celana yang kini sangat pendek itu telah tersingkap.

Tampak ia agak terkejut, dan hampir menangis, mungkin dia kaget melihat perubahan sikapku, yang tadinya lembut kini berubah sedikit kasar padanya.

Kini Luna benar benar tidak punya pilihan lagi, karena tentunya ia tak ingin foto-fotonya tersebar luas, ia akan malu sekali jika teman-temanya melihat foto-foto itu,

walau ia sama sekali tidak telanjang dalam foto foto itu, tapi secara keseluruhan sepertinya tak ada bagian tubuhnya yang tidak dapat dengan jelas terlihat. Luna terdiam sejenak..

“Ayolah Luna, buka semua pakaianmu,

aku tahu, di sekolah kamu terkenal sebagai pecun, aku yakin bukan sekali ini saja kamu bugil di depan laki-laki, sudah pasti kamu sudah seringkali telanjang di depan cowok!” kataku padanya.

“Akui saja?!

“Betul kan?!” desakku padanya.

Luna hanya diam.. Dan kemudian mengangguk kecil.

“Nah benar kan kataku, nah mulai sekarang kamu adalah pecunku, dan kamu sekarang harus menuruti semua keinginanku”.

“Kalo kamu kuminta datang, segera datang!, pokoknya apapun permintaanku, kamu harus turuti!!”.

“Kalau tidak kamu tahu sendiri akibatnya!,

kamu mau kan jadi pecunku..?!!”

aku berkata padanya dengan nada sedikit keras. Luna mengangguk..

“Jawab dong, jangan diam aja” kataku lagi.

“Iya, aku mau..” jawabnya kemudian.

Nah mulai saat itu resmilah Luna menjadi pecunku,

Tapi yang paling sering adalah, Luna kujadikan objek eksibisiku, seperti juga saat itu.

Kuminta ia menanggalkan celana, yang merupakan satu satunya pakaian yang masih melekat di tubuhnya.

Kemudian kuminta ia melanjutkan aksinya sebagai objek fotoku, sampai malam hari, tapi terlebih dulu, kuminta ia untuk mengabari orang tuanya, bahwa ia akan pulang agak larut malam, untuk belajar di rumah Veti. Sehingga orang tuanya tidak khawatir.

Orang tuanya malah menyarankan, bila terlalu malam, lebih baik Luna menginap saja.

Karena memang selama ini Luna sering menginap di rumah temannya, terutama Veti yang sudah ia mereka kenal sejak kecil.

Sehingga orang tuanya tidak curiga. Setelah Luna benar-benar telanjang bulat, kuminta ia turun untuk mengambil tali dan rokok yang tertinggal di meja ruang tamu, dengan tanpa sehelai benangpun Luna turun ke bawah menuju ruang tamu, tapi tetap kupantau dari semacam balkon di lantai atas setelah mematikan handycamku terlebih dulu setelah Luna keluar dari kamar.

Aku ingin ia melakukan semua aktifitas di rumahku ini tanpa mengenakan pakaian secuilpun. Setelah ia kembali ke atas, kuutarakan niatku padanya, bahwa sampai ia pulang nanti malam atau kalau perlu besok (karena hari ini hari Sabtu) ia harus terus bertelanjang bulat, apapun yang terjadi.

Luna pun menyanggupi karena merasa sudah kepalang tanggung bahwa aku sudah melihat keindahan tubuhnya secara keseluruhan dan takut akan ancamanku tadi jika tidak menuruti permintaanku. Lagi pula ia merasa hanya kami berdua saja yang ada di rumah kala itu.

Aku hanya diam saja, kala ia berkata begitu, karena memang benar bahwa saat itu memang hanya kami berdua saja yang ada di rumah, tapi aku yakin menjelang maghrib nanti pasti para pembantu di rumahku akan pulang dari mengunjungi pacar mereka yang juga bekerja sebagai pembantu di sekitar rumahku ini.

Cerita Sex - Dan memang itu sudah ada dalam pikiranku. Mereka sebenarnya bukan seratus persen pembantu, karena sebenarnya mereka masih ada hubungan saudara dengan ayah dan ibuku, tapi tepatnya adalah saudara jauh, yang hubunganya juga tidak aku fahami benar, saking jauhnya, maka aku memangil mereka dengan sebutan Mas.

Karena sebetulnya usia mereka paling-paling masih seumuran dengan kakakku. Mas Bayu ada hubungan saudara dengan keluarga ayahku, sedang Mas Anton ada ikatan saudara dari keluarga ibuku.

Mereka hanya membantu kami untuk urusan yang memerlukan tenaga kasar mereka, sedang untuk masak dan bersih-bersih rumah secara umum sudah dikerjakan oleh pembantu perempuan, yang kemudian pulang siang harinya jika pekerjaannya sudah beres.

Biasanya mereka menggunakan pintu kecil di halaman belakang untuk keluar masuk rumah. Maka kuminta Luna berpose di samping kolam renang yang letaknya di halaman belakang, dan melanjutkan aktivitasku memotretnya dan kali ini dengan kamera digitalku.

Tampaknya Luna tidak mengerti jika kali ini aku menggunakan kamera digital. Tapi itu tak penting bagiku, karena aku hanya ingin membiasakan Luna telanjang di depan orang yang belum ia kenal.

Seperti yang sudah aku perkirakan, setelah beberapa lama aku mengambil gambar Luna dengan pose bugilnya yang sexy, tiba-tiba muncullah Mas Bayu dan Mas Anton dari balik tembok.

Luna pun berteriak terkejut sambil secara refleks menutupi bagian tubuhnya yang tak tertutupi sama sekali, tampak ia shock dan bingung antara menutupi dadanya atau daerah di sekitar lubang kewanitaannya.

Mas Anton dan Mas Bayu pun tadinya juga terkejut, tapi kemudian tampak bersikap biasa, karena tidak mau mengganggu aktivitasku, tapi aku tahu mereka juga pasti sangat terangsang melihat tubuh indah dan semok milik Luna, yang kini dapat mereka tonton dengan gratis langsung di hadapan mereka tanpa terhalang apapun.

Tubuh mulus Luna yang tanpa tertutup oleh apapun kini menjadi santapan ganas mata mereka. Agar suasana kaku yang terjadi diantara mereka mencair, akupun segera memperkenalkan mereka pada Luna.

“Oh.. Mas Bayu dan Mas Anton sudah datang,

Perkenalkan Mas.. Ini Luna temanku, dia tadi ingin berenang, tapi nggak bawa pakaian renang, jadi kusuruh aja berenang tanpa pakaian!” kataku sekenanya pada Mas Bayu dan Mas Anton.

“Oh.. Luna namanya.., cantik ya! Mirip artis”,

kata Mas Anton dengan sangat wajar.

“Nama saya Antonius, biasa di panggil Anton” katanya lagi sambil mengulurkan tangan mengajak bersalaman.

Luna yang kikuk dan bingung menutupi bagian tubuh tertentu. Kedua tangannya masih menutupi dadanya dan bagian selangkangannya.

Luna tidak segera mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Mas Anton. Maka akupun segera berkata..

“Ayo dong Luna, kenalin ini Mas Anton, dia juga tinggal disini” ujarku pada Luna. Luna pun terpaksa melepaskan tangan kanannya yang menutupi dadanya dan mengulurkan tangannya, menjabat tangan Mas Anton.

“Luuuu. . . Luna” ucapnya tersendat karena malu.

“Luna, nama yang cantik dan indah, secantik wajahmu dan seindah tubuhmu”

kata Mas Anton tanpa melepaskan tangannya yang terus menjabat tangan Luna dengan erat.

Sehingga kini Luna tidak bisa lagi menutupi keindahan buah dadanya yang mencuat menantang, dengan puting susunya yang tampak mengeras, mungkin karena gugup dan malu.

“Kenalkan juga ini, Mas Bayu, ia juga tinggal di sini seperti saya”, kata Mas Anton pada Luna, sambil menuntun tangan Luna untuk menjabat tangan Mas Bayu, yang sudah terlebih dahulu, terjulur.

Dan kembali Luna tidak dapat menutupi dua payudaranya yang bergoyang ketika mendekatkan diri ke arah Mas Bayu untuk berkenalan dan berjabatan tangan.

Tampak sangat indah payudara Luna yang bergoyang-goyang ketika Mas Bayu berjabatan tangan dengan berkali kali menggerakkan tangannya ke atas dan ke bawah selama bersalaman.

Dalam hati aku berkata, cerdik juga cara Mas Bayu bersalaman, sehingga tampak Luna tambah malu dibuatnya. Lama juga Mas Bayu bersalaman, sehingga payudara Luna makin bergoyang kencang.

Walaupun mereka statusnya seperti pembantu, tapi sebenarnya lebih tepat kalo dikatakan sebagai orang kepercayaan keluarga kami, kadang merangkap sebagai supir pribadi dan di saat tertentu jika dibutuhkan bisa dijadikan ajudan jika Papa keluar kota untuk urusan yang lebih bersifat pribadi.

Jadi tak heran jika aku cukup dekat dengan mereka, dan akupun tahu kesukaan mereka, yang suka nonton film porno yang bersifat mempermalukan pasangan sexnya.

Demikian juga aku, sehingga makin akrab saja hubungan antara kami, walaupun aku tetap menunjukan bahwa aku yang lebih berkuasa dibanding mereka, dan mereka mengakuinya.

“Begini Mas Bayu dan Mas Anton, malam ini Luna akan bermalam disini” kataku memecahkan keheningan di antara mereka.

“Dan selama di sini, Luna tadi telah meminta padaku agar dia diperbolehkan untuk tidak mengenakan penutup tubuh sedikitpun,

Iya kan Luna..?!!”, Tanyaku pada Luna,

sambil tersenyum dan menggoyangkan kameraku sebagai isyarat padanya. Luna yang mengerti isyarat goyangan kameraku, hanya bisa mengangguk.

“Jadi kamu - kamu harus menuruti keinginannya dan kamu-kamu tidak boleh menjamah tubuhnya, kecuali kuijinkan!” kataku

untuk menunjukan siapa yang berkuasa di situ.

“Jadi kamu juga harus merelakan Luna tidak berpakaian selama tinggal disini.

Kamu baru boleh menjamah tubuhnya jika Luna melanggar apa yang kuperintahkan padanya, kamu mengerti!!”,

Tanyaku sedikit keras, untuk kembali menunjukan pada mereka siapa yang berkuasa di situ.

“Baik Mas”. Kata mereka serempak hampir berbarengan.

“Nah sekarang sepertinya Luna ingin berfoto bareng dengan kamu.” kataku pada mereka

“Iya kan Luna..?!” tanyaku padanya.

Dan Luna pun hanya bisa mengangguk, yang disambut sorak gembira Mas Bayu dan Mas Anton.

“Nah selama pemotretan kamu boleh menjamah tubuh Luna!” kataku pada mereka.

Cerita Sex - Yang kembali disambut teriakan gembira para pembantuku, Maka tampak kemudian mereka berpose di kiri-kanan Luna yang telanjang bulat, sambil sesekali tangan mereka meremas, membelai, tubuh Luna, terutama buah dada dan pantat Luna.

Bahkan kadang sesekali mereka menjambak rambut Luna yang tergerai ke belakang, sehingga Luna terdongak ke atas sambil meringis kesakitan, sambil membungkukkan badan Luna bagaikan menunggangi Luna dari belakang.


Itu pose yang aku sukai dari Luna. Sangatlah kontras kulit tubuh Luna yang putih mulus, dengan warna kulit mereka yang gelap, walaupun Mas Anton dan Mas Bayu tidak telanjang, tapi mereka membuka seluruh kancing baju mereka, sehingga tampaklah tubuh berisi dan berotot mereka. Wajah keras mereka makin menimbulkan kesan sangar.

Agar pose mereka menggambarkan mereka sedang memperkosa Luna, aku menyuruh mereka membuka resleting celana mereka, atau membuka bagian atas celana mereka, tanpa menjatuhkannya ke tanah, sehingga makin kontras saja, mereka yang bertubuh gelap tapi masih berpakaian lengkap, sedang Luna yang berkulit putih mulus, bertelanjang bulat.

Agar tampak seperti dua orang pekerja kasar yang sedang memperkosa Luna.

Sengaja aku mengatur agar wajah Luna selalu tampak jelas ke arah kamera, dengan matanya yang seolah melirik Mas Anton yang sedang memperkosanya dari belakang, atau berekspresi sedang melakukan oral pada Mas Bayu yang ada di depannya.

Sedang wajah Mas Anton atau Mas Bayu sengaja aku samarkan dengan hanya menunjukkan siluet wajah mereka dari samping, kala sedang tertunduk, ataupun menengadah.

Sehingga bila orang melihat foto-foto itu, maka hanya tampak jelas wajah Luna dari segala arah, tapi wajah, Mas Anton dan Mas Bayu hanya terlihat dari arah samping atau belakang saja.

Setelah bosan dengan adegan memperkosa dan juga hari mulai gelap, kuminta mereka berhenti.

Kemudian kuikat kedua tangan Luna ke belakang, tertekuk sebatas siku ke arah berlawanan sedang mulutnya kusumpal dengan sapu tangan dan kuikat lagi dengan tali ke belakang kepalanya,

dan kakinya satu sama lain kuikat dengan tali yang terhubung, dengan sisa jarak kira kira 25 cm, sehingga dia tidak akan bisa berjalan dengan langkah lebar.

Kemudian kuminta Luna melakukan exercise dengan berlari mengelilingi kolam yang berukuran 12×5 m sebanyak 60 kali lebih. Bila Luna tampak berjalan kusuruh mereka berdua mencambuk Luna dengan ranting pepohonan yang ada di taman sudut halaman.

Luna yang tampak kelelahan beberapa kali berhenti untuk mengatur nafas, saat itulah Mas Bayu dan Mas Anton akan mencambuk Luna dengan dedaunan yang mereka pegang, dan seiring dengan itu maka akan terdengar jeritan tertahan dari mulut Luna yang terhalang saputangan.

Dan setelah itu maka Luna pun akan berlari kecil kembali. Semua itu kurekam dengan handycam yang kuambil dari kamar. Setelah itu kuminta Luna masuk ke dalam kolam dengan keadaan masih terikat seperti semula.

Kedalaman kolam yang saat itu paling dangkal kira-kira 150 cm, dengan tinggi tubuhnya yang kala itu mungkin hanya 160 cm, dan dengan tangan terikat serta kaki terikat,

Luna hanya bisa berjalan di dalam kolam, dan untuk bernapaspun Luna harus menengadahkan kepalanya, karena tinggi air bila ia berdiri saja, hampir menutupi seluruh hidungnya.


Kemudian kami bertiga meninggalkanya di dalam kolam sendirian, dengan tangan dan kaki terikat serta mulut terkunci dan keadaan kolam yang hanya diterangi lampu taman pasti akan membuatnya histeris, aku mengawasinya dari jendela teras belakang.

Sambil membaca majalah, sedang Mas Anton dan Mas Bayu kuminta untuk membuatkan minuman hangat dan makan malam bagi kami berempat.

Tapi sebelum kami tinggal sendirian, kami mengatakan pada Luna bahwa kami akan mandi dan membeli makan malam dulu di luar dan baru akan mengangkatnya naik setelah kami kembali lagi 2 jam kemudian, itupun jika jalanan tidak macet.

Saat itu tampak Luna meronta di dalam air dan dari mulutnya terdengar suara yang tak jelas, mungkin tidak suka dengan yang kami katakan, karena ia tidak ingin ditinggal sendirian di dalam kolam dengan keadan seperti itu.

Ia sudah barang tentu ia tidak bisa naik ke permukaan tanah tanpa bantuan orang lain, Handicam tetap kubiarkan merekam keadaannya yang tak berdaya, sulit bergerak dan sulit bernafas. Kami hanya berjaga-jaga dari kejauhan, tapi sudah barang tentu.

Luna tidak mengetahui hal itu, aku hanya mengawasinya dari jauh dengan teropongku. Malam itu kubiarkan Luna terendam di kolam dengan keadaan yang sagat tidak nyaman seperti itu, kira kira selama dua jam lebih.

Dengan hari yang sudah makin malam dan air kolam yang dingin, tentunya akan membuat Luna menggigil kedinginan.

Cerita Sex - Dan benar memang saat kujemput Luna untuk kunaikkan dari kolam yang dingin, Luna tampak menggigil, kedinginan, maka langsung kukeringkan tubuhnya yang mungil tapi indah, dengan handuk. Tampak di beberapa bagian tubuhnya mengeriput karena terlalu lama terkena air, tapi ia tetap tampak terlihat cantik.

Saat melihatku muncul saja, tampak bahwa ia sangat gembira, karena itu berarti ia akan diangkat dari air kolam yang dingin itu.

Luna menurut saja ketika kubimbing dia untuk naik, ke pinggir kolam, nampak ia pasrah dengan apa yang akan aku lakukan kepadanya, dan kepasrahannya padaku makin tampak, saat kukeringkan tubuhnya dengan handuk yang kubawa.

Kulepaskan ikatan dan sumbatan di mulutnya, sehingga kini ia bisa dengan leluasa berbicara bila ia mau. Tapi ia hanya tersenyum saja ketika aku mengeringkan tubuhnya.

Dengan keadaan yang masih terikat, kukeringkan tubuhnya, kemudian mengajaknya berjalan masuk ke dalam rumah. Dan ia pun menuruti saja kemauanku, tanpa memprotes keadaanya yang masih terikat.

Kepasrahannya itu membuatku jadi merasa sayang padanya, kini hatiku lebih berbicara ketimbang sore tadi di mana otak dan pikiranku masih memvonisnya sebagai pecun.

Memang jika mau jujur, rasa tertarikku padanya sejak dulu masih tetap ada. Dan kini saat melihatnya pasrah dan menurut pada apa yang aku katakan, membuatku makin sayang padanya.

Dan akupun yakin bahwa sebenarnya Luna selama ini juga punya rasa yang sama padaku, karena sering kudapati ia melirik dan mencuri pandang ke arahku jika kami bertemu di sekolah.

Hanya saja tidak aku gubris, karena predikat pecun yang sering temanku bilang padaku atas dirinya, dan rasa gengsiku tentunya.

Kini hal itu sepertinya menghilang dari pikiranku, melihatnya berjalan di sampingku dengan keadaan bugil dan terikat seperi itu, ditambah lagi dengan sikapnya itu.

Makin menimbulkan gejolak di hatiku. Maka kurangkul dia dengan tangan kiriku, kubelai rambutnya yang masih sedikit basah.

“Luna.. terimakasih atas apa yang telah kamu lakukan hari ini” kataku padanya dengan lembut.

“Aku jadi makin sayang padamu..” kataku lagi, sambil menarik tubuhnya menghadapku, dan kemudian kucium bibirnya dengan lembut.

Saat itu bibirnya masih terasa dingin, tapi lambat laun makin terasa hangat seiring makin hangatnya kami berciuman, bibir lembutnya bagiku rasanya seperti agar-agar.

Kemudian kubimbing ia berjalan menuju rumah dan kemudian kusuruh Bayu mengambilkan minuman susu coklat hangat untuknya agar ia merasa hangat, dan dengan lembut, pelan-pelan kuminumkan segelas susu hangat itu padanya dengan penuh rasa sayang sambil kubelai rambutnya yang lebih sebahu.


Luna pun menurut dan meminumnya dengan lahap, sambil menyeruput segelas susu coklat hangat itu, matanya memandangku, tatapannya bagaikan menusuk hatiku,

Bagaimana tidak, tatapannya lembut sambil bibirnya membuat sebuah senyuman manis.

“Sebenarnya aku juga sayang sama kamu, tapi selama in sepertinya kamu tidak menghiraukan keberadaanku”,

ujarnya setelah ia meminum lebih dari setengah gelas.

“Dulu aku sering mencoba untuk menarik perhatianmu, tapi sepertinya semua sia-sia”.

“Tapi jika semua ini bisa membuatmu senang, akupun dengan senang hati akan melakukanya untukmu”, katanya lagi setelah melihat aku hanya terdiam.

Dan ia pun melanjutkan perkataanya lagi karena aku masih saja terdiam.

“Aku mengerti, mungkin aku nggak akan bisa jadi pacarmu, karena aku pun tahu siapa aku ini, tapi asalkan kamu mau menyisakan sebagian hatimu dan perhatianmu bagiku, aku pun sudah merasa sangat senang”.

Sejak saat itulah, aku makin mengerti, bahwa ternyata Luna adalah korban dari keluarga yang tidak harmonis dan butuh kasih sayang,

karena orang tuanya jarang ada di rumah, di tambah lagi kini orang tuanya sering bertengkar bila berada di rumah.

Oleh karenanya Luna mencari pelarian dengan pergaulanya selama ini sekedar untuk mencari hiburan dan melupakan kepedihan hatinya.

Bukannya aku sok suci, karena mungkin “perbedaan” yang aku rasakan pada diriku ini, adalah akibat perlakuan yang salah pula dari orang tuaku, tapi aku sadar akupun punya peranan besar dalam memperburuk ‘perbedaan’ ini,

karena ternyata aku sangat menikmati ‘perbedaan’ yang kurasakan ini.

Begitulah, malam itu seperti kesepakatan yang telah dibuat, Luna bermalam di rumahku dengan tetap dalam keadaan tanpa busana sedikitpun dan tetap dalam keadaan terikat tangan dan kakinya, saat makan malam pun Luna kusuapi dari piringku,

dan malam itu Luna sudah tidak malu lagi terhadap dua pembantuku, karena apa lagi yang akan membuat ia merasa malu, karena sejak sore tadi ia sudah berada dalam keadaan seperti itu.

Itulah yang membuatku makin merasa sayang padanya, rasa sayang yang berbeda, rasa sayang majikan pada budaknya.

Cerita Sex - Karena malam itu Luna memang kuperlakukan lebih sebagai budak nafsuku. Malam itu kuminta Luna mengoralku beberapa kali hingga aku menyemprotkan air maniku di mulut dan wajahnya, sebelum akhirnya kami pun tidur.

Aku tidur di kasur sedang Luna tidur di lantai yang hanya beralaskan tikar tetap dengan keadaan telanjang bulat dan terikat.

Aku tahu bahwa ia merasa tersiksa dengan keadaan seperti itu, tapi kelelahannya membuat ia dapat tertidur pulas.

Luna tidur lebih dulu, mungkin karena kelelahan, sedang aku hanya tersenyum melihatnya seperti itu, karena seperti yang telah ia katakan, ia bersedia melakukan apapun yang kuminta asalkan itu membuatku senang.

Dan iapun hanya tersenyum dan mengangguk saat tadi kukatakan bahwa kini dia adalah pecunku. Kemudian akupun tertidur dengan perasaan senang, bahwa kini aku telah memiliki Luna sebagai pecunku.

Demikianlah kisahku dengan Luna malam itu, walaupun sebenarnya masih banyak kisahku dengan Luna yang kini telah resmi menjadi pecunku.

Mungkin lain kali saja akan aku ceritakan, karena kini aku masih sibuk dengan pekerjaanku.

Kini aku sudah bekerja di sebuah perusahanan jasa perbankan di Semarang setelah selesai study di JogJa, yang juga banyak pengalaman menarik.